Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku usaha makanan yang menghadapi kendala dalam penerapan higienitas, sanitasi, dan standar produksi pangan. UMKM Kue Makcik Cam yang berlokasi di Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, merupakan salah satu usaha yang telah berupaya menerapkan prinsip higienitas dalam proses produksi maupun penjualan produk kuenya. Namun, jumlah pekerja yang cukup banyak dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam memerlukan penguatan pemahaman serta kesadaran yang berkelanjutan terkait pentingnya penerapan higiene dan sanitasi pangan dalam setiap tahapan kerja.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen para pekerja terhadap praktik higienitas yang baik di lingkungan kerja. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan penyampaian materi, pendampingan penerapan higienitas dalam proses produksi, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja mengenai pentingnya higienitas dan sanitasi pangan, peningkatan kesadaran pekerja dalam penggunaan alat pelindung diri selama proses produksi, serta penggunaan kemasan yang lebih higienis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas proses produksi dan keamanan produk makanan yang dihasilkan. Dengan demikian, sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkan kesadaran pekerja, diharapkan kualitas dan keamanan produk Kue Makcik Cam dapat terus terjaga sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung keberlanjutan usaha.