Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) TERINTEGRASI KESEHATAN DAN DESAIN FASHION UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KOMUNIKASI PROFESIONAL MAHASISWA DESAIN FASHION Olivia Feby Mon Harahap; Juliana Juliana; Hafni Nur Insan; Mastiur Napitupulu; Elfi Husnita; Retno Desti Dwi Meilasari; Sherli Rahmadani Zebua
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.96

Abstract

Perkembangan industri kesehatan dan industri kreatif menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan profesinya. Namun, pembelajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi masih banyak menggunakan pendekatan umum sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan spesifik mahasiswa kesehatan maupun desain fashion. Artikel ini bertujuan mengembangkan model konseptual English for Specific Purposes (ESP) yang mengintegrasikan konteks kesehatan dan desain fashion dalam satu kerangka pembelajaran profesional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui analisis berbagai teori ESP, pembelajaran kontekstual, kebutuhan bahasa Inggris profesional, serta pengembangan kurikulum vokasi. Hasil kajian menghasilkan model pembelajaran yang terdiri atas lima komponen utama yaitu kebutuhan profesi, penguasaan terminologi khusus, komunikasi profesional, proyek kolaboratif lintas disiplin, dan evaluasi berbasis produk. Model ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi akademik, keterampilan presentasi profesional, kemampuan menulis dokumen kerja, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja global. Integrasi bidang kesehatan dan desain fashion dalam pembelajaran bahasa Inggris memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS KASUS KESEHATAN UNTUK MAHASISWA KEBIDANAN Juliana Juliana; Olivia Feby Mon Harahap
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.97

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan komunikasi akademik dan profesional mahasiswa. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat umum sering kali kurang relevan dengan kebutuhan mahasiswa kebidanan sebagai calon tenaga kesehatan. Artikel ini bertujuan mengembangkan model konseptual pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kasus kesehatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis akademik, berpikir kritis, dan komunikasi profesional mahasiswa kebidanan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan konseptual melalui analisis berbagai teori pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis kasus, pendidikan kebidanan, dan pengembangan keterampilan berbahasa. Hasil kajian menghasilkan suatu model pembelajaran yang terdiri atas lima komponen utama yaitu analisis kasus kesehatan, eksplorasi kebahasaan, diskusi kolaboratif, penyusunan produk akademik, dan refleksi pembelajaran. Model ini dirancang untuk mengintegrasikan konteks kesehatan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga mahasiswa dapat memahami penerapan keterampilan berbahasa dalam dunia profesi. Model yang dikembangkan berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran dan mendukung pencapaian kompetensi akademik mahasiswa kebidanan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS LITERASI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ILMIAH MAHASISWA KEBIDANAN Juliana Juliana
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.102

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan literasi akademik mahasiswa. Namun, proses pembelajaran yang berlangsung pada berbagai program studi kesehatan masih cenderung berorientasi pada penguasaan teori kebahasaan sehingga belum sepenuhnya mampu mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami berbagai kendala, seperti kesulitan mengembangkan gagasan, menyusun paragraf akademik, menerapkan kaidah bahasa baku, serta mengintegrasikan sumber rujukan secara tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi akademik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa kebidanan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dokumen kebijakan pendidikan tinggi, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan literasi akademik, pembelajaran Bahasa Indonesia, pembelajaran aktif, dan pendidikan kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis konsep sehingga diperoleh rancangan model pembelajaran yang memiliki dasar teoritis yang kuat. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas lima tahapan utama, yaitu orientasi literasi akademik, eksplorasi sumber ilmiah, konstruksi tulisan akademik, kolaborasi dan umpan balik, serta refleksi pembelajaran. Model tersebut dirancang untuk mengintegrasikan keterampilan membaca kritis, berpikir analitis, dan menulis ilmiah ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga mahasiswa mampu menghasilkan karya akademik yang lebih sistematis, argumentatif, dan sesuai dengan kaidah ilmiah. Selain meningkatkan kemampuan menulis, model ini juga mendorong berkembangnya budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, komunikasi akademik, serta kemandirian belajar mahasiswa. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis literasi akademik berpotensi menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi kesehatan.