p-Index From 2021 - 2026
4.023
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TECHNOMA
Sony sukmara
universitas matlaulanwar banten

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Gerak Makan terhadap Kekasaran Permukaan Baja Karbon pada Proses Pembubutan Erik Heriana; Sony Sukmara; Moh Azizi Hakim; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas permukaan hasil pembubutan menentukan ketepatan pasangan, gesekan, dan umur komponen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gerak makan terhadap kekasaran permukaan baja karbon. Pengujian dirancang pada gerak makan 0,08-0,24 mm/put dengan putaran spindel 900 rpm, kedalaman potong 0,5 mm, pahat karbida, dan kondisi pemotongan kering. Setiap tingkat diuji tiga kali menggunakan surface roughness tester. Data simulasi menunjukkan kenaikan rata-rata Ra dari 1,20 um menjadi 3,41 um. Regresi linear menghasilkan hubungan positif yang sangat kuat. Peningkatan gerak makan memperbesar jarak bekas lintasan ujung pahat dan meningkatkan kekasaran geometris. Gerak makan rendah menghasilkan permukaan lebih halus, tetapi pemilihan parameter tetap perlu mempertimbangkan produktivitas, keausan pahat, getaran, dan target toleransi komponen.
Pengaruh Tekanan Ban terhadap Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor pada Kecepatan Konstan Erik Heriana; Sony Sukmara; Moh Azizi Hakim; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan ban memengaruhi deformasi ban, hambatan gulir, stabilitas, dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menganalisis konsumsi bensin sepeda motor pada tekanan 22-38 psi dengan kecepatan konstan 40 km/jam dan jarak ekuivalen 10 km pada chassis dynamometer. Setiap kondisi diuji tiga kali menggunakan metode volumetrik. Data simulasi menunjukkan konsumsi terendah sekitar 239 mL/10 km pada 30 psi, sedangkan tekanan terlalu rendah maupun terlalu tinggi menghasilkan konsumsi lebih besar. Pola kuadratik menunjukkan adanya daerah operasi optimum, bukan kecenderungan bahwa tekanan setinggi mungkin selalu lebih efisien. Tekanan ban harus mengikuti rekomendasi pabrikan dengan mempertimbangkan beban, ukuran ban, keselamatan, traksi, dan kenyamanan.
Pengaruh Fraksi Berat Serat Kelapa terhadap Kekuatan Impak Komposit Epoksi Moh Azizi Hakim; Sony Sukmara; Erik Heriana; Dhimas Satria; Shahnurriman Abdul Rahman
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat kelapa berpotensi menjadi penguat komposit polimer karena ringan, terbarukan, dan mampu menyerap energi. Penelitian ini menganalisis pengaruh fraksi berat serat 0-40% terhadap kekuatan impak komposit epoksi. Serat dipotong 15 mm, diberi perlakuan alkali, dikeringkan, dicampur dengan resin, dan dicetak menggunakan compression molding. Spesimen diuji dengan metode Charpy. Data simulasi menunjukkan kekuatan impak meningkat dari 4,18 kJ/m2 pada epoksi tanpa serat menjadi 11,10 kJ/m2 pada fraksi 30%, kemudian menurun menjadi 9,71 kJ/m2 pada 40%. Kenaikan awal berkaitan dengan penyerapan energi melalui fiber pull-out dan bridging, sedangkan fraksi berlebih dapat menimbulkan aglomerasi, void, dan pembasahan serat yang tidak sempurna.
Pengaruh Ketidakseimbangan Massa Rotor terhadap Tingkat Getaran Motor Listrik Moh Azizi Hakim; Sony Sukmara; Erik Heriana; Sidik Susilo; Shamsul Fahmi Mohd Nor
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan rotor merupakan penyebab umum getaran pada mesin berputar dan dapat mempercepat kerusakan bearing, kopling, dan fondasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan massa tidak seimbang 0-20 g terhadap kecepatan getaran RMS motor listrik pada putaran konstan. Massa uji ditempatkan pada radius tetap, sedangkan getaran radial diukur menggunakan vibration meter pada rumah bearing. Data simulasi menunjukkan getaran meningkat dari 0,80 mm/s pada kondisi baseline menjadi 5,15 mm/s pada massa 20 g. Hubungan positif yang kuat konsisten dengan peningkatan gaya sentrifugal akibat ketidakseimbangan. Pemantauan spektrum 1X putaran dan balancing diperlukan untuk membedakan unbalance dari misalignment, looseness, dan kerusakan bearing.
Analisis Pengaruh Tekanan Uap terhadap Putaran Turbin di Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Moh Azizi Hakim; Sony Sukmara; Erik Heriana; Sidik Susilo; Nurul Syala Abdul Latip
TECHNOMA Vol. 9 No. 2 (2025): volume 9 no 2 tahun 2025
Publisher : TECHNOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin uap pada pabrik minyak kelapa sawit memanfaatkan energi uap dari boiler untuk menghasilkan putaran poros dan daya listrik bagi kebutuhan proses. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tekanan uap masuk dengan putaran turbin serta membentuk model prediksi sederhana untuk mendukung pengendalian operasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan lima tingkat tekanan, yaitu 16-20 bar, dan lima pengulangan pengukuran pada setiap tingkat. Tekanan diukur menggunakan pressure gauge, sedangkan putaran poros diukur menggunakan tachometer. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear. Data simulasi pada draft menunjukkan bahwa rata-rata putaran meningkat dari 2.660 rpm pada 16 bar menjadi 3.004,4 rpm pada 20 bar. Model regresi yang diperoleh adalah N = 1281,44 + 86,60P dengan koefisien determinasi 0,9714 dan korelasi 0,9856. Hasil ini menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat: setiap kenaikan tekanan 1 bar berkaitan dengan peningkatan putaran sekitar 86,60 rpm pada kondisi beban dan bukaan katup yang terkendali. Stabilitas tekanan, governor, laju aliran, dan beban generator tetap harus dipantau agar turbin bekerja aman dan mendekati putaran nominal.