Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of Photocatalysis and Membrane Technology as a Hybrid System for Microplastic Degradation in Wastewater Sri Rahayu Dwi Purnaningtyas; Mila Sari; Eka Cahya Muliawati; Afridon
Science Journal Get Press Vol 3 No 1 (2026): January, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/science.v3i1.411

Abstract

Microplastic contamination in wastewater poses a serious threat to aquatic ecosystems and human health due to its persistence and limited removal by conventional treatment processes. This study evaluates a hybrid photocatalytic membrane reactor (PMR) integrating TiO₂-based photocatalysis with membrane filtration for the removal and degradation of polyethylene (PE), polypropylene (PP), and polyester (PET) microplastics. Photocatalytic membranes were fabricated via phase inversion using polyethersulfone (PES) and characterized by SEM, XRD, contact angle, porosity, and water flux measurements.TiO₂ incorporation significantly increased membrane hydrophilicity and permeability while maintaining the asymmetric structure and anatase crystallinity. The hybrid PMR achieved microplastic removal efficiencies above 99% for all polymers, outperforming membrane-only filtration and standalone photocatalysis. FTIR and SEM analyses confirmed oxidative polymer chain scission, while mineralization efficiencies reached 8.7%, 11.3%, and 18.9% for PE, PP, and PET, respectively. The degradation followed apparent first-order kinetics, with PET showing the highest rate constant. Hydroxyl radicals were identified as the dominant reactive species. The PMR also exhibited mitigated membrane fouling, stable performance over five cycles, and negligible TiO₂ leaching. The specific energy consumption ranged from 0.38 to 0.46 kWh m⁻³ with an estimated operational cost of USD 0.42–0.53 per m³. These findings demonstrate the technical and economic feasibility of the hybrid PMR for advanced microplastic treatment.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Bahan Alam dalam Mengatasi Asam Lambung Luluk Aniqoh Meliana Putri; Sri Rahayu Dwi Purnaningtyas; Selly Septi Fandinata; Dabyt Faizin Firzatullah; Varel Tsania Faza; Devita Riafinola Andaririt; Chinthia Devientasari; Ivan Junius Mesak
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.949

Abstract

Peningkatan kasus asam lambung pada remaja dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat dan rendahnya pengetahuan mengenai pencegahan serta penanganannya, sehingga kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang penggunaan bahan alam dalam mengatasi asam lambung. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui penyuluhan kesehatan kepada siswa SMA dengan media presentasi, brosur, serta evaluasi menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari rata-rata 65,15% menjadi 91,51% setelah diberikan edukasi. Remaja mampu memahami penyebab, gejala, pencegahan, serta pemanfaatan bahan alami seperti jahe, kunyit, sereh, madu, dan pepaya sebagai alternatif penanganan awal. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan post-test (p<0,001), sehingga edukasi kesehatan berbasis bahan alam dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pengendalian asam lambung.