Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KARAKTERISTIK SIFAT FISIK TANAH BERDASARKAN UJI KADAR AIR, BERAT JENIS, BATAS ATTEERBERG, DAN ANALISIS SARINGAN (STUDI KASUS JL. SETIA BUDI, MEDAN, SUMATERA UTARA) Indi Rezki Uli Simanjuntak; Agnes Br. Manurung; Juni Indriani; Indra Jhon Fischer; Frans Tomy Syahputra Butarbutar
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Nusantara Hasana Journal, May 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i12.2137

Abstract

Soil as a construction supporting material requires accurate physical properties characterization to ensure structural stability and safety. This study aims to characterize the physical properties of soil in the area of the Civil Engineering Laboratory, Politeknik Negeri Medan through testing of water content, specific gravity, Atterberg limits, and gradation analysis. Disturbed soil samples were tested using SNI and ASTM standard procedures. The results showed an average water content of 18.45%, an average specific gravity of 2.6515, a liquid limit (LL) of 25%, and the soil exhibited non-plastic (NP) behavior with the plastic limit unable to be meaningfully determined. Gradation analysis revealed 87.24% sand fraction and only 12.76% passing the No. 200 sieve, with a uniformity coefficient (Cu) of 6.67 and coefficient of curvature (Cc) of 0.60. Based on the USCS system, the soil is classified as SP (Poorly Graded Sand), while according to AASHTO it belongs to group A-3 (Non-plastic Fine Sand). The non-plastic nature of the soil indicates relative stability against moisture changes, making it suitable for use as fill material or road base layer, though susceptibility to erosion and liquefaction under saturated conditions should be considered. This research provides essential geotechnical baseline data for construction planning and further studies within the Politeknik Negeri Medan environment.
Studi Eksperimental Penggunaan Admixture Superplasticizer dalam Upaya Terhadap Peningkatan Kuat Tekan Beton Muhammad Rizki Harahap; Indra Jhon Fischer
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3531

Abstract

Concrete is a composite material consisting of Portland cement, water, fine aggregate, coarse aggregate, and specific admixtures formulated in predetermined proportions to produce concrete of a quality that meets specified requirements. The use of admixtures is a common approach to improving the mechanical properties of concrete, particularly compressive strength. In this study, a superplasticizer admixture was applied to a K-175 grade concrete mix. An experimental approach was implemented through a series of tests at the materials laboratory of the Medan State Polytechnic. The study samples consisted of normal concrete and concrete with an admixture addition of 1.5% by weight of the cement. Compressive strength testing was conducted at 28 days of curing. The results showed that the normal concrete had an average compressive strength of 13.07 MPa, while the concrete with the superplasticizer admixture reached 16.13 MPa, representing an increase of approximately 23.41%. Thus, the use of the admixture was proven to increase the concrete’s compressive strength by 3.06 MPa compared to concrete without the additive.
Pengenalan Dasar AutoCAD untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa RPL SMK Yayasan Mulia Pratama Medan Meinarty Sinurat; Juni Indriani; Jon Desron Damanik; Asri Afriliany Surbakti; Marsedes Purba; Gallio Budianto; Frans Tomy Syahputra Butarbutar; Ricky Bakara; Indra Jhon Fischer
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2533

Abstract

Pengenalan dasar AutoCAD merupakan upaya meningkatkan literasi digital siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Yayasan Mulia Pratama Medan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi fitur dasar AutoCAD, dan diskusi interaktif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, diskusi, serta evaluasi sederhana berupa pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, ditunjukkan oleh nilai rata-rata pre-test sebesar 52 yang meningkat menjadi 85 pada post-test. Selain itu, respons peserta terhadap kegiatan tergolong positif. Berdasarkan hasil observasi, perhatian peserta terhadap materi mencapai 90%, keaktifan dalam diskusi 85%, pemahaman terhadap fungsi dasar AutoCAD 80%, ketertarikan terhadap AutoCAD 88%, dan pemahaman hubungan AutoCAD dengan bidang teknik sipil sebesar 78%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta tertarik mempelajari perangkat lunak desain digital meskipun AutoCAD bukan kompetensi utama jurusan RPL. Kegiatan ini berhasil memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AutoCAD dalam bidang teknik sipil dan konstruksi serta memperkuat literasi desain digital siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan kemampuan digital lebih lanjut.
Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar ISO 5817 Menggunakan Welding Gauge di SMKS Tunas Pelita Binjai Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara Syariful Hikmah Sormin; Alexander Sebayang; Indra Jhon Fischer; Juni Indriani; Erna Juwita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2881

Abstract

Workshop serta Pelatihan Inspeksi dengan visual terhadap hasil pengelasan di SMKS Tunas Pelita Binjai diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam terhadap metode inspeksi hasil pengelasan visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik mesin, konsentrasi pengelasan mengikuti sertifikasi Welding Inspector. Pada workshop ini digunakan standar yang mengacu kepada standar ISO 5817 untuk inspeksi hasil pengelasan visual. SMKS Tunas Pelita Binjai telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang cukup memadai dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Tunas Pelita Binjai ini agar di Jurusan Teknik Mesin pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan menurut standar ISO 5817. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara internasional. Modul yang disumbangkan dapat digunakan oleh pihak sekolah untuk mengevaluasi hasil pengelasan siswa-siswa SMK sekolah lain ataupun juru-juru las yang membutuhkannya yang berada di lingkungan sekitar SMKS Tunas Pelita Binjai.
Peningkatan Kualitas Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Akses Jalan Setapak Pada Pos Pelayanan HKBP Perhubungan Ressort Sola Gratia, Kabupaten Deli Serdang Oktavia Ully Artha Silalahi; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Morin Morissa Lumbantoruan; Lisherly Reginancy Debataraja; Indra Jhon Fischer
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2960

Abstract

Pos Pelayanan Gereja HKBP Perhubungan Resort Sola Gratia dapat dicapai melalui jalan lingkungan dengan lebar efektif kurang dari 3 meter, yang cukup dilalui oleh satu kendaraan roda empat dalam satu arah (single-lane passage). Akses jalan menuju lokasi ini belum memiliki lapisan perkerasan dan masih berupa tanah agregat alami tanpa stabilisasi permukaan. Secara topografi, area sekitar jalan masih didominasi oleh lahan pertanian yang sangat rentan terhadap pelunakan struktur saat jenuh air, menyebabkan deformasi dan kehilangan kestabilan permukaan ketika hujan. Saat ini, fokus pos pelayanan diarahkan pada pembangunan fisik secara bertahap, namun baru mencapai tahap pondasi, sementara gereja eksisting masih berupa bangunan kayu sederhana. Salah satu permasalahan infrastruktur yang mendesak adalah belum adanya jalan setapak permanen sebagai akses masuk ke pos pelayanan. Kondisi halaman dan akses ke bangunan ibadah masih berupa tanah tanpa perkerasan, yang sangat menyulitkan, terutama saat musim hujan. Adapun metode yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif komunitas yaitu melibatkan jemaat dan pengurus pos pelayanan secara aktif dalam dialog terbuka dan pelaksanaan fisik kegiatan melalui gotong royong, pendekatan teknik infrastruktur skala mikro yaitu menggunakan teknik perkerasan ringan dengan beton dengan prinsip efisiensi anggaran namun mempertahankan kualitas minimum untuk ketahanan terhadap beban pejalan dan kondisi cuaca dan pendekatan partisipasi mitra dalam pelaksanaan dan keberlanjutan program peran aktif mitra. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara kualitatif melalui observasi di lapangan, dokumentasi tahapan pembangunan, serta umpan balik dari mitra terkait kualitas hasil dan proses kolaboratif selama kegiatan berlangsung. Keberlanjutan program dijamin melalui komitmen mitra dalam merawat dan memelihara fasilitas jalan secara rutin, termasuk pembentukan kelompok kecil dari jemaat sebagai penanggung jawab kebersihan dan perawatan ringan.
Evaluasi Kinerja Seismik Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Berdasarkan Uji NDT dan Analisis Strong Column–Weak Beam Menggunakan ETABS Oktavia Ully Artha Silalahi; Parman Parman; Ricky Bakara; Indra Jhon Fischer
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7870

Abstract

Evaluasi kondisi struktur bangunan eksisting merupakan bagian penting dalam menjaga tingkat keamanan dan keandalan bangunan, terutama pada gedung bertingkat yang memiliki fungsi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan yang terdiri dari 8 lantai menggunakan kombinasi pengujian Non-Destructive Test (NDT) dan analisis numerik berbasis perangkat lunak ETABS. Pengujian NDT dilakukan menggunakan metode Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) dan Hammer Test untuk memperoleh estimasi mutu beton aktual pada elemen struktur balok, kolom, pelat, dan dinding geser. Data mutu beton hasil korelasi pengujian digunakan sebagai parameter material dalam pemodelan struktur. Analisis struktur dilakukan menggunakan ETABS dengan pemodelan tiga dimensi berdasarkan kondisi aktual bangunan. Evaluasi kinerja struktur meliputi respons gempa, gaya dalam elemen struktur, kapasitas elemen kolom, serta pemeriksaan konsep Strong Column Weak Beam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan data mutu beton aktual dari pengujian lapangan memberikan representasi yang lebih sesuai terhadap kondisi eksisting dibandingkan hanya menggunakan mutu beton rencana. Analisis ETABS memberikan informasi mengenai perilaku struktur terhadap kombinasi pembebanan gravitasi dan gempa, sedangkan pemeriksaan Strong Column Weak Beam digunakan untuk memastikan mekanisme keruntuhan struktur tetap sesuai prinsip desain tahan gempa.