Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital dan Internet Sehat Bagi Santri Pondok Pesantren Quantum Anita Ratnasari; Handrie Noprisson; Sri Dianing Asri; Tio Aji Saputra; Shendy Agustian Putra
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1381

Abstract

Keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pesantren menjadi tantangan dalam penguatan literasi digital santri, terutama pada aspek penggunaan komputer dasar, internet sehat, keamanan data pribadi, dan kemampuan memilah informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital santri Pondok Pesantren Quantum IDEA melalui pelatihan berbasis praktik dan edukasi internet sehat. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan komputer dasar, edukasi internet sehat dan keamanan digital, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan umpan balik peserta. Kegiatan diikuti oleh 30 santri dengan materi pengenalan komputer, aplikasi pengolah dokumen, penyusunan presentasi, pengenalan hoaks, etika digital, perlindungan data pribadi, dan penggunaan internet untuk kegiatan produktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 48,3 pada pre-test menjadi 82,6 pada post-test, atau meningkat 34,3 poin. Umpan balik peserta menunjukkan rata-rata skor kepuasan 4,6 dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan keterampilan digital peserta, modul pelatihan yang dapat digunakan ulang, dokumentasi kegiatan, serta rekomendasi keberlanjutan program literasi digital pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai model awal penguatan budaya digital yang sehat, aman, produktif, dan beradab di lingkungan pesantren.
Transformasi Literasi Dasar menuju Kemandirian Digital Santri melalui Pelatihan Komputer Berbasis Praktik Lionie Lionie; Bias Yulisa Geni; Sri Dianing Asri; Tio Aji Saputra
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1545

Abstract

Tingkat literasi komputer dan pemahaman keamanan siber di kalangan santri lembaga pendidikan non-formal masih relatif terbatas. Kondisi ini dialami oleh Pondok Pesantren Quantum Idea di Jatisampurna, Kota Bekasi, di mana sebanyak 70% santri belum pernah mengikuti pelatihan komputer secara terstruktur dan hanya 20% yang mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran dasar secara mandiri. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis santri dalam pengoperasian aplikasi perkantoran dasar, manajemen file digital, serta pemahaman etika dan keamanan berinternet (internet sehat). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Action melalui pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on workshop), bimbingan intensif, dan evaluasi berbasis pre-test serta post-test yang melibatkan 30 orang santri. Materi terbagi ke dalam lima modul utama: sistem operasi dan tata kelola folder, pengolah kata (Word/Docs), lembar kerja angka (Excel/Sheets), media presentasi visual (PowerPoint/Slides), serta cyber security awareness. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh parameter evaluasi. Kemampuan mandiri pengolahan kata melonjak dari 20% menjadi 93,3%, pengolahan angka meningkat dari 10% menjadi 86,7%, perancangan slide naik dari 15% menjadi 90%, dan manajemen berkas mencapai 96,7%. Selain itu, skor pemahaman internet sehat meningkat sebesar 46%. Untuk menjaga keberlanjutan program, tim PkM menyerahkan Modul Pelatihan ber-ISBN/HKI dan mengukuhkan lima santri pendamping (peer tutors). Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan terstruktur dan aplikatif efektif mendorong transformasi digital di lingkungan pesantren.