Cokorda Istri Raka Marsiti
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

LITERASI GIZI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA Jihan Dava Meina; Cokorda Istri Raka Marsiti; Risa Panti Ariani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.115258

Abstract

Ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Di Indonesia, tantangan dalam mencapai ketahanan keluarga yang optimal masih cukup kompleks, termasuk tingginya prevalensi beban ganda malnutrisi (stunting, wasting, dan obesitas) serta rendahnya tingkat literasi keuangan. Kedua masalah ini saling berkaitan erat; keterbatasan pemahaman gizi menyebabkan alokasi sumber daya yang kurang tepat, sementara pengelolaan keuangan yang buruk membatasi akses keluarga terhadap makanan bergizi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara literasi gizi dan pengelolaan keuangan keluarga serta merumuskan strategi integratif untuk memperkuat ketahanan keluarga. Metode yang digunakan adalah studi literatur komprehensif dari berbagai sumber ilmiah, termasuk hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pembahasan difokuskan pada definisi dan dimensi ketahanan keluarga, peran strategis ibu dalam pengelolaan rumah tangga, pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku finansial, serta kontribusi literasi gizi terhadap status kesehatan keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi yang memisahkan pendidikan gizi dan pendidikan keuangan cenderung kurang efektif. Strategi penguatan ketahanan keluarga memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup perencanaan anggaran pangan berbasis gizi, pemanfaatan pangan lokal, pengelolaan utang secara produktif, serta pembentukan komunitas belajar. Program “SEHATI” dan “SEGARATA” menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara kedua literasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga secara signifikan. Kesimpulannya, integrasi literasi gizi dan pengelolaan keuangan keluarga merupakan strategi kunci dalam membangun ketahanan keluarga yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BROWN STOCK DAN ESPAGNOLE SAUCE DENGAN MODEL PENGEMBANGAN 4D PADA MATA KULIAH KULINER EROPA: DEVELOPMENT OF LEARNING VIDEO MEDIA FOR BROWN STOCK AND ESPAGNOLE SAUCE USING THE 4D DEVELOPMENT MODEL IN EUROPEAN CULINARY COURSES Baiq Maria Ulfa; Cokorda Istri Raka Marsiti; Damiati
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i1.101247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) prosedur pengembangan media video pembelajaran brown stock dan espagnole sauce dengan model pengembangan 4D pada mata kuliah Kuliner Eropa, dan (2) tingkat validitas media video pembelajaran brown stock dan espagnole sauce dengan model pengembangan 4D pada mata kuliah Kuliner Eropa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan mempergunakan model pengembangan 4D, yang terdiri dari tahapan Define, Design, Development, Disseminate. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket untuk validasi ahli materi, ahli media, ahli desain pembelajaran, respons mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan prosedur pengembangan media dilakukan melalui empat tahapan, (1) yaitu: tahap Define, dengan melakukan analisis awal, analisis tugas, konsep dan tujuan pembelajaran berdasarkan kurikulum serta kebutuhan mahasiswa; tahap Design, mencakup perancangan materi dan naskah video; tahap Development, meliputi produksi video, editing, mixing, serta validasi oleh validator yaitu ahli materi, ahli media dan desain pembelajaran; dan tahap Disseminate, yaitu uji coba terbatas kepada mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, kemudian disebarluaskan ke platform YouTube. (2) Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media dan desain pembelajaran terhadap media video pembelajaran brown stock dan espagnole sauce dengan model pengembangan 4D pada mata kuliah Kuliner Eropa dinyatakan sangat valid. Selain itu, respons mahasiswa dan dosen sebagai pengguna menunjukkan bahwa media video brown stock dan espagnole sauce dinyatakan sangat baik, sehingga media video layak digunakan sebagai sarana dalam pembelajaran mata kuliah Kuliner Eropa. Kata kunci: Pengembangan; Media; Video Pembelajaran; Model 4D ;Brown Stock; Espagnole Sauce
UJI KUALITAS THUMBPRINT COOKIES SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (SORGHUM BICOLOR L.) Mardani Septiana Putri; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i3.104983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Formulasi cookies substitusi tepung sorgum (Sorghum bicolor L.), 2) Kualitas cookies substitusi tepung sorgum dilihar dari aspek warna, aroma, tekstur, bentuk dan rasa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan panelis terlatih dan semi terlatih berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Formulasi yang digunakan untuk membuat cookies dengan menggunakan 80% tepung sorgum dan 20% tepung terigu serta bahan tambahan pembuatan cookies 2) Hasil uji kualitas cookies substitusi tepung sorgum pada kategori “Sesuai” ditinjau dari 11 aspek yaitu warna dengan nilai 4,33, aroma cookies dengan nilai 4,47, tekstur renyah dengan nilai 4,40, tekstur lembut dengan nilai 4,33, bentuk bulat dengan nilai 4,60, bentuk seragam dengan nilai 4,47, rasa gurih dengan nilai 4,67, rasa manis dengan nilai 4,40, rasa khas tepung sorgum dengan nilai 3,87, aroma khas tepung sorgum dengan nilai 3,80, dan dengan nilai after teste 2,47.
UJI BEDA KUALITAS TAPE PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) DAN PISANG KETIP (Musa paradisiaca Forma Typiaca) I Komang Darma Putra; Cokorda Istri Raka Marsiti; Luh Masdarini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i3.105054

Abstract

Pisang (Musa spp.) merupakan salah satu komoditas hortikultura utama di Indonesia, disisi lain, dengan tekstur pisang yang lembut, kadar air yang tinggi serta aktivitas proses metabolisme yang meningkat setelah panen, menyebabkan pisang mudah rusak dan membusuk sehingga berpotensi menjadi limbah. Penelitian ini bertujuan menciptakan resep tape pisang ketip serta menguji kualitas tape pisang ketip dengan tape pisang kepok sebagai perlakuan kontrol. Metode eksperimen dan kajian literatur digunakan selama proses pembuatan tape, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah Shapiro-Wilk, Levene, Wilcoxon dan persentase diolah pada software Exel. Data diambil dari enam panelis ahli yakni dosen program studi S1 Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Tahapan penelitian meliputi tahapan persiapan, tahapan pengolahan dan tahapan penyajian. Bahan yang digunakan meliputi pisang ketip, ragi, dan daun pisang. Proses fermentasi dilakukan pada suhu ruang selama 3 hari. Hasil penelitian berupa resep tape pisang ketip. Selain itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa tape pisang ketip memiliki rasa yang lebih enak dari pada tape pisang kepok (100%). Namun tekstur dan aroma pisang kepok lebih baik dari pada pisang ketip. Penggunaan daun pisang berperan penting dalam menjaga cita rasa serta daya simpan produk. Inovasi ini memberikan manfaat dalam mengurangi food loss, serta memiliki nilai tambah secara ekonomi.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN GELATO DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING PADA MATA KULIAH DEKORASI HIDANGAN Donata Devianna Br Sembiring; Ni Made Suriani; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i3.105114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Langkah-langkah pengembangan media video pembelajaran gelato dengan substitusi tepung labu kuning pada mata kuliah dekorasi hidangan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan penerapan model 4D, yang meliputi tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik survei dengan menggunakan instrumen kuesioner, yang mencakup penilaian dari ahli materi, ahli media dan ahli desain pembelajaran untuk menguji tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran mengenai substitusi tepung labu kuning yang dikembangkan menggunakan model 4D melalui empat tahapan, yaitu: (1) tahap pendefinisian, yang mencakup kegiatan analisis awal, analisi tugas analisis konsep, dan analisis tujuan pembelajaran, (2) tahap perancangan, yang berkonsentrasi pada pembuatan ide untuk video pembelajaran (3) tahap pengembangan, yang mencakup proses pembuatan media video serta uji kelayakan oleh para ahli; dan (4) tahap diseminasi, yang dilakukan dengan menyebarluaskan produk media videp pembelajaran ke youtube  agar  semua orang dapat mengakses materi secara fleksibel terutama mahasiswa kuliner. Hasil validasi ahli materi 98,2%, ahli media 95,3%, dan ahli desain pembelajaran 95,5%. Dari Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media video pembelajaran ini meninjukkan indikator “sangat layak” untuk digunakan dalam Mata Kuliah Dekorasi Hidangan.