Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perbedaan Pemahaman Konsep Siswa Yang Diajar Menggunakan Model Project Based Learning Dan Think Pair Share Pada Materi Ekosistem Meri Andani; Handi Darmawan; Mustika Sari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model Project Based Learning (PjBL), pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model Think Pair Share (TPS), serta perbedaan pemahaman konsep siswa antara kedua model pembelajaran pada materi ekosistem. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan rancangan posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 27 siswa kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PjBL dan 25 siswa kelas kontrol yang diajar menggunakan model TPS. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep berbentuk esai. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL sebesar 78,58, sedangkan rata-rata pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model TPS sebesar 75,34. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL dan TPS. Nilai mean difference sebesar 3,252 menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan model TPS. Dengan demikian, model Project Based Learning (PjBL) lebih efektif dibandingkan model Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem kelas X SMA Negeri 3 Sengah Temila.
Optimalisasi Penyusunan LKPD Berbasis ReCLif MGMP IPA Kabupaten Mempawah Handi Darmawan; Eka Trisianawati; Mustika Sari; Nawawi; Herditiya Herditiya; Tesa Manisa; Novi Nurmayanti; Ninda Permasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.726

Abstract

Guru IPA di Kabupaten Mempawah menghadapi kendala dalam merancang LKPD yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21 dan relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada optimalisasi penyusunan LKPD berbasis model pembelajaran ReCLif bagi 15 guru IPA melalui pelatihan lima hari. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, praktik terarah, penugasan penyusunan LKPD, serta sesi klinik berbasis umpan balik sejawat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru, ditunjukkan oleh 60% peserta yang mampu menyusun kerangka LKPD secara mandiri pada tahap awal dan meningkat menjadi 73,3% guru yang menghasilkan draft LKPD layak setelah proses revisi. Uji coba awal LKPD di tiga sekolah mitra memperlihatkan respons positif siswa, peningkatan partisipasi bertanya, dan kemampuan mengaitkan konsep IPA dengan fenomena nyata. Selain itu, 86,7% guru menyatakan sangat puas terhadap praktik penyusunan LKPD dan 80% merasa terbantu oleh pendampingan fasilitator. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain LKPD berbasis ReCLif sekaligus memperkuat komunitas profesional MGMP. Namun, pendampingan lanjutan dan replikasi praktik masih diperlukan untuk memperluas dampak pembelajaran di daerah.
ReCLif: PROBLEM-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE CRITICAL THINKING FOR BEGINNER LEARNERS Handi Darmawan; Suherdiyanto; Muhammad Lahir
EDUCATUM: Scientific Journal of Education Vol. 2 No. 3 (2024): EDUCATUM: Scientific Journal of Education
Publisher : Four Son Scholarship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59165/educatum.v2i3.89

Abstract

Indonesia's SDGs Roadmap 2030 underlines the importance of improving critical thinking skills to achieve sustainable development goals. Students still experience difficulties in developing critical thinking in biology learning. Conventional models are often considered less effective while complex problem-based learning models can be cognitively burdensome for novice learners. Another factor contributing to this problem is the lack of opportunities for students to apply their knowledge in real situations and solve complex problems. This research aims to develop and test the effectiveness of the ReCLif model as a simple and more effective alternative to problem-based learning for beginner learners. The ReCLif model is designed to provide challenges appropriate to the cognitive level of novice learners. This research uses research and development methods from Plomp and Nieveen as well as an experimental design to compare the ReCLif model with a control group. The research results show that the development of the ReCLif model learning syntax is an integration of complex thinking teaching and learning strategies with 3C3R design problems and 4C/ID instructional design with three learning stages (1) exploring real life; (2) using complex thinking skills; and (3) creating solutions for life situations. The results of the quade rank analysis of covariance test, obtained a Sig value. (0.000) <0.05 (?), then H0 is rejected and the research hypothesis is accepted. This means that there are significant differences in critical thinking skills in students between classes given learning using the ReCLif model, CTL model and TPS model. The results of the Bonferroni Dunn test show that the corrected mean value for the ReCLif model is 80.46, the TPS model is 71.27 and the CTL model is 70.57. It can be concluded that there is a significant difference in the mean value of critical thinking skills between the ReCLif learning model and the CTL and TPS models.