Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI ETNOMEDISIN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT MASYARAKAT DI DESA WONOSARI KECAMATAN GADING REJO KABUPATEN PRINGSEWU Mellisa Haryani; Wina Safutri; Iga Mayola Pisacha; Diah kartika putri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12769

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kabupaten Pringsewu, masih menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan mandiri oleh karena kekayaan hayati dan warisan pengetahuan turun-temurun, meskipun di tengah kemajuan pengobatan modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tumbuhan berkhasiat obat masyarakat di Desa Wonosari Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 19 informan yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan 32 jenis tumbuhan dan tumbuhan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah jahe (11 informan), kunyit (10 informan), dan serai (9 informan). Terdapat 7 bagian tanaman yang digunakan di antaranya umbi (5 informan), kulit (3 informan), bunga (2 informan), buah (5 informan), batang (3 informan), akar (2 informan), dengan bagian yang paling banyak digunakan adalah daun (11 informan). Terdapat 5 cara pengolahan di antaranya diseduh (3 informan), diparut (1 informan), digeprek (1 informan), diblender (2 informan), dengan pengolahan utama yang paling banyak digunakan yaitu direbus (14 informan). Jenis penyakit yang biasa diobati yaitu hipertensi (6 informan), masuk angin (5 informan), kolestrol & lambung (4 informan). Kesimpulan yang dapat diambil bahwa terdapat 33 jenis tumbuhan dan digunakan dalam pengobatan 25 jenis penyakit di Desa Wonosari.
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Obat pada Masyarakat di Desa Wonosari, Kabupaten Pringsewu Wina Safutri; Iga Mayola Pisacha; Diah Kartika Putri; Mellisa Haryani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13069

Abstract

Pendahuluan: Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan, masih menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan mandiri. Hal ini didorong oleh kekayaan hayati dan warisan pengetahuan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan, bagian yang digunakan, cara pengolahan, serta jenis penyakit yang diobati oleh masyarakat di Desa Wonosari, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 19 informan yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12. Hasil: Penelitian mengidentifikasi 32 jenis tumbuhan obat. Tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah jahe (11 informan), kunyit (10 informan), dan serai (9 informan). Bagian tumbuhan yang paling dominan digunakan adalah daun (11 informan), dan metode pengolahan yang paling umum adalah perebusan (14 informan). Jenis penyakit yang paling banyak diobati adalah hipertensi (6 informan) dan masuk angin (5 informan). Kesimpulan: Terdapat 32 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wonosari untuk mengobati 24 jenis penyakit, dengan daun sebagai bagian utama dan perebusan sebagai metode pengolahan dominan. Pengetahuan ini perlu dilestarikan dan dikaji lebih lanjut secara ilmiah.