Yusra Nasution
State University of Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kreativitas Siswa Dalam Pembelajaran Seni Tari di Kelas V SD Deya Yuna Rusydiana Abrara; Sri Mustika Aulia; Putra Afriadi; Yusra Nasution; Masta Marselina Sembiring
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 2 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar, yang cenderung masih didominasi oleh metode konvensional berbasis imitasi gerakan guru sehingga membatasi ruang eksplorasi mandiri. Fenomena ini menyebabkan siswa menjadi pasif dan kurang inovatif dalam menyusun variasi gerak maupun konfigurasi pola lantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kreativitas siswa kelas V SD Nurul Islam Indonesia, khususnya pada materi Tari Melayu Zapin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (One-Group Pretest-Posttest Design). Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas V-A yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan adalah rubrik penilaian kreativitas unjuk kerja tari yang telah divalidasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dan uji efektivitas N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rerata skor kreativitas siswa dari 13,09 pada saat pre-test menjadi 19,17 pada saat post-test. Secara statistik, diperoleh nilai thitung sebesar 15,724 yang lebih besar dari ttabel sebesar 2,074 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Uji efektivitas N-Gain sebesar 59,33% menunjukkan bahwa model ini berada pada kategori cukup efektif dalam meningkatkan kreativitas. Temuan ini membuktikan bahwa model Discovery Learning mampu menstimulasi daya cipta siswa dalam menghasilkan variasi gerak dan pola lantai yang dinamis, serta secara nyata meningkatkan kategori kreativitas siswa dari cukup menjadi baik dan sangat baik.