Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Technology Acceptance Model (TAM) pada Layanan E-Wallet: Dampaknya terhadap Spending Behavior Generasi Z di Kota Ambon Leasa, Simon Hendrik; Hansen Hein Rumtutuly; Nur Azda
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2177

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi keuangan masyarakat, salah satunya melalui adopsi layanan dompet digital (e-wallet) yang semakin populer di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan (perceived ease of use) dan persepsi kebermanfaatan (perceived usefulness) terhadap niat penggunaan (behavioral intention) serta implikasinya terhadap perilaku pengeluaran (spending behavior) Generasi Z di Kota Ambon. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif digunakan untuk menguji hubungan antarvariabel pada 100 responden berusia 17–28 tahun yang aktif menggunakan e-wallet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan, sedangkan persepsi kebermanfaatan tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, niat penggunaan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pengeluaran Generasi Z. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin mudah e-wallet digunakan, semakin besar pula kecenderungan peningkatan pengeluaran di kalangan pengguna muda. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat relevansi Technology Acceptance Model (TAM) dalam konteks keuangan digital daerah kepulauan, sementara secara praktis hasilnya dapat menjadi dasar bagi penyedia layanan dan lembaga keuangan dalam merancang strategi edukasi literasi digital yang lebih adaptif dan berkelanjutan
Layanan Dompet Digital dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif: Dimoderasi oleh Mental Akuntansi Rumtutuly, Hansen Hein; Leasa, Simon Hendrik; Azda, Nur
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11719

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang membuat mahasiswa semakin mudah untuk melakukan transaksi, tapi juga mendorong peningkatan consumptive behavior karena promo dan kemudahan akses. Mahasiswa rentan terhadap consumptive behavior disebabkan oleh mudahnya akses transaksi digital, promosi dan promo yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pengaruh E-Wallet dan financial literacy terhadap consumptive behavior mahasiswa dengan mental accounting sebagai variabel moderasi. Adapun metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner pada mahasiswa pengguna E-Wallet, dan analisis data dilakukan dengan PLS-SEM. Hasil dari penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa E-Wallet memiliki pengaruh positif signifikan terhadap consumptive behavior, sementara financial literacy memberikan pengaruh negatif signifikan. Sedangkan mental accounting ternyata mampu memperkuat pengaruh E-Wallet terhadap consumptive behavior dan memperlemah pengaruh financial literacy. Hasil penelitian ini mempertegas akan perlunya faktor psikologis untuk dapat memahami consumptive behavior mahasiswa pada era yang serba digital.
Strategi Manajemen Bisnis Kreatif Inovatif Guna Mendorong Keberlangsungan Usaha Mikro di Kecamatan Teluk Ambon: Pengabdian Silfiena Siahainenia; Etvin Tamher; Nadya Nurlailya Ningsih; Hanifa Bennu Nur; Bin Raudha A Hanoeboen; Harvey Hiariey; Erfendi Regar; Nur Azda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3500

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam durasi satu hari di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dengan tujuan memberikan stimulasi awal penerapan strategi manajemen bisnis kreatif inovatif kepada pelaku usaha mikro melalui pendekatan workshop intensif berbasis aksi cepat, sebanyak 30 pelaku usaha dibekali pemahaman tentang value proposition, branding visual sederhana, dan pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran. Meskipun durasi terbatas, kegiatan dirancang partisipatif dan kontekstual, dengan hasil berupa prototipe strategi pemasaran personal yang langsung dapat diimplementasikan. Evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan bahwa 87% peserta mampu mengidentifikasi keunikan produk mereka dan 73% mulai aktif memperbarui konten media sosial dalam 72 jam setelah pelatihan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa intervensi singkat namun terfokus dapat menjadi titik awal efektif untuk memicu transformasi perilaku kewirausahaan di tingkat mikro, selama disusun dengan prinsip relevansi, keterlibatan, dan keberlanjutan pasca-kegiatan.
Perencanaan Pra-Pensiun sebagai Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Guru dan Pegawai: Penelitian Simon Hendrik Leasa; Nur Azda; Ervan Togatorop
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5538

Abstract

Perencanaan Keuangan Pra-Pensiun merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan stabilitas finansial sebelum memasuki masa pensiun. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi dan kesadaran keuangan bagi Guru dan Pegawai di SMA Negeri 3 Maluku Tengah dalam merencanakan keuangan jangka panjang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, pre-test, sosialisasi dan diskusi, post-test dan evaluasi. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pilihan ganda sebanyak lima soal yang mengukur pemahaman peserta mengenai konsep perencanaan keuangan pra-pensiun, perbedaan kebutuhan dan keinginan, strategi pengelolaan pendapatan, pentingnya menabung dan berinvestasi serta resiko tidak memiliki perencanaan keuangan jangka panjang. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan skor rata-rata dari 80% pada pre-test menjadi 98% pada post-test dengan selisih peningkatan sebesar 18%. Temuan ini mengindikasikan bahwa melalui kegiatan PKM ini, secara efektif meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan peserta. Kegiatan ini diharapkan mendorong Guru dan Pegawai untuk mulai menyusun rencana keuangan jangka panjang guna mencapai kesejahteraan finansial pada masa pensiun. Kata Kunci: Perencanaan Keuangan, Pra -Pensiun, Literasi Keuangan, Aparatur Sipil Negara , Pengabdian M asyarakat Abstract:Pre-retirement financial planning is an essential foundation for preparing financial stability before entering retirement. This community service activity aimed to improve financial literacy and awareness among teachers and staff of SMA Negeri 3 Maluku Tengah in planning long-term finances. The implementation method consisted of preparation, pre-test, socialization and discussion, post-test, and evaluation stages. The evaluation instrument was a five-item multiple-choice questionnaire measuring participants’ understanding of pre-retirement financial planning concepts, differences between needs and wants, income management strategies, the importance of saving and investing, and the risks of lacking long-term planning. The results showed an increase in the average score from 80% in the pre-test to 98% in the post-test, with an 18% improvement. These findings indicate that the educational activity effectively enhanced participants’ financial literacy. The program is expected to encourage teachers and staff to develop long-term financial plans to achieve financial well-being during retirement. Keywords: Financial Planning, Pre-retirement Planning, Financial Literacy, Civil Servants, Community Engagement
Layanan Dompet Digital dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif: Dimoderasi oleh Mental Akuntansi Hansen Hein Rumtutuly; Simon Hendrik Leasa; Nur Azda
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11719

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang membuat mahasiswa semakin mudah untuk melakukan transaksi, tapi juga mendorong peningkatan consumptive behavior karena promo dan kemudahan akses. Mahasiswa rentan terhadap consumptive behavior disebabkan oleh mudahnya akses transaksi digital, promosi dan promo yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pengaruh E-Wallet dan financial literacy terhadap consumptive behavior mahasiswa dengan mental accounting sebagai variabel moderasi. Adapun metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner pada mahasiswa pengguna E-Wallet, dan analisis data dilakukan dengan PLS-SEM. Hasil dari penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa E-Wallet memiliki pengaruh positif signifikan terhadap consumptive behavior, sementara financial literacy memberikan pengaruh negatif signifikan. Sedangkan mental accounting ternyata mampu memperkuat pengaruh E-Wallet terhadap consumptive behavior dan memperlemah pengaruh financial literacy. Hasil penelitian ini mempertegas akan perlunya faktor psikologis untuk dapat memahami consumptive behavior mahasiswa pada era yang serba digital.
Financing the Circular Future: How Gendered Access to Green Capital Shapes Women’s Participation in Circular Economy Enterprises Afrianto Afrianto; Rukmuin Wilda Payapo; Fatmawati Fatmawati; Nur Azda; Ervan Togatorop; Simon Hendrik Leasa
Pattimura Proceeding 2026: Proceeding of the 3rd International Conference of International Conference on Business and Eco
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pcst.2026.iconbe.p27-41

Abstract

The transition to a Circular Economy (CE) represents a critical pathway for sustainable development, yet the participation of women in CE enterprises remains constrained by systemic gendered barriers, particularly in access to specialized green finance. This study investigates how gendered access to green capital influences women’s engagement, decision-making, and scaling capacity in CE initiatives across Indonesia. Using survey data from 400 respondents and applying Structural Equation Modeling (SEM), the analysis examines the direct effects of institutional fairness and financial capability on women’s participation, as well as the mediating role of credit constraints. Findings reveal that equitable institutional frameworks and enhanced financial capabilities significantly increase women’s participation in CE enterprises, while limited access to green capital remains a critical barrier. The results underscore the importance of integrating gender-sensitive policies within climate finance mechanisms to ensure an inclusive and effective CE transition. This research contributes to the intersectional literature on gender, finance, and sustainability, offering actionable insights for policymakers, development practitioners, and financial institutions aiming to foster equitable green economic growth.
Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Makanan dan Minuman Nur Azda; Simon Hendrik Leasa; Hansen Hein Rumtutuly
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 7 No 2 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v7i2.9970

Abstract

This study aims to examine the effect of profitability, capital structure, and liquidity on firm value in food and beverage manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021-2024 period. In this study, Return on Assets (ROA) is used as a proxy for profitability, Debt to Equity Ratio (DER) represents capital structure, Current Ratio (CR) is employed to measure liquidity, while Price to Book Value (PBV) serves as an indicator of firm value. A quantitative approach was adopted, employing multiple linear regression analysis to examine the relationships among the variables. The study utilized secondary data obtained from the annual financial statements of food and beverage manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in a total of 80 observations. The findings reveal that profitability has no significant effect on firm value (sig. = 0.307). In contrast, capital structure has a positive and significant effect on firm value (sig. = 0.001). Liquidity, however, does not have a significant effect on firm value (sig. = 0.225). The coefficient of determination of 15.1% indicates that the independent variables included in the model explain a portion of the variation in firm value. These findings highlight the importance of effective capital structure management in enhancing firm value and enhancing investor interest. Nevertheless, this study is limited to three independent variables and focuses exclusively on food and beverage manufacturing companies during the 2021-2024 period. Therefore, future research is recommended to expand the scope of the study by incorporating additional variables, such as dividend policy, firm size, firm growth, and macroeconomic factors, as well as extending the research object and observation period to obtain more comprehensive empirical evidence.
Financial Well-Being Pelaku UMKM di Wilayah Kepulauan: Peran Mediasi Financial Behavior Simon Hendrik Leasa; Hanifa Bennu Nur; Semuel Souhoka; Nur Azda
ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting Vol. 7 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/arbitrase.v7i1.3213

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in archipelagic regions face economic challenges, including limited economic access, high logistics costs and business instability, which may adversely affect financial well-being. Although research on financial well-being has grown substantially, studies examining the mediating role of financial behavior among MSMEs in archipelagic regions remain limited. Therefore, this study examines the effects of financial literacy and financial self-efficacy on financial well-being through financial behavior among MSME owners in Ambon City, Maluku Province. A quantitative explanatory research design was employed involving 120 MSME owners selected through purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results indicate that financial literacy positively affects financial behavior (? = 0.216, p = 0.009), while financial self-efficacy also has a positive effect (? = 0.498, p < 0.001). Financial behavior positively affects financial well-being (? = 0.527, p < 0.001) and significantly mediates the relationships between financial literacy, financial self-efficacy, and financial well-being. Financial self-efficacy also exerts a stronger influence than financial literacy in shaping financial behavior. The novelty of this study lies in developing a behavioral mechanism-based financial well-being model for MSMEs in archipelagic regions. The findings contribute to the behavioral finance literature by providing empirical evidence on the behavioral mechanisms underlying financial well-being and offer practical implications for designing programs that strengthen financial literacy, financial self-efficacy and adaptive financial behavior to enhance MSMEs' financial resilience.