Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MANAJEMEN STRATEGIK MENGGUANAKAN ANALISIS SWOT UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PEMASARAN PADA MU GUNG HWA SUPERMARKET Devi Apriliana; Nazwa Octsalsabilla; Fazirah Faiz
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus: Jurnal Ilmiah Akuntansi (JILAK)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/5teezy29

Abstract

The retail industry has become increasingly competitive, accompanied by changes in consumer behavior toward digital shopping. As a retailer specializing in Korean products, Mu Gung Hwa Supermarket needs to implement strategic management to adapt to changes in the business environment and maintain its marketing competitiveness.   This study aims to analyze the implementation of strategic management using SWOT analysis to improve the marketing competitiveness of Mu Gung Hwa Supermarket. The research employed a descriptive qualitative approach using SWOT analysis. Data were collected through observations, interviews, and a review of relevant literature.   The results show that Mu Gung Hwa Supermarket's strengths include a comprehensive range of Korean products, high-quality customer service, and the utilization of digital media. However, the company also faces several weaknesses, including relatively high prices for imported products, a limited number of branches, and digital promotional activities that have not yet been optimized. Opportunities arise from the growing public interest in Korean culture, while the main threats come from competition with modern retail businesses and online shopping platforms.   Based on the SWOT analysis, the company should strengthen its digital marketing strategy, improve service quality, and develop more innovative promotional programs to capitalize on market opportunities and enhance its marketing competitiveness sustainably.
Analisis Kinerja Keuangan APBD Kabupaten Kebumen Berdasarkan Rasio Keuangan Daerah Tahun 2023–2025 Annisa Septia Kurniadewi; Ruth Oktafiana Sitompul; Nurita Manurung; Devi Apriliana; Fitri Salsabyla; Putri Latifa Nur Aulia; Dudi Duta Akbar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama periode 2023–2025 berdasarkan rasio keuangan daerah. Kinerja keuangan daerah menjadi salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kemandirian fiskal serta efektivitas pemerintah daerah dalam mengelola sumber pendapatan dan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari APBD dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa rasio keuangan daerah, yaitu rasio desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio efisiensi keuangan daerah. Rasio-rasio tersebut digunakan untuk menggambarkan tingkat ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat, kemampuan daerah dalam membiayai pengeluaran melalui PAD, serta efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio desentralisasi fiskal mengalami peningkatan dari 14,78% pada tahun 2023 menjadi 18,91% pada tahun 2025, namun masih berada dalam kategori kurang. Rasio kemandirian keuangan daerah juga mengalami peningkatan dari 17,35% menjadi 23,32%, tetapi masih menunjukkan pola hubungan instruktif yang berarti ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih tinggi. Rasio efektivitas PAD menunjukkan kondisi yang efektif pada tahun 2024 dan 2025, sedangkan rasio efisiensi keuangan daerah menunjukkan adanya perbaikan dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan tren peningkatan, namun tingkat kemandirian fiskal masih rendah dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup dominan.