Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Moderasi Beragama Sebagai Basis Pendidikan Multikultural dalam Mewujudkan Harmoni Sosial: Penelitian Nur Annisa; Ruhul Zikraini Syafitri; Herlini Puspika Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5903

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keberagaman yang tinggi baik dari segi agama, suku, budaya, maupun bahasa. Keberagaman tersebut menjadi kekayaan sosial, namun juga berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mampu menumbuhkan sikap saling menghargai dan toleransi dalam masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji moderasi beragama sebagai basis pendidikan multikultural dalam mewujudkan harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan moderasi beragama, pendidikan multikultural, dan harmoni sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama memiliki peran strategis dalam membangun pendidikan multikultural yang menekankan nilai-nilai toleransi, keadilan, saling menghargai, dan sikap inklusif terhadap perbedaan. Integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pendidikan dapat membentuk karakter peserta didik yang terbuka terhadap keberagaman serta mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang plural. Pendidikan multikultural berbasis moderasi beragama juga berkontribusi dalam memperkuat persatuan dan menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman budaya dan agama. Dengan demikian, penguatan moderasi beragama melalui pendidikan menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang toleran, inklusif, dan harmonis.
KAJIAN NORMATIF: KEDUDUKAN DAN PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL INDONESIA Reni Febriani; Nur Annisa; Cita Suci; Muhammad Syaifuddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15674

Abstract

Islamic Religious Education is essentially a planned and systematic effort to guide, teach, and develop the potential of students based on the values ​​of Islamic teachings, with the aim of forming human beings who are insan kamil—faithful, knowledgeable, and have noble character. The purpose of this research was to normatively examine the position and role of Islamic Religious Education in the Indonesian National education system. This research method uses a descriptive qualitative approach through library research that explores various scientific and relevant sources. The results of the study found that the position of Islamic Religious Education in the national education system is very strong as a compulsory subject and is a major component in achieving national education goals. The role of Islamic Religious Education in the national education system is very fundamental, including the formation of character and noble character, the development of the spiritual dimension of students, the building of tolerance and national unity, and the improvement of the quality of national education as a whole.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Dalam Penguatan Potensi Sosial Keagamaan Dan Ekonomi Di Kecamatan Pasir Penyu Nur Annisa; Riswani Riswani; Miftahul Arham
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan potensi lokal serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai perubahan sosial dan ekonomi. Artikel ini bertujuan menganalisis model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan prinsip manajemen Islam dalam konteks Kecamatan Pasir Penyu. Kecamatan Pasir Penyu memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, baik dalam aspek sosial, keagamaan, ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Selain potensi tersebut, kehidupan masyarakat juga didukung oleh nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kebersamaan, kepedulian sosial, dan aktivitas keagamaan yang telah berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperkuat potensi masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berbasis pada kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi dan identifikasi potensi, koordinasi dengan pemangku kepentingan, perencanaan program, pelaksanaan dan pendampingan, serta evaluasi. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek yang terlibat secara aktif dalam proses pemberdayaan, sementara mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi lokal dan keterlibatan masyarakat dapat menjadi modal penting dalam memperkuat kehidupan sosial, aktivitas keagamaan, serta potensi ekonomi masyarakat. Pemberdayaan berbasis kearifan lokal juga dapat membangun partisipasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Dengan demikian, penguatan potensi lokal melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait diharapkan dapat mendukung terciptanya masyarakat yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan