p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Ariessandi, Aldhi Lucky
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kompos dan Pupuk Kandang Memperbaiki Karakteristik Subsoil Di Kebun Lemon Bsip Jestro, Desa Tlekung, Kota Batu Yulianti, Novi Dwi; Ariessandi, Aldhi Lucky; Purwanti, Nelsa Kumala Dewi; Meidina, Adella Anggi; Erika, Erika
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2025.006.01.07

Abstract

Tanah inceptisol umumnya memiliki sifat fisik sedang hingga tinggi. Namun, sifat fisik tersebut dapat menurun jika terdapat faktor pembatas di lahan, yaitu derajat kemiringan. Pada lereng yang curam, laju infiltrasi tanah menurun, yang menyebabkan peningkatan limpasan permukaan dan erosi tanah (Dewi et al., 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bahan organik (kompos dan pupuk kandang) terhadap sifat fisik lapisan tanah bawah dan kandungan C-organik tanah kebun jeruk lemon. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yang masing-masing diulang 5 kali sehingga jumlah pot yang digunakan adalah 20 pot. Perlakuan tersebut meliputi P1 (Kontrol), P2 (Tanah bawah +kompos), P3 (Tanah bawah + pupuk kandang sapi), dan P4 (Tanah bawah + pupuk kandang kambing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi (1000 g.pot-1) yang dicampur dengan tanah lapisan bawah (kedalaman tanah 30-60 cm) dapat menurunkan berat jenis tanah, meningkatkan porositas tanah, meningkatkan kestabilan agregat tanah, meningkatkan kapasitas lengas tanah, meningkatkan titik layu permanen, menurunkan porositas makro, meningkatkan porositas meso dan meningkatkan porositas mikro tanah lapisan bawah inceptisol. Penambahan pupuk kandang sapi meningkatkan kapasitas air tersedia (AWC) tanah lapisan bawah inceptisol. Penambahan pupuk kandang sapi meningkatkan kandungan C organik tanah lapisan bawah inceptisol.
Aplikasi Kompos dan Pupuk Kandang terhadap Karakteristik Fisika Tanah, Inceptisol di Kebun Lemon BSIP Jestro, Desa Tlekung, Kota Batu Ariessandi, Aldhi Lucky; Soemarno, Soemarno; Lutfi, M Wasilul; Fanshuri, Buyung Al
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2022.003.02.05

Abstract

Tanah inceptisol pada umumnya memiliki sifat fisik sedang hingga tinggi. Namun, sifat fisik tersebut dapat menurun apabila terdapat faktor pembatas pada lahan, yaitu derajat kemiringan. Pada lereng yang curam, laju infiltrasi tanah menurun, hal ini menyebabkan peningkatan limpasan permukaan dan erosi tanah (Dewi et al., 2012). Limpasan permukaan menyebabkan pengangkutan bahan organik tanah ke bagian lahan yang lebih rendah. Pengolahan tanah dengan menambahkan kompos atau pupuk kandang ke dalam tanah dapat memperbaiki sifat fisik tanah dan meningkatkan kandungan C-organik tanah, yaitu meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah, meningkatkan kapasitas lengas tanah tersedia, serta mengurangi limpasan permukaan dan erosi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RAK) dengan 8 perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali sehingga jumlah pot yang digunakan sebanyak 32 pot. Perlakuan yang diberikan meliputi P1 (Kontrol + Tanah Atas), P2 (Kontrol + Tanah Bawah), P3 (Kompos + Tanah Atas), P4 (Kompos + Tanah Bawah), P5 (Pupuk kandang sapi + Tanah Atas), P6 (Pupuk kandang sapi + Tanah Bawah), P7 (Pupuk kandang kambing + Tanah Atas), P8 (Pupuk kandang kambing + Tanah Bawah). Penambahan pupuk organik terbukti dapat memperbaiki sifat fisik tanah. Penambahan pupuk kandang sapi (1000 g/pot) pada tanah atas (0 – 30 cm) (perlakuan P5) merupakan perlakuan terbaik. Perlakuan ini dapat menurunkan berat jenis tanah, meningkatkan porositas tanah, meningkatkan nilai DMR agregat tanah, meningkatkan kapasitas lapang, meningkatkan titik layu permanen, menurunkan porositas makro, meningkatkan porositas meso, meningkatkan porositas mikro dan meningkatkan daya tampung air tersedia.Â