Pebri Emilda Nurriska
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPAS DIABETES (KELOMPOK REMAJA PAHAM SKRINING DIABETES) Dudella Desnani Firman Yasin; Erni Chaerani; Eny Erlinda Widyaastuti; Sopian Hadi; Pebri Emilda Nurriska
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i2.7163

Abstract

Diabetes melitus pada remaja menunjukkan peningkatan signifikan dan dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan mengenai faktor risiko, gejala awal, dan pentingnya skrining dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja SMAN 1 Mendo Barat melalui pembentukan Kelompok Skrining Diabetes Melitus (KOMPAS). Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui desiminasi awal, perancangan program bersama mitra, pelaksanaan edukasi menggunakan diskusi interaktif dan buku saku “Penatalaksanaan DM”, serta evaluasi melalui pre dan post test. Sebanyak 50 remaja mengikuti kegiatan sebagai peserta aktif. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada pengetahuan remaja setelah edukasi, dengan lebih dari 70% peserta mencapai nilai 80–100 pada post test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif selama proses edukasi. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar remaja dalam melakukan skrining dini, serta memperkuat peran mereka sebagai duta kesehatan di lingkungan sekolah.
KADER MANIS (KADER POSYANDU TANGGAP MANAJEMEN DIABETES MELITUS) Dudella Desnani Firman Yasin; Ashar Abilowo; Pebri Emilda Nurriska
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i2.7164

Abstract

This community service activity focuses on empowering posyandu cadres through the Kader Manis program (Kader Posyandu Tanggap Manajemen Diabetes Melitus) to improve knowledge and early detection capabilities related to diabetes mellitus (DM). The objective of this program was to increase cadres’ understanding of DM risk factors, symptoms, and management principles through structured health education, discussions, and evaluation using pre-test and post-test. The method used included need assessment, participatory planning, implementation of education using visual media, and evaluation of knowledge improvement. The results showed a significant increase in cadres’ knowledge, with the average score rising from 72.50 to 87.50. This empowerment strengthened cadres’ capacity to provide DM-related screening, education, and community assistance. The program is expected to support early prevention efforts and strengthen community-based health promotion.