Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kabupaten Pringsewu, masih menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan mandiri oleh karena kekayaan hayati dan warisan pengetahuan turun-temurun, meskipun di tengah kemajuan pengobatan modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tumbuhan berkhasiat obat masyarakat di Desa Wonosari Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 19 informan yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan 32 jenis tumbuhan dan tumbuhan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah jahe (11 informan), kunyit (10 informan), dan serai (9 informan). Terdapat 7 bagian tanaman yang digunakan di antaranya umbi (5 informan), kulit (3 informan), bunga (2 informan), buah (5 informan), batang (3 informan), akar (2 informan), dengan bagian yang paling banyak digunakan adalah daun (11 informan). Terdapat 5 cara pengolahan di antaranya diseduh (3 informan), diparut (1 informan), digeprek (1 informan), diblender (2 informan), dengan pengolahan utama yang paling banyak digunakan yaitu direbus (14 informan). Jenis penyakit yang biasa diobati yaitu hipertensi (6 informan), masuk angin (5 informan), kolestrol & lambung (4 informan). Kesimpulan yang dapat diambil bahwa terdapat 33 jenis tumbuhan dan digunakan dalam pengobatan 25 jenis penyakit di Desa Wonosari.
Copyrights © 2026