Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Pembelajaran "Joy Learning" pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan motivasi belajar terhadap keterampilan kewarganegaraan siswa kelas V Sekolah Dasar. Namun, pembelajaran konvensional yang masih dominan menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, sehingga menghambat pengembangan keterampilan tersebut. Model Pembelajaran “Joy Learning” dipilih sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Data diperoleh melalui tes dan , angket motivasi belajar, dan observasi kegiatan siswa. Instrumen penelitian ini yaitu angket dan tes. angket digunakan untuk melihat aktivitas belajar siswa dan tes digunakan untuk melihat keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas sebagai uji prasyarat, uji t untuk hipotesis satu, dua,tiga serta uji anava dua arah hipotesis keempat.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1). terdapat Pengaruh model Pembelajaran "Joy Learning" terhadap Keterampilan Kewarganegaraan siswa Sekolah Dasar dibuktikan dengan hasil uji t taraf sig.(2-tailed) 0,05 diperoleh nilai sig. 0,019 dimana nilai 0,019 < 0,05, (2).terdapat pengaruh Pengaruh Motivasi Tinggi terhadap Keterampilan Kewarganegaran Siswa Sekolah Dasar dibuktikan dengan hasil uji t diperoleh memperoleh nilai sig. 0,005 nilai 0,005<0,05, (3) terdapat pengaruh Pengaruh Motivasi rendah terhadap Keterampilan Kewarganegaran Siswa Sekolah Dasar dibuktikan dengan hasil uji t diperoleh nilai sig. 0,011 nilai 0,011<0,05, dan (4) Hasil perhitungan uji hipotesis keempat dengan menggunakan uji Anava dua arah menunjukkan signifikasi hasil uji 0,234>0,05, maka H0 diterima artinya tidak terdapat Pengaruh Model Pembelajaran "Joy Learning" dan Motivasi terhadap Keterampilan Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar.