p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SPACEPRO Jurnal Grafis
Fia Izzah Maylinda
Universitas Multi Data Palembang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK TAS PVC KONSER KPOP SESUAI BRANDING PRODUK BRAND SELUSA Fia Izzah Maylinda
Jurnal Grafis Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Grafis Volume 5, Nomor 1
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya K-pop yang semakin populer di Indonesia, menjadikan negara kita salah satu negara yang sering menjadi tujuan diadakanya konser dari berbagai grup K-Pop. Ada peraturan bagi para pengunjung konser untuk memakai tas berbahan transparan atau PVC untuk alasan kemanan dan memudahkan sesi pemeriksaan. Ada beberapa barang yang dibawa ke dalam venue konser, salah satunya lighstick dan beberapa barang pribadi lainnya. Namun, barang-barang tersebut sering kali bercampur menjadi satu dan akibatnya sulit mengambil barang yang dibutuhkan. Melihat hal ini, munculah peluang untuk mengembangkan produk tas pvc transparan untuk brand fashion aksesoris lokal Selusa. Penelitian ini aman menggunakan metode kualitatif, dengan cara observasi dan melakukan studi literatur dengan analisis SWOT untuk pengembangan produk.
Budaya Kontemporer dan Dilema Desain Copycat: Analisis Keberlanjutan Industri Sepatu Lokal di Indonesia Rafi Hafizhni Anggia; Hanindito Prabandaru; Fia Izzah Maylinda; Nora Hafildah
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 4 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v4i1.30792

Abstract

The rapid growth of the local footwear industry in Indonesia faces challenges from dynamic contemporary cultural trends and the widespread phenomenon of copycat design strategies. This study aims to analyze how the influence of popular culture and the adoption of designs similar to global brands impact the business sustainability of local labels. Using a qualitative method with a case study approach, this research explores consumer perceptions and manufacturer strategies. The results indicate that while contemporary culture enhances market relevance, reliance on copycat strategies creates legal risks and long-term brand identity degradation. These findings conclude that the sustainability of local footwear brands heavily depends on transitioning from imitation to original innovation based on unique local cultural values.
Perancangan Bak Sampah Terpilah untuk Drop Point Bank Sampah Bersinar Menggunakan Metode Design Thinking Fia Izzah Maylinda; Nora Hafildah; Rafi Hafizhni Anggia
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 4 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v4i1.30793

Abstract

Bersinar Waste Bank is a community based waste management facility that encourages waste segregation to be processed into products with economic value. In practice, the waste deposited by residents has already been sorted by type before the weighing process. However, after being weighed, the waste is placed directly in the yard of the Bersinar Waste Bank without further grouping before being transferred to the storage warehouse. This condition leads to waste accumulation in the drop point area, creating a cluttered appearance and reducing visual quality as well as environmental comfort. This study aims to design a set of segregated waste bins to make the Bersinar Waste Bank drop point more organized and orderly. The method used is design thinking, consisting of the empathize stage to understand user needs and activities around the waste bank, define to formulate the main problems, ideate to generate alternative design solutions, prototype to develop the concept into a generate alternative design solutions, prototype to develop the concept into a model or mock-up, and test to validate the effectiveness of the design. The result of this study is a segregated waste bin product design that considers functional aspects, ease of post weighing waste grouping, ergonomics, and visual aesthetics. This design is expected to be applicable to other waste banks to maintain a more organized and visually comfortable drop point area, while supporting more systematic and sustainable waste management.
KOMPOSISI SEGITIGA DALAM MISE EN SCENE - REPRESENTASI KEADILAN PADA FILM FIKSI LAKAN Muhammad Ritzky Saibi; Astri Puspasari; Fia Izzah Maylinda; Nadina Salim; Anugerah Widi
Jurnal Grafis Vol 4, No 2 (2026): Jurnal Grafis Volume 4, Nomor 2
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan komposisi segitiga dalam mise-en-scène dan penataan angle pada film fiksi Lakan sebagai strategi visual untuk membangun dan menyampaikan tema keadilan. Lakan adalah adaptasi cerita rakyat Sitalang Barajo Sipado Surang yang menuturkan upaya Lakan mencari keadilan atas pembunuhan ayahnya; naskah terdiri dari 54 scene dengan durasi 30 menit. Pendekatan penelitian menggunakan analisis kualitatif formal visual (close reading frames  shot analysis) pada adegan-adegan kunci yang dipilih berdasarkan penanda komposisi segitiga yang teridentifikasi dalam proposal produksi (scene 7, 16, 32). Data berupa dokumentasi frame, deskripsi blocking, properti, wardrobe, dan laporan teknis produksi (kamera, lensa, lighting) yang relevan. Hasil menunjukkan komposisi segitiga diaplikasikan melalui tiga mekanisme: (1) interaksi dua objek dan satu properti (mis. pemain–pemain–foto), (2) blocking pemain dalam ruang sidang yang membentuk tiga titik fokus, dan (3) penggunaan wardrobe dan setting untuk menegaskan relasi kekuasaan. Komposisi segitiga bertindak sebagai penanda visual yang menegaskan pusat perhatian, memperkuat dimensi naratif (keadilan, konflik kekuasaan), dan menciptakan kedalaman ruang pada layar datar. Temuan memberikan kontribusi praktis bagi sinematografi pendidikan dan kajian estetika visual film, serta merekomendasikan agar penerapan komposisi semacam ini didokumentasikan secara sistematis dalam proses produksi.Kata kunci: Analisis Film, Mise-en-Scène, Sinematografi, Segitiga, Representasi Keadilan