Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Media Edukatif Berbasis Daur Ulang untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Sekolah Dasar Annisa Mawardini; Risma Ananda; Dinda Aulia; Nafhan Maulana Ashary; Fatimah Mauw; Fauziatul Hamamy
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media edukatif berbasis daur ulang dalam meningkatkan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar di SDN Gunung Geulis 02. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 32 siswa kelas VI, dua guru, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan daur ulang, seperti pembuatan pot tanaman dan media tata surya dari botol plastik, mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, serta kepedulian lingkungan. Integrasi media daur ulang dalam pembelajaran kolaboratif juga memperkuat partisipasi dan pemahaman siswa. Dengan demikian, media edukatif berbasis daur ulang merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Two Stay Two Stray (TSTS) pada Kelas Inklusif di SDN 1 Purwasari Resti Nadia Putri; Rasmitadila; Fauziatul Hamamy
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.21113

Abstract

Tujuan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray di kelas inklusif SDN 1 Purwasari adalah untukmeningkatkan interaksi siswa dan pemahaman mereka tentangmateri pembelajaran. Studi ini dirancang sebagai studi kasus dan melibatkan 3 siswa berkebutuhan khusus, 2 siswa regular, dan walikelas IV-A dan IV-B. Semua data dikumpulkan melalui observasipartisipatif, wawancara semi struktur dan dokumentasi, dan kemudian di analisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukanbahwa model TSTS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, keterampilan komunikasi, dan frekuensi interaksi di sekolah.  Terlepas dari kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaankemampuan siswa, penerapan model ini berhasil menciptakanlingkungan belajar yang aktif dan bekerja sama. Mengembangkanmodul pelatihan guru dan menyediakan alat bantu pembelajaran yang lebih baik adalah beberapa saran strategis. Hasil menunjukanbahwa model TSTS tidak hanya meningkatkan prestasi akademiksiswa tetapi juga membangun keterampilan sosial mereka di kelasinklusif. Diharapkan bahwa penelitian ini akan membantu dalammengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan efisien di sekolah dasar.