Ade Saprudin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU HAMIL DENGAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2020 Rossi Suparman; Ade Saprudin; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v11i2.172

Abstract

Periode kehamilan dan setelah melahirkan menempatkan ibu pada kondisi rentan terjadi perubahan emosi yang berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan karakteristik, tingkat kecemasan dan sindrom post-partum ibu dengan risiko tinggi di Puskesmas Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Sebanyak 60 orang ibu hamil dengan risiko tinggi di Puskesmas. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner HARS dan EPDS. Distribusi frekuensi variabel dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata ibu hamil berada pada usia produktif kehamilan yaitu: 27,6+5,7 tahun. Sebagian besar berpendidikan Sekolah Menengah Pertama dan ibu rumah tangga. Sebagian besar (96,7%) memiliki pendapatan di bawah UMR. Rata-rata waktu persalinan adalah 7,18+2,9 jam dengan sebagian besar persalinan secara normal. Sebagian besar responden memiliki kecemasan sedang (48,4%) dan penilaian tingkat depresi post-partum dengan kategori berat sebesar 83,3 %. Diperlukan asuhan kebidanan yang terintegrasi dengan kesehatan mental ibu hamil sehingga dapat menurunkan stresor dan memperbaiki kualitas kesehatan sampai setelah persalinan.
Lama penggunaan gadget dengan perkembangan pada anak prasekolah Heryanto, Merissa Laora; Saprudin, Ade; Yanti, Shalsha Dewi; Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 02 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i02.740

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia prevalensi anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan sebesar 11,7%. Hasil studi pendahuluan, sebanyak 60% siswa belum berkembang seperti menulis, menggambar dan mewarnai secara sederhana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan gadget dengan perkembanga pada anak prasekolah di Raudathul Athfal (RA) Binaul Ummah Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.Metode: Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 106 responden yang diambil secara total sampling. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil analisis bivariat didapatkan dari 51 responden lama penggunaan gadget sedang yaitu memiliki perkembangan kategori 28 responden (54,9) denga p value (0,004).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan pada anak prasekolah di raudathul athfal (ra) binaul ummah kelurahan cipari kecamatan cigugur kabupaten kuningan. Perlunya pengendalian terhadap anak dalam penggunaan gadget dengan melakukan pengawasan penggunaan gadget.
Analisis faktor determinan kejadian obesitas pada remaja di Kabupaten Kuningan Saprudin, Ade; Amalia, Icca Stella; Ropii, Ahmad
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.961

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan salah satu masalah gizi yang dialami sebagian remaja di Indonesia. Di Kabupaten Kuningan sendiri 27.7 % dari total penduduk berusia <15 tahun dan ada sekitar 30.7 % remaja berusia >16 tahun yang mengalami berat badan lebih dan obesitas. Belum adanya penelitian mengenai faktor determinan kejadian obesitas pada remaja di Kabupaten Kuningan menjadi landasan untuk melakukan penelitian mengenai analisis faktor determinan kejadian obesitas pada remaja di Kabupaten Kuningan. Metode: Jenis penelitian analitik observarsional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian siswa SMA kelas XI berjumlah sebanyak 706 dari 2 sekolah. Penetapan besar sampel dalam penelitian menggunakan rumus slovin dengan hasil 256 sampel. Instrumen yang digunakan berupa timbangan digital, microtoise, lembar observasi dan kuesioner. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observarsi dan pengisian kuesioner. Analisis data menggunakkan Uji Chi Square dengan a=0,05. Hasil: Hasil uji Chi Square didapatkan hasil pola makan (p value=0,031), kebiasaan olahraga (0,032), genetik (0,000), uang jajan (0,000) dan pengetahuan (0,003). Kesimpulan: Ada hubungan antara pola makan, kebiasaan olahraga, genetik, uang jajan dan pengetahuan dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Di Kabupaten Kuningan. Saran: : Siswa diharapkan dapat mengetahui pencegahan obesitas khususnya pada usia remaja dengan mempelajari dari berbagai sumber. Pihak sekolah dapat membuat program olahraga sebagai salah satu pencegahan obesitas pada remaja. Kata Kunci : Obesitas, Faktor determinan obesitas, remaja
HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN STRES KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONVEKSI NAZKIA DI DESA SUKAMUKTI KECAMATAN CIKIJING KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2023 Lutfiah, Evie; Heriana, Cecep; Saprudin, Ade
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.874

Abstract

Menurut International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Dalam penelitian tersebut menjelaskan dari 58.115 sampel, 32,8% diantaranya mengalami kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja fisik dan stress kerja dengan kelelahan kerjapada pekerja konveksi Nazkia di Desa Sukamukti Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka Tahun 2023. Metode :Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh penjahit di konveksi gamis, sampel yang digunakan sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu alat ukur pulse oximeter, wawancara dan kuesioner. Analisis bivariat yaitu uji korelasi rank spearman. Hasil : Analisis univariat diperoleh variabel beban kerja fisik sebagian besar mengatakan beban kerja berat (40,5%), pada variabel stress kerja sebagian besar mengatakan stress kerja tinggi (56,8%). Hasil uji statistik beban kerja fisik diperoleh p-value = 0,000 dan R = 0,860 dan stress kerja diperoleh  p-value = 0,000 dan nilai R = 0,902. Simpulan  : Ada hubungan antara beban kerja fisik dan stress kerja dengan kelelahan kerjapada pada pekerja konveksi Nazkia di Desa Sukamukti Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka Tahun 2023. Saran : Pekerja perlu menerapkan pola hidup sehat, melakukan peregangan otot, mengelola stress dan menerapkan peraturan shift kerja.
Hubungan antara pengetahuan migitasi bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi Saprudin, Ade; Nurislami, Gina Fauziah; Hermansyah, Heri
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yyqjgr45

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan kerentanan bencana tinggi dengan skor World Risk Index 43,5% (World Risk Report 2023). Hal ini menegaskan pentingnya pengetahuan mitigasi bencana dalam kesiapsiagaan gempa bumi. Data BPBD tahun 2024 mencatat gempa 4,1 magnitudo di Kabupaten Kuningan yang berdampak di Kecamatan Darma. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan gempa bumi pada siswa SMAN 1 Darma tahun 2025.Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Total populasi adalah 420 siswa, dan sampel yang digunakan sebanyak 81 siswa, yang diambil melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan uji Rank Spearman.Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan mitigasi dalam kategori cukup (70,4%) dan kesiapsiagaan dalam kategori sedang (59,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,434.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi di SMAN 1 Darma tahun 2025.