Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : geomath

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING DAN SELF REGULATED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS Syahrul Anwar
GEOMATH Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning dan self-regulated learning terhadap pemahaman matematis siswa, ditinjau dari siswa kategori self-regulated learning (tinggi, sedang, rendah). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Darul Fikri Pandeglang, sampel dipilih dua kelas secara acak, yaitu kelas X RPL sebagai kelas eksperimen, dan kelas X TSM sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melaui tes dan non tes. Tes berupa 5 soal pemahaman matematis, sedangkan non tes berupa soal angket self-regulated learning. Pretest diberikan sebagai tes awal sebelum perlakuan problem based learning, sedangkan posttes dilakukan setelah diberikan perlakuan problem based learning.  Hasil yang diperoleh setelah proses pembelajaran dengan problem based learning dan self regulated learning terlihat adanya pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman matematis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model problem based learning dan self-regulated learning berpengaruh terhadap pemahaman matematis siswa.
PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN SELF CONCEPT SISWA SMP Syahrul Anwar; Yusup Junaedi
GEOMATH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.879 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki, mengetahui, dan mendeskripsikan pencapaian akhir dan peningkatan self concept siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan realistic mathematics education dan konvesional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarsari tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain penelitian concurrent embedded design. Instrumen penelitian terdiri dari skala self concept, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data memuat dua jenis yakni data kuantitatif yang terdiri dari statistik deskriptif dan inferensial adapun data kualitatif memuat temuan informasi melalui observasi dan wawancara yang dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pencapaian akhir dan peningkatan self concept siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan realistic mathematics education lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Rata-rata skala self concept siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan realistic mathematics education adalah 49,41 dengan rata-rata gain sebesar 0,20, sedangkan rata-rata skala self concept siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional adalah 46,47 dengan rata-rata gain 0,10. Kata kunci: realistic mathematics education; self concept
PENCAPAIAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTsN MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY CO-OPERATION MODEL Yusup Junaedi; Syahrul Anwar
GEOMATH Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.659 KB)

Abstract

This study aims to determine the achievement of students' mathematical problem solving ability through Inquiry Co- operation Model (ICM) learning, because findings of previous research identified that students still lack the ability to achieve good achievements in mathematics learning. The research method used was a quasi-experimental design with a post-test only control group design. The population in this study were all students of class VIII MTsN in one MTsN in Lebak, Banten Province 2022/2023. The sample selection was conducted randomly against the population class, so that the experimental group is given the treatment of ICM learning and the control group was given the treatment of direct learning. The results showed that: a) as a whole, the achievement of students' mathematical problem solving abilities that obtained ICM learning was higher than students who obtained direct learning; b) based on the high, medium and low KAM categories, the achievement of mathematical problem solving ability of students who obtained ICM learning was higher than students who obtained direct learning with the same KAM category.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERPIKIR ABSTRAKSI MATEMATIS PADA MATERI GEOMETRI RUANG Syahrul Anwar; Yusup Junaedi; Moh. Rizal Umami
GEOMATH Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki, mengetahui, dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir abstraksi dalam materi geometri ruang. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMK di Kabupaten Pandeglang, Banten tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Instrumen penelitian terdiri dari tes uraian kemampuan berpikir abstraksi matematis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data induktif meliputi : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan tes kemampuan berpikir abstraksi matematis meliputi kesalahan dalam membuat pemodelan matematika, kesalahan konsep dan kesalahan sistematis. Sedangakan kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan tes kemampuan abstraksi matematis pada kelas yang mendapat pembelajaran konvensional meliputi kesalahan dalam membuat pemodelan matematika, kesalahan konsep, kesalahan sistematis dan kesalahan hitung. Kata kunci: kemampuan berpikir abstraksi matematis; geomteri ruang
Profil Kemampuan Penalaran dan Disposisi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Gender dan Level Sekolah Anwar, Syahrul; Yulianto, Dwi
GEOMATH Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/geomath.v3i1.876

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa di sekolah yang menyebabkan siswa kurang terlibat dalam pembelajaran atau siswa jarang diberi kesempatan untuk bertanya atau mengemukakan pendapat sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa belum dapat tersampaikan. . Penelitian ini menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk melihat perbedaan pembelajaran PMRI dengan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari jenis kelamin siswa. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII Yayasan Al Sudais Indonesia. Sampel yang digunakan adalah 2 kelas yang dipilih dengan teknik cluster random sampling yaitu 1 kelas sebagai kelas eksperimen dengan pendekatan PMRI dan 1 kelas sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Analisis data yang digunakan adalah uji normalize gain, uji ANOVA dua arah, uji t, dan uji Kruskal-Wallis. Temuan dari penelitian ini adalah: a) kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan pendekatan PMRI lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, b) kemampuan komunikasi matematis siswa laki-laki dan perempuan yang mengikuti pembelajaran matematika pembelajaran dengan pendekatan PMRI tidak. terdapat perbedaan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan c) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan perbedaan gender dalam peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Kata kunci: PMRI, Etnomatematika, Kemampuan Komunikasi Matematis, Jenis Kelamin
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERPIKIR ABSTRAKSI MATEMATIS PADA MATERI GEOMETRI RUANG Anwar, Syahrul; Junaedi, Yusup; Umami, Moh Rizal
GEOMATH Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/geomath.v3i2.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki, mengetahui, dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir abstraksi dalam materi geometri ruang. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMK di Kabupaten Pandeglang, Banten tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Instrumen penelitian terdiri dari tes uraian kemampuan berpikir abstraksi matematis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data induktif meliputi : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan tes kemampuan berpikir abstraksi matematis meliputi kesalahan dalam membuat pemodelan matematika, kesalahan konsep dan kesalahan sistematis. Sedangakan kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan tes kemampuan abstraksi matematis pada kelas yang mendapat pembelajaran konvensional meliputi kesalahan dalam membuat pemodelan matematika, kesalahan konsep, kesalahan sistematis dan kesalahan hitung.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA Pancatama, Yogi; Anwar, Syahrul; Zakaria, Muahor
GEOMATH Vol 4 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/geomath.v4i1.959

Abstract

The purpose of this research is to find out the influence of the student facilitator and explaining learning model on students’ mathematical reasoning abilities. The research subject were class X students SMK Negeri 1 Cikulur for the 2022/2023 academic year. The method used is quantitative with a Pretest-Posttest Control Group Design. The sampling technique was carried out using random sampling which was chousen randomly. The data collection technique used was a question testin the forem of a description. Data analysis technique contain two types, namely quantitative data consisting of descriptive and inferential statistic. Hypothesis testing was carried out using a paired sample test (t test). The findings show that in the experimental class the avarage pretest value was 30,00 and avarage posttest value was 78,17. In the control class, the avarage pretest value obtained a result of 28,50 and an avarage posttest score of 73,33. It means if a comparison is made between the two samples there is a significanet difference that is value 3,34, where the experimental class is superior by using the model student facilitator and explaining learning compared to the control class using the expository learning model. Based on the results of hypothesis testing, where the sig (2-tailed) value is 0,000 0,05, it can be said that Ho is rejected and Ha is accepted, which meanes there is an influence of the student Learning model facilitator and explaining on the mathematical reasoning ability of the student. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap kemampuan penelaran matematis siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Cikulur tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian Pretest-postest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan Random Sampling yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes soal berbentuk uraian. Teknik analisis data memuat dua jenis yakni data kuantitatif yang terdiri dari statistika deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan Uji paired sampel t test. Hasil temuan menunjukan pada kelas eksperimen rata-rata nilai pretest sebesar 30,00, dan rata-rata nilai posttest sebesar 78,17. Sedangkan kelas kontrol rata-rata nilai pretest memperoleh hasil sebesar 28,50, dan rata-rata nilai posttest sebesar 73,33. Artinya jika dilakukan suatu perbandingan antara dua sampel maka terdapat selisih nilai yang cukup signifikan yaitu sebesar 3,34 dimana kelas eksperimen lebih unggul dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.
ANALISIS HASIL AKHIR KEMAMPUAN NUMERASI MELALUI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 5 Junaedi, Yusup; Yulianto, Dwi; Anwar, Syahrul; Umami, Moh. Rizal
GEOMATH Vol 4 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STKIP La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/geomath.v4i1.965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa dalam menyelesaikan posttest asesmen kompetensi minimun (AKM) pada program kampus mengajar angkatan 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa kelas V di SD Negeri 3 Citeras. Instrumen penelitian terdiri dari 20 soal AKM berupa pilihan ganda kompleks, pilihan ganda, menjodohkan, dan benar salah serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata kemampuan numerasi siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 67%. Kompetensi yang dikuasai oleh mayoritas siswa ialah mengenai pemahaman siswa terhadap bilangan cacah dengan persentase 100%. Kompetensi yang dikerjakan dengan persentasi benar kisaran 50%-60% ialah cara penyajian data sederhana. Sedangkan kompetensi yang termasuk kategori sukar dikerjakan oleh siswa ialah menghitung keliling dan luas persegi panjang bila diketahui panjang dan lebarnya, dan menghitung panjang atau lebar bila diketahui luas/keliling dan salah satu sisinya dengan persentase 3%.