Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilizing the Technology Acceptance Model (TAM) to Drive E-Warehouse Adoption in Brebes' Shallot Sector Ade Yanyan Ramdhani; Muhammad Iqbal Faturohman; Lina Fatimah Lishobrina; Faizah; Alon Jala Tirta Segara; Arief Rais Bahtiar; Dimas Fanny Hebrasianto; Muhammad Alim Safa’at; Destyana Chandra Priyambodo; Diva Angelica; Rafli Dhafin Kamil; Farhan Aryo Pangestu
Jurnal E-Komtek Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i1.2213

Abstract

This study explores the factors influencing the adoption of SiJuna, a cold storage-based e-warehouse platform, among shallot farmers in Brebes Regency. Price volatility significantly impacts farmers, leading to economic losses, particularly when prices drop below production costs. SiJuna aims to help farmers by offering cold storage to preserve their harvests during price declines and sell when prices stabilize. Using the Technology Acceptance Model (TAM), data was collected from 90 farmers and analyzed through Structural Equation Modeling (SEM). The results reveal that perceived ease of use and perceived usefulness positively influence farmers' behavioral intention to adopt SiJuna, which in turn significantly affects the actual use of the system. The findings underscore the importance of usability and perceived value in technology adoption, suggesting that a user-friendly design and clear benefits can enhance the adoption of agricultural technologies, ultimately improving post-harvest management and farmers' profitability.
Pemberdayaan Anggota PKK Desa Kalisalak melalui Pelatihan Pembuatan Abon Lele untuk Meningkatkan Nilai Tambah hasil Perikanan Lokal Chusnul Hidayat; Bella Okta Sari Miranda; Faizah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi perikanan lokal di Desa Kalisalak berupa ikan lele masih dimanfaatkan sebagai produk segar sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat, khususnya anggota PKK, belum optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan dan keterampilan dalam diversifikasi produk olahan perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota PKK melalui pelatihan pembuatan abon lele sebagai produk bernilai tambah. Metode yang diterapkan bersifat partisipatif melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 50 anggota PKK Desa Kalisalak dengan materi meliputi diversifikasi produk perikanan, teknik pembuatan abon lele, higiene dan sanitasi pangan, serta pengemasan produk. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan proses produksi abon lele secara mandiri dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan ikan segar. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan motivasi peserta untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis potensi perikanan lokal sehingga berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.