Abdul Jabbar Mukhtar
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Stilistika dan Balāghah Surah Al-ʻalaq Kajian Aspek Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Uslub Alwi Salam; Abdul Jabbar Mukhtar; Rizzaldy Satria Wiwaha
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.445

Abstract

Penelitian ini menganalisis Surah Al-ʻAlaq sebagai wahyu pertama Al-Qur'an melalui pendekatan integratif stilistika modern dan balāghah klasik untuk mengungkap iʻjāz kebahasaan yang terkandung di dalamnya. Analisis dilakukan pada lima dimensi utama: fonologis, morfologis, sintaksis, semantik, dan retorika, dengan fokus pada bagaimana bunyi, bentuk kata, struktur kalimat, jaringan makna, dan perangkat retoris bekerja secara terpadu. Pada dimensi fonologis, Surah Al-ʻAlaq menunjukkan pola rima yang dinamis (qāf, mīm, alif maqṣūrah, hā’, dan bā’) yang berfungsi membangun suasana makna, dari hentakan perintah membaca hingga penegasan resolusi spiritual. Pada dimensi morfologis dan sintaksis, pemilihan bentuk seperti الْأَكْرَمُ, عَلَّمَ, الرُّجْعَى, الزَّبَانِيَةَ, dan كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ, serta susunan kalimat seperti اقْرَأْ tanpa objek, penegasan bertingkat كَلَّا – إِنَّ – لَـ, rangkaian أَرَأَيْتَ, dan struktur ancaman لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا menunjukkan adanya keputusan linguistik yang sangat terencana untuk mengintensifkan tekanan makna. Pada dimensi semantik dan balāghah, repetisi, oposisi, dan hiponimi berpadu dengan majāz, kināyah, qaṣr, iltifāt, taqdīm, ṭibāq, tarṣīʻ, dan رَدُّ العَجُزِ عَلَى الصَّدْرِ membentuk narasi padat tentang manusia, ilmu, kesombongan, dan kedekatan kepada Allah. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi stilistika–balāghah merupakan pendekatan yang saling melengkapi dan layak dikembangkan sebagai kerangka analisis untuk surah-surah lain dalam kajian iʻjāz Al-Qur'an.
Integrasi Nilai, Etika, dan Perspektif Qur’ani dalam Kurikulum Bahasa Arab: Studi Kasus pada Pesantren Islam Hidayatunnajah Bekasi Abdul Jabbar Mukhtar; Alwi Salam; Alvin Tubagus Cahya Nugraha; Acep Hermawan
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 3 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i3.2152

Abstract

This study aims to examine the integration of values, ethics, and Qur'anic perspectives within the Arabic language curriculum at Islamic educational institutions. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving the curriculum coordinator, Arabic language teachers, and relevant instructional materials. The findings reveal that value integration is discernible across multiple dimensions of the curriculum: in the curricular objectives, which simultaneously emphasize linguistic competence and moral character development; in the instructional materials, which incorporate Islamic narratives and Qur'anic verses; in the learning process, which cultivates habitual practices such as Islamic greetings, courteous expressions, and supplications; and in the assessment system, which evaluates not only linguistic fluency but also students' conduct, manners, and overall disposition. These findings affirm that Arabic language instruction in the studied institution functions not merely as a linguistic subject, but as a meaningful vehicle for the internalization of Qur'anic values and the consistent formation of Islamic character within the everyday learning culture