Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Berbantuan Canva Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Flora Florensia Simanjuntak; Eva Betty Simanjuntak; Fahrur Rozi; Apiek Gandamana; Masta Marselina Sembiring
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 1 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/

Abstract

This study aims to evaluate the feasibility, practicality, and effectiveness of Canva-assisted digital comic learning media in the Indonesian language subject for grade V at SDN 064036 Teladan Timur. The method used is research and development with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects in this study were 1 media expert and 1 material expert, 1 grade V teacher, and 22 grade V students. Data collection techniques were carried out through interviews, questionnaires, and tests, with data analysis using qualitative and quantitative approaches. The validation results showed that the developed media obtained a score of 92% from media experts with the category of "very feasible", and 80% from material experts with the category of "feasible". Practicality, the media obtained a score of 100% from educators and 95% from students, both of which were in the "very practical" category. In addition, the results of the analysis of learning outcome improvements showed an average N-gain value of 0.76 with the "high" category. The media effectiveness test also showed a percentage of 76% which was classified as "very effective". In conclusion, the digital comic learning media developed using Canva is feasible and practical to use in learning, and is effective in improving the learning outcomes of fifth grade students at SDN 064036 Teladan Timur.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Yesica Nainggolan; Nurmayani Nurmayani; Imelda Free Unita Manurung; Masta Marselina Sembiring; Nurhudayah Manjani
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tpr5wm21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 106160 Tanjung Rejo T.A. 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental design menggunakan desain nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tes dalam teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal berupa pretet dan posttest. Sebelum digunakan, instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 49 meningkat menjadi 78 pada posttest, sedangkan pada kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 44,17 menjadi 58,06 pada posttest. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,001 <0,05 dan nilai thitung terbesar 3,845 > ttabel 2,028 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 106160 Tanjung Rejo T.A. 2025/2026.      
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kreativitas Siswa Dalam Pembelajaran Seni Tari di Kelas V SD Deya Yuna Rusydiana Abrara; Sri Mustika Aulia; Putra Afriadi; Yusra Nasution; Masta Marselina Sembiring
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 2 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar, yang cenderung masih didominasi oleh metode konvensional berbasis imitasi gerakan guru sehingga membatasi ruang eksplorasi mandiri. Fenomena ini menyebabkan siswa menjadi pasif dan kurang inovatif dalam menyusun variasi gerak maupun konfigurasi pola lantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kreativitas siswa kelas V SD Nurul Islam Indonesia, khususnya pada materi Tari Melayu Zapin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (One-Group Pretest-Posttest Design). Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas V-A yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan adalah rubrik penilaian kreativitas unjuk kerja tari yang telah divalidasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dan uji efektivitas N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rerata skor kreativitas siswa dari 13,09 pada saat pre-test menjadi 19,17 pada saat post-test. Secara statistik, diperoleh nilai thitung sebesar 15,724 yang lebih besar dari ttabel sebesar 2,074 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Uji efektivitas N-Gain sebesar 59,33% menunjukkan bahwa model ini berada pada kategori cukup efektif dalam meningkatkan kreativitas. Temuan ini membuktikan bahwa model Discovery Learning mampu menstimulasi daya cipta siswa dalam menghasilkan variasi gerak dan pola lantai yang dinamis, serta secara nyata meningkatkan kategori kreativitas siswa dari cukup menjadi baik dan sangat baik.