Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Sektor Pariwisata Studi Kasus Pada BUMDes Badean Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Fais Syah; Irwania Deby Dhea Puspita; Mudhi Nuriyati; Yashinta Putri Anggraini; Najwa Alifa; Vanisa Nia Nur Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.4658

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pendampingan penyusunan laporan keuangan pada BUMDes Badean, sebuah Badan Usaha Milik Desa yang bergerak di sektor pariwisata di Desa Badean, Kabupaten Jember. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pemahaman pengurus terhadap prinsip akuntansi dasar dan kurang optimalnya pemanfaatan aplikasi keuangan yang tersedia. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumen laporan keuangan desa. Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara bertahap, meliputi pengenalan, pemetaan data, penyesuaian sistem pelaporan, pembahasan hasil, hingga evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman pengurus terhadap pelaporan keuangan dan terbangunnya sistem pelaporan yang lebih tertib, akurat, serta sesuai standar akuntansi desa. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pendampingan teknis dapat memperkuat tata kelola keuangan BUMDes, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung keberlanjutan usaha berbasis masyarakat. Model ini direkomendasikan sebagai acuan bagi pengembangan BUMDes lain di sektor serupa.
Sosialisasi Penggunaan Platform Digital Bank Produk Desa sebagai Media Pemasaran dan Pelaporan Akuntansi Hijau bagi UMKM Karangpring Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Ponti Primastuti Aulia Nugrahaeni
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.710

Abstract

UMKM di Desa Karangpring yang bergerak di sektor batik, bunga mawar, dan kopi menghadapi keterbatasan akses pasar dan rendahnya literasi digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital Bank Produk Desa sebagai media pemasaran dan pelaporan akuntansi hijau. Sebagai tindak lanjut dari penelitian pengembangan model Bank Produk Desa berbasis akuntansi hijau, tim pengabdian Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan sosialisasi penggunaan platform digital www.bankprodukkarangpring.com kepada pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini melibatkan 10 peserta pelaku UMKM utama desa dan dilaksanakan melalui demonstrasi langsung yang mencakup fitur etalase produk dan dashboard akuntansi hijau. Pemantauan dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung dan analisis data aktivitas website pascasosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami fitur pemasaran produk, sementara fitur akuntansi hijau memerlukan pendampingan lanjutan karena berkaitan dengan literasi pencatatan lingkungan yang masih perlu ditingkatkan. Para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan akun dan mulai menggunakan platform secara mandiri. Kegiatan ini menjadi Langkah awal strategis dalam membangun ekosistem digital UMKM desa yang berkelanjutan dan berpotensi membuka akses green financing bagi pelaku usaha lokal.
Integrasi Bank Sampah dan Bank Pangan dalam Model Ekonomi Sirkular Siska Aprilia Oktaviani; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9849

Abstract

Pemborosan pangan merupakan tantangan signifikan dalam sistem pangan global, termasuk di Indonesia, yang berdampak pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengem bangkan konsep bank pangan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip bank sampah dan bank pangan dalam kerangka ekonomi sirkular untuk mengurangi pemborosan pangan sekaligus memberdayak an masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi literatur terhadap 138 artikel ilmiah dari tahun 2004 – 2024, kemudian memetakan praktik terbaik, model bisnis, dan tan tangan dalam pengelolaan pemborosan pangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem daur ulang sampah makanan (bank sampah) dan redistribusi pangan layak konsumsi (bank pangan) dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, memberikan insentif ekonomi melalui sistem bagi hasil, serta memper kuat ketahanan pangan masyarakat. Model ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pe kerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan mo del terpadu yang menggabungkan mekanisme bank sampah dan bank pangan disertai sistem kuantifikasi mandfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara simultan, sebuah pendekatan yang belum banyak dikem bangkan dalam literatur sebelumnya. Konsep ini diharapkan menjadi solusi inovatif dan aplikatif dalam pengelolaan pemborosan pangan yang berkelanjutan.
CARBON ACCOUNTING AS A FORM OF ENVIRONMENTAL ACCOUNTABILITY: A PHENOMENOLOGICAL STUDY ON THE RENEWABLE ENERGY COMPANY Candra Pramula Pinandita; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Eti Putranti
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.8779

Abstract

This research aims to analyze the practices and meanings of carbon accounting as a form of environmental accountability in renewable energy companies, with a phenomenological study on PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). The background of the research is based on the increasing demand for transparency and environmental accountability amid the energy transition and national carbon emission reduction commitments. This research uses a qualitative approach with a phenomenological method within an interpretive paradigm. Research data were obtained thru the analysis of organizational documents such as sustainability reports, annual reports, and carbon emission management policies. The data analysis technique was conducted using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) with a focus on the dimensions of noema, noesis, and intentionality. The research results show that carbon accounting at PGEO is realized thru the systematic disclosure of Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions that align with international reporting standards. Structural analysis reveals that carbon reporting practices are interpreted as a strategic instrument in maintaining the legitimacy and credibility of the company amidst ESG and capital market pressures. Meanwhile, the analysis of intentionality shows that carbon accounting is not merely understood as an administrative formality, but as a substantial and data-driven form of environmental accountability. This study concludes that carbon accounting plays a crucial role in ensuring consistency between sustainability claims and the operational realities of renewable energy companies. These findings are expected to enrich the study of environmental accounting and encourage more transparent and responsible carbon reporting practices in the renewable energy sector.