Articles
PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PENDETEKSI POSISI KORBAN BENCANA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328
Syadza Sausan;
Mohd Syaryadhi;
Aulia Rahman
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bencana merupakan suatu peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat dihindari, seperti halnya gempa bumi yang dapat menyebabkan jatuhnya korban jiwa manusia. Pasca terjadi bencana, evakuasi korban yang masih hidup harus segera dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan, tim SAR (search and rescue) akan membantu untuk menyelamatkan korban. Namun informasi tentang posisi korban belum dapat diketahui dengan dan lingkungan disekitar lokasi bencana masih sangat berbahaya untuk ditinjau, sehingga beresiko jika tim SAR langsung turun ke lokasi tersebut. Penelitian ini menghasilkan rancangan prototipe sistem pendeteksi posisi korban bencana yang mampu menberikan informasi posisi korban pada lokasi bencana dengan waktu singkat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu robot sebagai platform dikontrol untuk berhenti pada suatu titik dan user mengaktifkan sistem untuk melakukan proses pendeteksian posisi korban bencana. Prototipe sistem ini menggunakan sensor PIR untuk mendeteksi ada atau tidaknya korban, sensor ultrasonik untuk mengukur jarak korban dengan prototipe dan sensor kompas sebagai penunjuk arah korban. Data informasi yang diperoleh dari sensor dikirim dan ditampilkan pada PC user secara nirkabel. Sistem ini mampu mendeteksi korban dengn jarak maksimum 390 cm dengan kondisi korban tidak terhalang seluruhnya oleh benda yang jatuh akibat bencana. Persentase keberhasilan penunjukan posisi korban yaitu 94.37% dengan perbedaan sudut 12.59° dan persentase keberhasilan pengukuran jarak korban dengan sistem 66.58% pada pengujian skala Laboraturium. Kata Kunci: Bencana, posisi korban, sensor PIR, sensor ultrasonik, sensor kompas.
SISTEM AUTOMASI PENGERING DAUN KELOR UNTUK PEMBUATAN TEH ALAMI BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328P
Al Bahri;
Yunidar Yunidar;
Mohd. Syaryadhi;
Melinda Melinda;
M Fahrur Rozi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/kitektro.v0i0.23664
Moringa Oleifera atau daun kelor dikenal sebagai salah satu makanan yang dikenal dunia sebagai superfood. Salah satu manfaat daun kelor adalah sebagai bahan baku pengolahan teh alami. Dalam proses pengolahan teh daun kelor alami, ada langkah-langkah tertentu yang perlu diperhatikan, yaitu langkah mengeringkan daunnya. Proses pengeringan daun kelor dilakukan pada suhu 30-35° untuk menjaga kandungan nutrisi tetap utuh dan dilakukan tanpa sinar matahari langsung hingga kadar air mencapai maksimal 8% dari berat aslinya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengering daun kelor menggunakan mikrokontroler ATmega328P dengan mengontrol fan, exhaust, elemen pemanas, buzzer dan layar LCD dari pembacaan sensor suhu DS18B20 dan sensor berat. Menurut hasil pengujian, pengering ini dapat menghasilkan daun kelor kering dengan kelembaban 8%, suhu pengeringan sekitar 30-35° C, untuk menjaga kandungan nutrisi pada daun kelor.
PENGENDALIAN ROBOT MOBIL OTONOM PEMOTONG RUMPUT MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY
Muhammad Firdaus;
Mohd Syaryadhi;
Aulia Rahman
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan robot untuk menjaga kebersihan telah banyak digunakan, salah satunya adalah robot untuk memotong rumput. Tapi robot pemotong rumput (lawn mower) masih banyak digerakkan secara manual. Pada tugas akhir ini di bahas suatu sistem robot mobil otonom pemotong rumput yang dapat menjelajah suatu area. Sensor ultrasonik digunakan untuk mendeteksi pembatas sisi area. Sensor warna berfungsi sebagai on/off putaran motor dc yang digunakan pada robot mobil. Robot ini menggunakan mikrokontroler ATmega2560 sebagai pusat pengendalian. Cara kerja robot yaitu bergerak sesuai perintah yang ditentukan pada program Arduino dan seluruh motor akan berhenti ketika mendeteksi warna merah. Bagian depan robot mobil ini dipasang sensor ultrasonik dan bagian bawah mobil dipasang sensor warna. Sensor-sensor ini terhubung ke pusat pengendalian, untuk menggerakkan robot sesuai fungsi yang telah diberikan. Metode logika Fuzzy yang digunakan pada robot mobil ini bertujuan untuk mengatur kecepatan motor ketika menerima input dari sensor ultrasonik, sehingga gerakan robot pada saat berubah arah menjadi lebih mulus. Hasil yang telah dicapai dari penelitian ini adalah robot mobil yang dapat bergerak secara otomatis untuk menjelajahi area yang telah ditentukan guna memotong rumput dengan metode logika Fuzzy.Kata Kunci— Robot Mobil Pemotong Rumput, Sensor Warna, Mikrokontroller ATmega2560, Sensor Ultrasonik, Logika Fuzzy
Perancangan Prototipe Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor Berbasis Mikrokontroler ATmega328
Syarifah Mutia Bazlina;
Mohd. Syaryadhi;
Zul Helmi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan kemiringan dari sebuah bukit merupakan salah satu penyebab bencana longsor. Untuk mendeteksi perubahan kemiringan tanah ini, dibutuhkan perangkat yang relatif mahal bagi warga sekitar perbukitan. Salah satu cara untuk mengetahui perubahan kemiringan tanah adalah menggunakan teknologi tilt meter/inclinometer yang sebelumnya pernah digunakan pada pemantauan longsor di Jerman. Kesulitan untuk mengukur perubahan kemiringan ini, menjadi kendala tersendiri bagi warga untuk mencapai sikap siaga terhadap bencana. Dalam penelitian ini, dilakukan penelitian sistem peringatan dini untuk bencana longsor dengan kemiringan tanah sebagai indikasi kemungkinan terjadinya bencana longsor. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan accelerometer 3-axis ADXL335 sebagai sensor kemiringan, ATmega328P sebagai mikrokontroler, dan buzzer serta LED yang diletakkan di sekitar rumah warga sebagai peringatan dini bencana longsor. Accelerometer ADXL335 diletakkan di dalam tanah untuk dapat mengukur perubahan kemiringan bukit yang diukur. Data perubahan kemiringan yang diperoleh dari accelerometer ini selanjutnya digunakan untuk menentukan nilai tingkat peringatan yang ditransfer ke PC Central yang ada di desa dengan menggunakan komunikasi serial RS485 untuk selanjutnya direkam dan mengaktifkan sistem peringatan untuk memberikan peringatan dini. Pada prototype sistem peringatan ini terdapat 4 tingkat peringatan yang akan diberikan kepada warga, yaitu “AMAN”, “WASPADA”, “SIAGA”, dan “AWAS”. Prototipe sistem ini mampu mendeteksi perubahan kemiringan tanah dengan tingkat presisi 1°. Prototipe sistem ini memiliki tingkat kesalahan sebesar 11%. Realisasi pembuatan prototipe sistem peringatan dini bencana longsor ini dapat membantu warga sekitar perbukitan yang rawan longsor untuk dapat lebih siaga menghadapi terjadinya bencana longsor dan dapat membantu BMKG untuk menganalisa perubahan kemiringan dari perbukitan
PENERAPAN WIRELESS SENSOR NETWORK BERBASIS ESP8266 UNTUK PEMANTAUAN DAN PROSES BUDIDAYA TANAMAN CABAI MERAH
Ulul Azmi;
Mohd. Syaryadhi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sumber utama pada pertanian adalah air dan unsur hara tanah. Komponen ini harus dikontrol secara efisien. Kekurangan air dan unsur hara tanah adalah penyebab utama yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak optimal. Penerapan Wireless Sensor Network (WSN) merupakan salah satu langkah untuk membantu para petani dalam proses penyiraman tanaman cabai merah. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 sebagai pengendali aktuator dan sensor kelembaban tanah yang berguna sebagai alternatif untuk mendeteksi ketersediaan air dalam budidaya tanaman cabai merah. Pada sistem terdapat dua buah fitur yaitu fitur monitoring dan fitur penyiraman. Pada fitur monitoring sistem dapat memantau data suhu kelembaban udara, suhu udara dan kelembaban tanah. Pada fitur penyiraman sistem dapat melakukan proses penyiraman ketika kelembaban tanah di bawah 50% dan menghentikan proses penyiraman ketika mencapai kelembaban 70%. Sistem juga dapat melakukan penyiraman secara manual melalui perintah langsung dari smartphone. Pada sistem juga terdapat sebuah sensor yang dapat memverifikasi apakah sistem sedang melakukan penyiraman atau tidak.
Perancangan Sistem Sortir Buah Kopi Berdasarkan Warna Dengan Teknik Citra Digital Berbasis Mikrokontroler Atmega 328p
Teuku Rizki Nanda;
Zulhelmi Zulhelmi;
Mohd. Syaryadhi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor yang menghasilkan devisa cukup tinggi bagi Indonesia. Untuk meningkatkan mutu dan nilai ekspor di Dunia tentunya membutuhkan adanya kopi yang berkualitas baik. Kualitas buah kopi dapat ditentukan pada saat proses panen terjadi. Tingkat kematangan buah kopi dapat dilihat dari warnanya yang mana buah yang telah matang ditandai dengan warna merah cerah. Proses yang dilakukan setelah panen buah kopi dikumpulkan pada suatu tempat lalu dilakukan penyortiran berdasarkan tingkat kematangannya. Saat ini penyortiran dilakukan secara manual oleh petani yang mana hasilnya kurang akurat dan efektif. Penelitian ini menawarkan sistem otomasi dapat membantu para petani dalam proses prenyortiran sehingga dapat mengklasifikasi buah kopi sesuai dengan tingkat kematangan. Citra buah kopi diperoleh dengan kamera dan diproses menggunakan Matlab yang terintregrasi dengan sistem. Citra tersebut diolah dengan melihat nilai RGB pada setiap citra yang diambil untuk menentukan kelompok warna buah yaitu merah, orange dan hijau. Buah dengan 3 kategori tersebut akan dikelompokan dengan suatu sistem pemilah dibawah kendali Atmega 328p. Penelitian ini menghasilkan rancangan prototipe sistem pemilahan buah kopi berdasarkan warna yang mampu mengelompokan berdasarkan warna dengan memanfaatkan metode pengolahan citra. Dari hasil penelitian yang dilakukan dari 90 sampel buah kopi keakuratan dari masing-masing ketegori yang terdiri dari 30 buah kopi berwarna merah adalah 93,333%, 30 buah kopi berwarna orange adalah 100% dan 30 buah kopi berwarna hijau adalah 86,666% dengan waktu pemilahan rata-rata perbuah 10,463924 detik.
RANCANG BANGUN PEMBAWA BUKU OTOMATIS MENGGUNAKAN ROBOT BERODA BERBASIS IOT (Internet of Things)
Nizam Salihin;
Mohd. Syaryadhi;
Yunidar Yunidar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/kitektro.v5i3.17814
Sistem layanan otomasi perpustakaan menjadi solusi untuk meningkatkan pelayanan pada perpustakaan salah satunya yaitu sistem pencarian buku melalui aplikasi smartphone atau desktop. Hanya saja solusi ini masih mengharuskan pemustaka untuk mengambil buku secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga. Pada penelitian ini dilakukan perancangan prototype robot beroda yang berfungsi untuk mengambilkan buku dari rak buku ke pemustaka secara otomatis. Robot dengan ukuran , dilengkapi 4 unit motor DC (direct current) sebagai penggerak dan menerapkan sistem line follower sebagai navigasi robot, sehingga robot mampu bergerak secara otomatis. Permukaan robot dilengkapi dengan motor stepper NEMA17 sebagai aktuator vertical linear motion yang akan membuat permukaan robot begerak secara vertical. Robot yang dirancang dilengkapi dengan teknologi IoT (Internet of Things) sehingga robot mampu terhubung dengan server database perpustakaan. Hasil pengujian prototype robot yaitu robot dengan total berat mencapai 2,92 Kg serta mampu membawa buku hingga 1000 gram dengan ukuran maksimal buku mencapa Robot mengkonsumsi daya sebesar 30,336 Watt dengan tegangan 12V. Sedangkan hasil pengujian vertical linear motion dengan persetanse kesalahan tertinggi 0,73%.
Restful Web Service Untuk Pemantauan dan Pengendalian Peternakan Ayam Broiler
Darmawansyah Darmawansyah;
Mohd. Syaryadhi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peternakan ayam broiler membutuhkan pemantauan yang intensif, diantaranya pengecekan pakan, air dan mengatur suhu pada kandang. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk pemantauan dan pengendalian peternakan ayam broiler adalah dengan menerapkan konsep Internet of Things (IOT). Kandang ayam broiler yang telah dilengkapi dengan berbagai sensor dan aktuator terhubung dengan Restful Web Service. Pada penelitian ini dibangun Restful Web Service dengan menggunakan layanan Google Cloud Platform App Engine. Pada Restful Web Service yang telah dibangun kemudian dilakukan pengujian Unit Testing, Blackbox Testing, implementasi pada prototipe dan analisa data kecepatan waktu pengiriman. Dengan adanya Restful Web Service ini diharapkan dapat digunakan oleh pengembang perangkat IOT dan pengembang aplikasi mobile untuk pemantauan dan pengendalian peternakan ayam broiler secara jarak jauh dan real time.