Yasril Ahmad Syairazi
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Arabizi sebagai Identitas Linguistik Generasi Z Arab: Sebuah Systematic Literature Review Yasril Ahmad Syairazi; Apip Ansurullah Sidiq; Faizurrizqi; Ade Nandang; Izzudin Musthafa
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3032

Abstract

Arabizi merupakan salah satu fenomena kebahasaan yang berkembang pesat di kalangan Generasi Z Arab sebagai konsekuensi dari transformasi komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Arabizi sebagai identitas linguistik Generasi Z Arab melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal, prosiding, dan buku ilmiah yang terindeks pada Scopus, Web of Science, ScienceDirect, SpringerLink, dan DOAJ, dengan kriteria publikasi tahun 2015–2026, berbahasa Inggris atau Arab, tersedia dalam bentuk full text, serta relevan dengan fokus penelitian. Proses kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan inklusi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui reduksi, pengkodean, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arabizi telah mengalami pergeseran fungsi dari sekadar sistem transliterasi menjadi simbol identitas linguistik, solidaritas sosial, modernitas, dan kreativitas berbahasa di ruang digital. Penggunaannya merefleksikan hibriditas linguistik serta praktik code-switching yang berlangsung tanpa menggeser posisi bahasa Arab standar. Temuan ini menegaskan bahwa Arabizi merupakan bentuk adaptasi terhadap globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang memperkaya praktik komunikasi masyarakat Arab kontemporer serta memiliki implikasi penting bagi pengembangan pendidikan bahasa dan perumusan kebijakan bahasa yang lebih adaptif.
Ilmu Bekam Perspektif Filsafat Ilmu: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Yasril Ahmad Syairazi; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami ilmu bekam dengan perspektif filsafat ilmu, khususnya melalui kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pendekatan filsafat ilmu digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis hubungan ilmu bekam terhadap tiga aspek utama tersebut. Data dan sumber data yang digunakan bersumber dari berbagai literatur dan kajian-kajian mengenai filsafat ilmu dan bekam yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur, sementara teknik analisis data menggunakan analisis dekskriptif kritis. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ilmu bekam  secara ontologi memahami bekam sebagai metode terapi yang berangkat dari realitas biologis manusia, epistemologi mengemukakan bekam sebagai pengetahuan yang bersumber dari berbegai pendekatan, mulai dari tradisi pengobatan klasik, pengalaman empiris, pemahaman teologis hingga upaya pembuktian ilmiah melalui penelitian modern serta aksiologi mengungkapkan bahwa Bekam tidak hanya bertujuan untuk menyembuhkan penyakit semata, tetapi juga berfungsi sebagai upaya preventif dan promotif dalam menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.