Farhana Farhana
Universitas Islam Jakarta, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A Comparative Analysis of Imprisonment and Fine Sanctions under the Indonesian Criminal Code and the Wetboek van Strafrecht (WvS) for the Criminal Offense of Fraud Tiara Lala; Farhana Farhana
Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam Vol. 18 No. 2 (2026): Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jurisprudensi.v18i2.14057

Abstract

Ideally, sanctions for the offense of fraud should be formulated proportionally by taking into account the objectives of punishment, including retribution, deterrence, offender rehabilitation, public protection, and the restoration of victims' losses. However, in practice, the Wetboek van Strafrecht (WvS) continues to treat imprisonment as the primary sanction without providing adequate room for fines as an alternative punishment better suited to the nature of economic crimes. This study aims to comparatively analyze the regulation of imprisonment and fines for fraud under the Indonesian Criminal Code (KUHP) and the Wetboek van Strafrecht (WvS), as well as to assess their conformity with the objectives of punishment. This research employs a normative legal method using statutory and comparative approaches through the analysis of primary and secondary legal materials. The findings reveal that the Indonesian Criminal Code adopts a more modern and proportionate sentencing approach by providing fines as an alternative to imprisonment, whereas the Wetboek van Strafrecht remains oriented toward imprisonment as the principal form of punishment. Therefore, the Indonesian Criminal Code is considered more consistent with contemporary sentencing objectives because it emphasizes a balance between justice, legal certainty, legal utility, and the restoration of victims' losses.
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Allya Rahma; Farhana Farhana; Firdaus Firdaus; Zalfa Aquila; Winda Djaniwa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19830

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Namun, rendahnya motivasi belajar siswa masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 119 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 247 siswa kelas VIII, sedangkan sampel sebanyak 71 siswa ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi, angket tertutup, dokumentasi, dan data sekunder. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,690 serta koefisien determinasi sebesar 47,6%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran digital memberikan kontribusi terhadap variasi motivasi belajar siswa. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif di sekolah.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik : Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Iola Ardelia Agatha Azis; Farhana Farhana; Maria Ulfah; Khansa Syifanabila; Hamimah Salsa Rahmania Batubara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19900

Abstract

Perkembangan media sosial telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan peserta didik, termasuk dalam proses pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMAN 72 Jakarta serta mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk karakter di tengah tingginya penggunaan media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian berjumlah 248 peserta didik kelas X, sedangkan sampel sebanyak 72 responden ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Instrumen penelitian terdiri atas observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Product Moment Pearson, dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki hubungan positif dengan pembentukan karakter peserta didik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,681 dan koefisien determinasi sebesar 46,4%, sehingga media sosial memberikan kontribusi yang cukup terhadap pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulannya, media sosial dapat menjadi sarana yang mendukung pembentukan karakter apabila penggunaannya disertai literasi digital, penguatan pendidikan karakter, pengawasan orang tua, serta pembinaan yang konsisten dari sekolah.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik : Survey di SMK Al-Washliyah Khansa Syifanabila; Farhana Farhana; Maria Ulfah; Iola Agatha Aziz; Chania Julianza Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20860

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMK Al Washliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis korelasional. Populasi penelitian berjumlah 69 peserta didik kelas X, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pola asuh orang tua dan pembentukan karakter peserta didik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,374 yang termasuk kategori lemah, sedangkan koefisien determinasi sebesar 0,140 menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memberikan kontribusi sebesar 14% terhadap pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik, namun pengaruh tersebut masih relatif rendah karena pembentukan karakter juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar lingkungan keluarga.