Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identification of Flavonoid Compounds in Ethanol Extract of Chromolaena odorata L. Leaves Using Infrared Spectrophotometry Suci Ramadani; Rahma Fatmawati; Clarissa Audhia Vhiona; Ifvia; Audi Ramadhani; Musda Lifah
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v4i1.105

Abstract

Flavonoids are an important group of secondary metabolites found in medicinal plants and possess various biological activities such as antioxidant, anti-inflammatory, and antibacterial properties. This study aims to identify and confirm the presence of flavonoid compounds in the ethanolic extract of Chromolaena odorata L. leaves using infrared spectrophotometry (FTIR) as a structural fingerprinting approach. Dried leaves were extracted by maceration using 90% ethanol, then the obtained extract was analyzed at a wavenumber range of 4000–400 cm⁻¹. FTIR results showed the presence of typical absorption of hydroxyl (–OH), carbonyl (C=O), aromatic double bonds (C=C), and ether (C–O–C) groups, which are the main characteristics of flavonoid structure. This spectral pattern is consistent with literature data and supporting phytochemical test results, thus confirming the role of FTIR as a qualitative confirmation tool and chemical fingerprint of flavonoid compounds in the ethanolic extract of C. odorata leaves. These findings strengthen the potential of this plant as a natural source of bioactive compounds for the development of standardized herbal medicines and further phytopharmaceutical research.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pemanfaatan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) dan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dalam Pembuatan Deodorant Spray Amelia Soyata; Yovi Pratama; Meliasi Nora Pratamarta; Rahma Fatmawati; Zy Pricylina
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.111

Abstract

Bau badan merupakan masalah yang sering terjadi akibat aktivitas bakteri pada kulit, salah satunya Staphylococcus aureus. Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif deodorant antibakteri menjadi salah satu upaya untuk menghasilkan produk yang aman dan berbasis tanaman lokal. Daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan daun kemangi (Ocimum sanctum L.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi sebagai bahan pembuatan deodorant spray antibakteri. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, evaluasi pretest dan posttest, serta demonstrasi pembuatan deodorant spray menggunakan daun pandan dan daun kemangi. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata pretest sebesar 68,89 menjadi 90,56 setelah diberikan edukasi. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi demonstrasi pembuatan produk. Kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan alami pembuatan deodorant spray antibakteri. Pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai produk kesehatan berbasis bahan alam yang bernilai guna dan ekonomis.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pemanfaatan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) dan Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) dalam Pembuatan Deodorant Spray Amelia Soyata; Yovi Pratama; Meliasi Nora Pratamarta; Rahma Fatmawati; Zy Pricylina
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.111

Abstract

Bau badan merupakan masalah yang sering terjadi akibat aktivitas bakteri pada kulit, salah satunya Staphylococcus aureus. Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif deodorant antibakteri menjadi salah satu upaya untuk menghasilkan produk yang aman dan berbasis tanaman lokal. Daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan daun kemangi (Ocimum sanctum L.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi sebagai bahan pembuatan deodorant spray antibakteri. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, evaluasi pretest dan posttest, serta demonstrasi pembuatan deodorant spray menggunakan daun pandan dan daun kemangi. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata pretest sebesar 68,89 menjadi 90,56 setelah diberikan edukasi. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi demonstrasi pembuatan produk. Kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan alami pembuatan deodorant spray antibakteri. Pemanfaatan daun pandan dan daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai produk kesehatan berbasis bahan alam yang bernilai guna dan ekonomis.