Indah Setyo Putri
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Dan Pemrosesan Sarkasme Digital Pada Mahasiswa Gen Z: Sebuah Tinjauan Psikolinguistik: Digital Sarcasm Perception and Processing among Generation Z University Students: A Psycholinguistic Review Indah Setyo Putri; Erlinda Bella Franciskha; Welky Nostra Angelina; Syifa’ul Jannah Nurlatifa; Koraima Bintang Berbyana; Riki Nasrullah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2819

Abstract

Sarkasme digital menjadi gejala umum dalam komunikasi media sosial, tetapi pemaknaannya sering sulit karena interaksi daring kehilangan isyarat nonverbal seperti intonasi, ekspresi wajah, dan gestur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cara mahasiswa Generasi Z memersepsikan dan memproses sarkasme digital melalui perspektif psikolinguistik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang didukung respons kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form kepada 39 mahasiswa aktif pengguna media sosial. Instrumen penelitian mencakup paparan dan kebiasaan, persepsi fungsi sarkasme, peran konteks, kemampuan interpretasi, penanda digital, respons afektif, strategi pemrosesan, dan risiko salah tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang sarkasme digital tidak hanya sebagai humor, tetapi juga sebagai kritik tidak langsung, ekspresi emosi, dan komentar sosial. Pemahaman sarkasme sangat dipengaruhi oleh konteks, emoji, tanda baca, huruf kapital, meme, serta strategi membaca ulang. Implikasinya, literasi digital dan kesadaran kontekstual penting untuk mengurangi salah tafsir dalam komunikasi daring.
Penggunaan Afiks -in dalam Bahasa Gaul di Media Sosial X serta Padanan Bentuk Bakunya dalam Bahasa Indonesia: Kajian Morfologi: The Use of the -in Affix in Indonesian Slang on the Social Media Platform X and Its Standard Indonesian Equivalents: A Morphological Study Dimas Andik Ardiansyah; Hari Kusmanto; Mulyono; Indah Setyo Putri; Tiara Dluha Tarumaning Jannah; Asyam Amajid
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2811

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan afiks -in dalam bahasa gaul di media sosial X serta mengidentifikasi padanan bentuk bakunya dalam bahasa Indonesia formal. Kajian ini berpijak pada bidang morfologi, khususnya afiksasi informal dalam komunikasi digital. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi digital terhadap unggahan X yang memuat sufiks -in, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas kata, pola afiksasi, fungsi gramatikal, dan kesepadanan dengan bentuk baku bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan enam pola afiksasi informal yang sistematis, meliputi verba + -in, nomina + -in, adjektiva + -in, per- + verba + -in, serta konstruksi pasif di- + verba + -in. Bentuk-bentuk tersebut berpadanan dengan pola baku seperti meN- + -i, meN- + -kan, dan di- + -kan. Kesimpulannya, afiks -in menyederhanakan bentuk morfologis tanpa menghilangkan makna dasar. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat kajian morfologi bahasa gaul digital dan memetakan hubungan bentuk informal–formal dalam bahasa Indonesia.