Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Identitas Nasional Mahasiswa melalui Program Heritage Education Berbasis Nilai-Nilai Budaya Luwu di Istana Kedatuan Luwu Masluddin Masluddin; Wahyu Hidayat; Sunarni Yassa; Megawati Megawati; Fitrah Al Anshori; Nur Aina Ramadhani; Intan Ayu Dia
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Volume 8, No 1, Desember 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/df474a29

Abstract

Arus globalisasi menghadirkan tantangan dalam upaya memperkuat identitas nasional, khususnya di kalangan mahasiswa. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut adalah mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran melalui Program Heritage Education. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai identitas nasional melalui internalisasi nilai-nilai budaya Luwu yang dilaksanakan di Istana Kedatuan Luwu. Program ini melibatkan 40 mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Heritage Education yang terdiri atas lima tahapan, yaitu pretest, penyampaian materi tentang identitas nasional dan budaya Luwu, heritage tour, diskusi dan refleksi kelompok, serta posttest yang dilengkapi dengan evaluasi menggunakan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa, yang ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 62,1 pada pretest menjadi 87,6 pada posttest. Selain itu, rata-rata skor persepsi peserta berdasarkan angket juga meningkat dari 3,02 menjadi 4,80. Hasil refleksi mengungkapkan bahwa mahasiswa mampu menghubungkan nilai-nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge dengan nilai-nilai Pancasila serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional. Program ini memberikan manfaat berupa meningkatnya pemahaman, kesadaran budaya, dan karakter kewarganegaraan mahasiswa. Dengan demikian, pemanfaatan Istana Kedatuan Luwu sebagai media Heritage Education terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam menginternalisasikan identitas nasional melalui pembelajaran berbasis budaya lokal dan berpotensi untuk diterapkan pada kegiatan serupa di lingkungan perguruan tinggi.