Nurul Hidayah
Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi AI dalam Pendidikan Menengah: Analisis Komparatif antara Indonesia dan Singapura Lisma Wati; Ica Tamara Agustina; Nurul Hidayah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong transformasi digital yang masif di sektor pendidikan global, khususnya pada jenjang pendidikan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif implementasi AI dalam pendidikan menengah di Indonesia dan Singapura, meliputi aspek kebijakan, infrastruktur digital, kompetensi guru, serta tantangan dan peluang yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi komparatif (comparative research) melalui teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur ilmiah dan dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kedua negara. Singapura memimpin dengan infrastruktur digital yang merata, dukungan kebijakan yang sistematis melalui National AI Strategy 2.0, serta kompetensi guru yang tinggi berkat pelatihan berkelanjutan. Sebaliknya, Indonesia menghadapi tantangan berupa ketimpangan infrastruktur digital antardaerah, kompetensi teknologi guru yang belum merata, serta ketiadaan regulasi nasional yang spesifik untuk tingkat sekolah. Meskipun demikian, adopsi AI generatif mulai berkembang pesat di sekolah-sekolah Indonesia untuk membantu pembuatan materi pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan investasi infrastruktur dan pelatihan guru yang terintegrasi di Indonesia agar dapat memperkecil kesenjangan digital tersebut.
Krisis Fokus Belajar pada Generasi Digital Dalam Pendidikan Islam Sri Mulyati; Nur Annisabela; Nurul Hidayah; Tuti Nuriyati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8749

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran peserta didik. Di satu sisi, teknologi memudahkan akses terhadap berbagai sumber informasi dan media pembelajaran, namun di sisi lain juga menimbulkan berbagai distraksi yang berpotensi menurunkan kemampuan fokus belajar. Fenomena ini semakin terlihat pada generasi digital yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sarat dengan penggunaan internet, media sosial, dan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis fokus belajar pada generasi digital serta mengkajinya dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen akademik yang relevan dengan tema penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan data sesuai fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis fokus belajar pada generasi digital dipengaruhi oleh penggunaan media sosial yang berlebihan, kebiasaan multitasking, serta paparan informasi yang berlebihan (information overload). Dalam perspektif pendidikan Islam, fenomena tersebut dapat diatasi melalui penguatan nilai-nilai kedisiplinan, pengendalian diri, kesungguhan dalam menuntut ilmu, serta pembiasaan aktivitas spiritual yang mendukung konsentrasi belajar. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi digital yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana tanpa mengabaikan tujuan utama pendidikan. Dengan demikian, integrasi antara literasi digital dan nilai-nilai pendidikan Islam menjadi salah satu solusi penting dalam menghadapi krisis fokus belajar pada era digital.