Bibiana Rini Widiati Giono
Universitas Muslim Maros

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEK REKAYASA PENCAHAYAAN DENGAN SINAR UV PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM SISTEM HIDROPONIK Nining Haerani; Rahmatullah Rahmatullah; Bibiana Rini Widiati Giono; Muhammad Izzdin Idrus; Nur Zaman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6032

Abstract

AbstrakDalam sistem hidroponik, penggunaan lampu LED dengan variasi warna cahaya  dan lama durasi penyinaran menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, termasuk selada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekayasa pencahayaan dengan sinar UV terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.) dalam sistem hidroponik. Dilaksanakan di Dusun Parrang Desa Baji Pa’mai Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode kuantitatif. Menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot). Sebagai perlakuan petak utama adalah pemberian penggunaan jenis warna cahaya lampu LED dan perlakuan anak petak adalah lama pencahayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna cahaya ungu pada lampu UV yang memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 22,83 cm, jumlah daun 28 helai, luas daun 54,97 cm, berat basah 163,67 g, berat tajuk 129,67 g, berat akar 34g dan lebar daun 11,87 cm. Lama waktu pencahayaan 6 jam per hari memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 22,83 cm, luas daun 54,97 cm, berat akar 34 g dan lebar daun 11,87 cm. Terdapat interaksi antara warna cahaya lampu UV dan lama waktu pencahayaan pada pertumbuhan dan hasil selada sistem hidroponik pada parameter berat tajuk 129,67 g, berat basah 163,67 g dan jumlah daun 28 helai.Kata Kunci : LED, sinar UV, durasi penyinaran, warna cahaya, selada
Pertumbuhan Sawi Pakcoy Sistem Hidroponik Wick pada Beberapa Media Tanam Nurjannah .; Bibiana Rini Widiati Giono; Haerul .
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu sayuran primadona di Indonesia selain sawi hijau dan selada. Sawi pakcoy dapat dibudidayakan di lahan terbatas berbiaya minimal melalui sistem hidroponik wick dengan media tanam yang mudah didapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa media tanam terhadap pertumbuhan sawi pakcoy. Rancangan penelitian yng digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan media tanam yakni: arang sekam, cacahan pakis, cocopeat, arang sekam+cocopeat dan cacahan pakis+cocopeat, diulang tiga kali sehingga terdapat lima belas unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tanam cocopeat pada budidaya sawi sistem wick memberikan hasil pertumbuhan rata-rata tertinggi dibandingkan dengan media tanam cacahan pakis dan arang sekam meskipun pengaruhnya tidak berbeda nyata.
Pengaruh Air Kelapa Tua dan Cendawan Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Tamring -; Bibiana Rini Widiati Giono; Andi Herwati
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mustard greens are a type of vegetable plant that is easy to cultivate, this green leafy vegetable is a plant that is resistant to rain, and can be harvested throughout the year, regardless of the season. Coconut water is a plant product that can be used to increase plant growth. The mechanism of mycorrhiza is symbiosis with plant roots through hyphae that enter the cortex cells to the endodermis of plant roots and form arbuscles filled with phosphorus. The purpose of this study was to determine the effect of doses of aged coconut water, doses of Arbuscular Vesicular Mycorrhizal fungi (AVM), and the interaction of the two which had the best effect on mustard greens. This research was conducted from March to July 2022 at Leko Hamlet, Bonto Maranu Village, Moncongloe District, Maros Regency. The research design used was a randomized block design (RBD) which was arranged in a factorial manner, where the first factor was the dose of old coconut water which consisted of 4 levels and the second factor was mycorrhizal fungi which consisted of 4 levels, each combination consisting of 3 replications, each replication consisting of 16 plants. So there are 48 plants. The results showed that the effect of the dose of old coconut water had a significant effect on the parameters of fresh root weight 7.62 g, fresh root weight per plant 105.26 g, fresh root weight 7.62 g and fresh root length 24.71 cm in mustard green plants. Meanwhile, the effect of Vesicular Arbuscular Mycorrhizal fungi (AVM) on parameters of height 21.37 cm and fresh root weight of 7.18 g in mustard greens.
Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine Max L. Merill) pada Aplikasi Pupuk Kompos dengan Berbagai Macam Bioaktivator MOL dan Media Tanam Sekam Muhammad Riski Wahyudi; Bibiana Rini Widiati Giono; Andi Herwati
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesuburan media tanam dapat ditingkatkan dengan aplikasi pupuk kompos dengan bioaktivator MOL dan media tanam sekam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bioaktivator MOL dengan kompos dan jenis media tanam sekam serta adanya interaksi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Waktu yang di gunakan dalam penelitian ini di mulai pada bulan Februari sampai bulan Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan metode rancangan factorial dengan rancangan dasar yaitu: rancangan acak kelompok (RAK), dengan 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit dengan faktor pertama yaitu bioaktivator (MOL bonggol pisang, MOL batang pisang, dan MOL kulit pisang) dan faktor kedua yaitu sekam(sekam mentah dan sekam bakar). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bioaktivator Mol bonggol pisang memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya pada parameter tinggi tanaman 55 cm, jumlah daun 61,33 helai, umur berbunga 38 hari, jumlah polong 47 polong, bobot biji 30,33 gram, berat akar 0,27 gram dan produksi kacang kedelai. Pemberian sekam bakar memiliki nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman 55 cm, jumlah daun 63,33 helai, diameter batang 0,77 mm, jumlah polong 46,33, berat tajuk 20,94 gram dan produksi kacang kedelai. Interaksi antara aplikasi pupuk kompos dengan bioaktivator MOL bonggol pisang dan media tanam sekam bakar memberikan pengaruh yang lebih baik pada produksi tanaman kacang kedelai 93,33 biji (jumlah biji).
Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Pupuk NPK dan Kompos Akmal Anwar; Muhammad Izzdin Idrus; Bibiana Rini Widiati Giono
Jurnal Agrotan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk NPK, dosis pemberian pupuk kompos dan interaksi antara dosis pupuk NPK dan pupuk kompos yang memberikan pengaruh terbaik pada tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2022 beralamat di Desa Cenrana, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, dimana faktor pertama dosis pupuk NPK yang terdiri dari 4 taraf dan faktor kedua dosis pupuk kompos yang terdiri dari 4 taraf setiap kombinasi terdiri 3 ulangan, setiap ulangn terdiri atas 16 tanaman sehingga terdapat 48 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sangat nyata terhadap pupuk NPK pada dosis 12,5 g, pada tinggi tanaman 70,85 cm, jumlah daun 51,15 helai, diameter batang 2,52 mm, hari munculnya bunga 35,89 hari, jumlah buah 6,16 buah, diameter buah 4,00 mm dan jumlah cabang produktif 11,60 cabang. Pada perlakuan pupuk kompos terdapat pengaruh sangat nyata pada dosis 450 g, pada tinggi tanaman 69,72 cm hari munculnya bunga 33,91 hari, jumlah buah 4,83 buah, dan diameter buah 3,36 mm, pada dosis 300 g memberikan pengaruh sangat nyata pada jumlah daun 46,64 helai, dan diameter batang 2,40 mm dan pada dosis 150 memberikan pengaruh sangat nyata pada jumlah cabang produktif 10,19 cabang. Pada interaksi keduanya memberikan pengaruh sangat nyata pada dosis pupuk NPK 1g dan dosis pupuk kompos 450 pada parameter jumlah daun 180,2 helai pada tanaman tomat.
Pengaruh Pemangkasan dan Pemberian Kompos Ampas Teh Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.): The Influence of Pruning and Application of Tea Dregs Compost on The Growth and Production of Cucumber Plants (Cucumis sativus L.) Musdalipa - -; Bibiana Rini Widiati Giono; Nining Haerani -
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi mentimun masih tergolong rendah dan belum memenuhi kebutuhan pasar. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman mentimun yaitu dengan teknik budidaya diantaranya dengan dilakukannya teknik pemangkasan yang sesuai/baik dan penggunaan dosis pupuk yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui letak ruas pangkasan yang memberi respon terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun, dosis kompos ampas teh yang memberi hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dan interaksi antara letak ruas pangkasan dan dosis kompos ampas teh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Panelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2023 sampai selesai, bertempat di Dusun Mangai, Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan yakni Rancangan Petak Terpisah (RPT), dengan 16 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit pengamatan. Rancangan percobaan terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu faktor letak ruas pangkasan (kontrol, ruas 6, 12, dan 18) dan faktor dosis kompos ampas teh (kontrol, dosis 6 kg perplot, 12 kg perplot, dan 18 kg perplot). Variabel yang diamati meliputi panjang sulur tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, panjang buah, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara letak ruas pangkasan dan dosis kompos ampas teh pada parameter jumlah bunga jantan 62,67 buah, jumlah bunga betina 31,67 buah, panjang buah 41,00 cm, jumlah buah pertanaman 2,33 buah dan berat buah pertanaman 866,67 g. Perlakuan terbaik letak ruas pangkasan dengan 12 ruas dan kompos ampas teh dengan dosis 12 kg perplot.
Uji Efektivitas Aplikasi MOL Daun Kelor dan Rebung Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.): Test of the Effectiveness of MOL Application of Moringa Leaves and Bamboo Shoots on the Growth of Brassica rapa L. Plants Fitriani - -; Nining Haerani -; Bibiana Rini Widiati Giono
Jurnal Agrotan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL AGROTAN
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan satu dari banyaknya sayuran yang budidayanya mudah. Sawi pakcoy ini adalah salah satu tanaman yang toleran terhadap hujan, tidak bergantung pada musim dan dapat dipanen sepanjang tahun. Tujian penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman terhadap dosis MOL daun kelor dan rebung dan interaksi keduanya yang memberikan pengaruh terbaik terhadap tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 di Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Faktorial dengan rancangan dasar RAK yang terdapat 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit dimana setiap perlakuan terdiri atas 2 unit sehingga berjumlah 54 unit tanaman percobaan, dimana faktor pertama MOL daun kelor (k) terdiri atas 3 taraf perlakuan dan faktor kedua MOL rebung (r) yang terdiri atas 3 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada pemberian dosis MOL rebung pada parameter tinggi tanaman dengan dosis 40 mL/tanaman. Dan terdapat pengaruh interaksi sangat nyata pada interaksi keduanya dengan dosis 200 mL dan 10 mL pada parameter indeks luas daun.