Puti Andam Dewi
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tata Artistik sebagai Representasi Nilai Budaya dalam Film Abadi Nan Jaya: Analisis Setting dan Properti Puti Andam Dewi; Randi Restu Hadi; Irham Irham
Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol 9, No 2 (2026): Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bcdk.v9i2.31264

Abstract

Film Abadi Nan Jaya merupakan karya sinema Indonesia yang menghadirkan unsur budaya melalui rancangan tata artistik, khususnya pada aspek setting dan properti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tata artistik dalam film  Abadi Nan Jaya merepresentasikan nilai budaya melalui pemilihan ruang, benda, dan elemen visual yang membangun dunia naratif film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk membaca makna denotatif dan konotatif dari setting dan properti yang ditampilkan. Data penelitian diperoleh melalui observasi berulang terhadap adegan-adegan kunci yang memperlihatkan penggunaan ruang domestik, lingkungan sosial, properti tradisional, serta benda-benda keseharian yang memiliki muatan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setting dan properti dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap visual, tetapi juga menjadi sistem tanda yang merepresentasikan nilai kekeluargaan, kearifan lokal, relasi manusia dengan lingkungan, serta identitas budaya masyarakat. Tata artistik dalam film Abadi Nan Jaya memperlihatkan bahwa elemen visual mampu membangun suasana, memperkuat karakter, dan menyampaikan pesan budaya secara simbolik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa tata artistik memiliki peran penting dalam membentuk representasi budaya dalam film, terutama melalui pengolahan setting dan properti sebagai bahasa visual yang mendukung narasi.
Pembelajaran dan Produksi Karya Sastra Bersama Maestro Gus TF Sakai Puti Andam Dewi; Irham Irham
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.5486

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pembelajaran serta produksi karya sastra melalui model pembelajaran berbasis maestro. Kegiatan dilaksanakan bersama Maestro Gus TF Sakai di Aia Angek Cottage, Sumatera Barat, dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik kreatif. Metode pelaksanaan meliputi diskusi sastra, pemaparan pengalaman kreatif oleh maestro, pendampingan intensif, serta praktik penulisan karya sastra. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan penggiat sastra yang terlibat aktif dalam seluruh tahapan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap proses kreatif sastra, mulai dari pencarian gagasan, pengolahan bahasa, hingga refleksi pengalaman personal dalam karya. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan karya sastra berupa puisi dan prosa pendek sebagai luaran nyata kegiatan pengabdian. Pembelajaran sastra berbasis maestro terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif, dialog kreatif, serta produktivitas karya sastra. Model pengabdian ini berpotensi untuk dikembangkan dan direplikasi sebagai upaya penguatan literasi sastra dan kapasitas kreatif masyarakat di bidang seni dan budaya.Â