Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Aksi Swadaya Masyarakat Pringsewu Mengenai Jalanan Rusak: Kontenks Ketidakpuasaan Terhadap Pemerintah Laura Gayatri; Yunida Nurlina; Dewi Rahayu; Elisa Marlina; Salsabila Mutiyah; Tsalitsa Fadilatu Rahmania; Berchah Pitoewas; Abdul Halim
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 4 (2025): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/z79ckc41

Abstract

Kerusakan parah pada infrastruktur jalan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, telah memicu munculnya aksi swadaya masyarakat—khususnya oleh pemuda setempat—sebagai respons non­konvensional atas lambannya penanganan pemerintah daerah. Penelitian ini menginvestigasi motivasi, proses, dan implikasi politik dari inisiatif perbaikan jalan mandiri tersebutd alam konteks ketidakpuasan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam dengan pemuda penyelenggara aksi, tokoh masyarakat, serta aparat desa. Hasil menunjukkan bahwa frustrasi kolektif atas kecelakaan fatal dan kerugian ekonomi akibat jalan rusak mendorong mobilisasi cepat melalui media sosial, penggalangan dana sukarela, dan gotong royong. Aksi ini tidak hanya mereduksi angka kecelakaan secara temporer, tetapi juga berfungsi sebagai kritik tegas terhadap defisit transparansi, akuntabilitas, dan kapasitas fiskal pemerintah daerah. Solidaritas lokal dan penggunaan platform digital terbukti mempercepat koordinasi, sedangkan respon birokrasi yang terseret menjadi pengakuan spontan terhadap legitimasi partisipasi publik. Secara sosiopolitis, temuan menggarisbawahi perlunya mekanisme partisipatif yang inklusif dan penguatan komunikasi publik untuk memulihkan kepercayaan warga. Kesimpulannya, aksi swadaya masyarakat Pringsewu merefleksikan krisis legitimasi pemerintah lokal dan menawarkan model kapital sosial berbasis gotong royong sebagai komplementer bagi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
PENGARUH FENOMENA PHONE-SNUBING (PHUBBING) TERHADAP CIVIC DISPOCITION MAHASISWA PPKN UNIVERSITAS LAMPUNG Yunida Nurlina; Ana Mentari; Nurhayati Nurhayati; Mohammad Mona Adha; Fitra Endi Fernanda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.17152

Abstract

The present study aimed to examine the effect of the phone-snubbing (phubbing) phenomenon on the civic disposition of students in the Civic Education (PPKn) Study Program at the University of Lampung. This research employed a descriptive method with a quantitative approach. The subjects of the study were PPKn students from the 2022, 2023, and 2024 cohorts, with a total sample of 75 respondents. Data were collected using primary techniques, namely questionnaires, and supported by interviews. Data analysis was performed using SPSS version 25. The findings revealed a significant negative effect of phubbing on students’ civic disposition, as indicated by a simple linear regression test with a significance value of 0.000 (p < 0.05) and a coefficient of determination (R²) of 0.312, showing that phubbing contributed 31.2% to the variation in civic disposition. The regression coefficient of -0.640 suggested that higher phubbing intensity corresponded to lower civic disposition. This relationship may be influenced by indicators such as communication disturbance and phone obsession, which were shown to adversely affect the quality of social interactions and various aspects of civic disposition, including academic responsibility, self-discipline, social awareness, politeness, and the ability to listen and compromise. These results highlight the importance of addressing phubbing behaviors to foster civic character development among university students. Keywords: phubbing, civic disposition, students, civic character