Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Iklim Sekolah dan Sifat Efikasi Diri Santri dalam Mencegah Bullying di Pondok Pesantren Assalam Al Islami Muhammad Mukhtarul Mukhlisin; Suroso PR; Sayyid Habiburrahman
AL-MUNAWWIR: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2025): Al-Munawwir: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jkps.v1i1.1285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim sekolah dan sifat efikasi diri santri dalam mencegah perilaku bullying di Pondok Pesantren Assalam Al Islami. Iklim sekolah sebagai faktor eksternal dan efikasi diri sebagai faktor internal memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku santri terhadap bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 200 santri sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah berkontribusi sebesar 5,43% terhadap perilaku bullying santri di lingkungan Pesantren. Maka iklim atau lingkungan sekolah yang positif berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka bullying. Selain itu, sifat efikasi diri santri berkontribusi sebesar 35,4% terhadap perilaku bullying. Maka santri dengan efikasi diri yang tinggi lebih mampu menghadapi tekanan sosial dan lebih cenderung menolak terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Analisis regresi menunjukkan bahwa iklim sekolah dan efikasi diri secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencegahan bullying. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menciptakan lingkungan pesantren yang mendukung dan memperkuat efikasi diri santri guna mencegah perilaku bullying. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan, khususnya pesantren, dalam merancang strategi pencegahan bullying yang lebih efektif.
Penguatan Manajemen Hati dan Kesadaran Ekonomi Syariah bagi Masyarakat dalam Menyambut Ramadan Rina Dwi Wulandari; Fadhilatul Hasanah; Achmad Tasmi; Nur Azizah; Sayyid Habiburrahman; Zakia Royadi
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2127

Abstract

Masyarakat desa dalam menyambut bulan Ramadan sering menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, kurangnya pengelolaan hati dalam menjaga ketenangan jiwa, serta rendahnya pemahaman tentang prinsip ekonomi syariah dalam mengatur keuangan dan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat belum mampu mempersiapkan Ramadan secara optimal, baik dari aspek spiritual maupun ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen hati dan peningkatan kesadaran ekonomi syariah agar Ramadan dapat disambut dengan lebih bijak, tenang, dan penuh keberkahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan manajemen hati guna mempersiapkan kondisi mental dan spiritual masyarakat agar ibadah berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran ekonomi syariah dalam aktivitas finansial selama Ramadan. Kegiatan dilaksanakan kepada warga Desa Terusan Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi manajemen hati dan ekonomi syariah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Umpan balik peserta juga digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan perubahan sikap masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga yang ditandai dengan kenaikan total jawaban benar dari 248 pada pre-test menjadi 304 pada post-test, atau meningkat sebesar 22,58%. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan hati, pengendalian perilaku konsumtif, serta pemahaman prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong perubahan perilaku yang lebih bijak, tenang, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.