Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Higienitas dan Standar Produksi pada Makanan UMKM “Kue Makcik Cam” Fatima Sari Ritonga; Erna Juwita; Rona Cuana; Khalila Husna Sari; Agustina Ginting
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9306

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku usaha makanan yang menghadapi kendala dalam penerapan higienitas, sanitasi, dan standar produksi pangan. UMKM Kue Makcik Cam yang berlokasi di Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, merupakan salah satu usaha yang telah berupaya menerapkan prinsip higienitas dalam proses produksi maupun penjualan produk kuenya. Namun, jumlah pekerja yang cukup banyak dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam memerlukan penguatan pemahaman serta kesadaran yang berkelanjutan terkait pentingnya penerapan higiene dan sanitasi pangan dalam setiap tahapan kerja.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen para pekerja terhadap praktik higienitas yang baik di lingkungan kerja. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan penyampaian materi, pendampingan penerapan higienitas dalam proses produksi, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja mengenai pentingnya higienitas dan sanitasi pangan, peningkatan kesadaran pekerja dalam penggunaan alat pelindung diri selama proses produksi, serta penggunaan kemasan yang lebih higienis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas proses produksi dan keamanan produk makanan yang dihasilkan. Dengan demikian, sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkan kesadaran pekerja, diharapkan kualitas dan keamanan produk Kue Makcik Cam dapat terus terjaga sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung keberlanjutan usaha.
Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar ISO 5817 Menggunakan Welding Gauge di SMKS Tunas Pelita Binjai Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara Syariful Hikmah Sormin; Alexander Sebayang; Indra Jhon Fischer; Juni Indriani; Erna Juwita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2881

Abstract

Workshop serta Pelatihan Inspeksi dengan visual terhadap hasil pengelasan di SMKS Tunas Pelita Binjai diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam terhadap metode inspeksi hasil pengelasan visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik mesin, konsentrasi pengelasan mengikuti sertifikasi Welding Inspector. Pada workshop ini digunakan standar yang mengacu kepada standar ISO 5817 untuk inspeksi hasil pengelasan visual. SMKS Tunas Pelita Binjai telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang cukup memadai dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Tunas Pelita Binjai ini agar di Jurusan Teknik Mesin pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan menurut standar ISO 5817. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara internasional. Modul yang disumbangkan dapat digunakan oleh pihak sekolah untuk mengevaluasi hasil pengelasan siswa-siswa SMK sekolah lain ataupun juru-juru las yang membutuhkannya yang berada di lingkungan sekitar SMKS Tunas Pelita Binjai.