Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Praktik Menyusui Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Timur Ni Made Rai Widiastuti Rai; Ni Ketut Ayu Sugiartini; Ni Wayan Sukma Adnyani; Maria Gabriela Yuniati
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menyusui merupakan proses alami yang tidak mudah dilakukan, maka diperlukan latihan tehnik menyusui yang tepat. Teknik menyusui yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet dan ASI tidak keluar secara optimal, sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu. Bila bayi jarang menyusu maka akan berpengaruh terhadap produksi ASI, karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik dan praktek menyusui pada ibu nifas di Kota Denpasar. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Variabel yang digunakan adalah karakteristik meliputi umur, pendidikan, status pekerjaan, paritas dan praktik menyusui yang meliputi teknik menyusui, pola pemberian ASI dan kendala dalam memberikan ASI. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan diikuti secara prosfektif dalam masa nifas atau selama 42 hari. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik responden sebagaian besar yaitu 86,7% responden berumur 20-35 tahun, sebagian besar yaitu 66,7% dengan pendidikan tinggi, setengahnya yaitu 56,7% tidak bekerja, sebagian besar yaitu 63,3% multipara. Pada teknik menyusui didapatkan yaitu sebagian besar (73,3%) dalam ketegori baik dan sebagian kecil yaitu 26,7% dalam ketegori kurang baik. Pada pola pemberian ASI didapatkan sebagian besar yaitu 80% memberikan ASI saja dan sebagian kecil yaitu 20% memberikan tambahan susu formula. Kendala yang dihadapai saat pemberian ASI yaitu sebagian kecil yaitu 16,7% mengatakan putting susu lecet dan sebagian kecil yaitu 26,7% dengan bendungan ASI pada minggu pertama setelah kelahiran. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki praktek menyusui dalam kategori baik, sebagian besar ibu memberikan ASI saja dan kendala yang yang dihadapi yaitu lecet puting susu dan bendungan ASI pada minggu pertama setelah kelahiran. Diharapkan tenaga kesehatan dapat terus memfasilitasi ibu dalam menyusui dan dibantu dengan tambahan terapi komplementer seperti pijat oksitosin untuk membantu mengatasi bendungan ASI dan meningkatkan produksi ASI ibu nifas.
1035325 Studi Deskriptif : Yoga Prenatal Terhadap Ketidaknyamanan yang dialami Ibu Hamil Trimester III di Yayasan Bumi Sehat Ubud-Bali, Indonesia Ni Wayan Noviani; Ni Wayan Sukma Adnyani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.285 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v9i2.180

Abstract

Abstract During pregnancy, pregnant women will experience physiological and psychological changes. Changes in pregnancy may cause discomfort for the mother, especially in TM III. Prenatal yoga is an effective effort to reduce the discomfort experienced by pregnant women. The aim of this study is to identify prenatal yoga in reducing the discomforts of TM III pregnant women. This research is a descriptive study with cross-sectional design. The number of samples in this study were 50 pregnant women who met the inclusion criteria with a purposive sampling technique. The results were obtained based on the variable back pain most of the mothers did not feel significant back pain, most did not experience anxiety, most had a good resting pattern, physiological shortness of breath was reduced in TM III pregnant women and most did not experience cramps and swelling (physiology ) on the extremities. So it can be concluded that regular prenatal yoga can reduce discomfort TM III pregnant women. Keywords: Prenatal Yoga, Discomfort, Pregnant Women Trimester III
Pengaruh Kombinasi Prenatal Yoga dan Inhalasi Aromaterapi Lavender terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III Ni Wayan Sukma Adnyani; A. A. Santi Dewi; Maria Gabriela Yuniati; Ni Made Rai Widiastuti
Jurnal Genta Kebidanan Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.83 KB) | DOI: 10.36049/jgk.v12i2.96

Abstract

Kecemasan pada masa kehamilan merupakan perubahan psikologis disebabkan yang disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan yang bila tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada kondisi ibu dan janin. Pemberian prenatal yoga dan inhalasi lavender merupakan salah satu terapi non-farmakologi yang efektif dalam meredakan kecemasan dalam masa kehamilan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa pengaruh kombinasi Prenatal Yoga dan inhalasi aromaterapi Lavender terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Timur. Desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group design. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 responden dengan kriteria ; ibu hamil normal TM III tanpa riwayat komplikasi, memiliki keluhan ketidaknyamanan seperti cemas dan bersedia menjadi responden. Pengukuran tingkat kecemasan dapat menggunakan berbagai skala penelitian, salah satunya adalah Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS), serta analisa dilakukan secaa univariatuntuk mengetahui data distribusi dan frekuensi serta analisa bivariat dengan menggunakan uji mann-whitney. Berdasarkan hasil penelitian pada kelompok kontrol menunjukkan tidak ada pengaruh kombinasi Prenatal yoga dan inhalasi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan. Analisa kelompok perlakuan menyatakan ada pengaruh kombinasi prenatal yoga dan inhalasi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan. Berdasarkan analisa data dengan menggunakan mann whitney diperoleh p value0,000 dimana p value < 0,005 yang berarti bahwa ada pengaruh kombinasi prenatal yoga dan inhalasi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan Ibu Hamil TM III. Adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi petugas kesehatan dalam memberikan asuhan kebidanan berbasis nonfarmakologi dalam mengurangi ketidaknyamanan yang dialami selama masa kehamilan.
Sosialisasi Panduan Pemeriksaan Ibu Hamil pada Masa Era Adaptasi Kebiasaan Baru Di PMB Ni Made Serioni,A.Md.Keb Ni Wayan Sukma Adnyani; Anggreny Gita Loka
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.71

Abstract

COVID-19 sangat rentan menyerang masyarakat di berbagai kalangan kelompok dan usia, salah satunya adalah ibu hamil. Pada masa pandemi Covid-19 banyak ibu hamil yang enggan memeriksakan kehamilannya di tempat pelayanan kesehatan karena takut tertular virus corona dan adanya anjuran menunda pemeriksaan kehamilan dan kelas ibu hamil. Dukungan Bidan dalam mempertahankan kualiatas pelayanan ANC dengan sosialisasi Pedoman Pemeriksaan kehamila saat pandemi sangat penting diberikan. Melakukan identifikasi masalah , sosialisasi pedoman pemeriksaan kehamilan saat pandemi dan upaya pencegahan, dan evalusi dengan pemberian kuesioner. Berdasarkan pengetahuan diperoleh, sebagian besar (73%) dengan pengetahuan baik, berdasarkan penerapan protokol kesehatan diperoleh seluruh responden (100%) sudah menerapkan protokol kesehatan dan sebagian besar yaitu 12 (80%) teratur melakukan pemeriksaan kehamilan. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemberian KIE kepada ibu hamil agar dapat melakukan pemeriksaan secara teratur selama masa pandemic sesuai dengan umur kehamilan.serta bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah wawasan ibu hamil khususnya.
Hubungan Pengetahuan Ibu Bayi Dengan Penerapan Terapi Komplementer Pijat Bayi Terkait Upaya Pencegahan Stunting Widiani, Ayuk; Chania, Made Pradnyawati; Adnyani, Ni Wayan Sukma
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.542

Abstract

Stunting menyebabkan buruknya kemampuan kognitif, rendahnya produktivitas, serta meningkatnya risiko penyakit. Pijat bayi merupakan salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak balita karena dapat meringankan proses pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Ibu Bayi Dengan Penerapan Terapi Komplementer Pijat Bayi Terkait Upaya Pencegahan Stunting. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Analitik Correlational. Sampel dalam penelitian ini ibu yang memiliki bayi berusia 0 – 12 bulan yang berjumlah 190 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data bivariat dilakukan dengan uji  Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar yaitu 104 orang (54,7%) memiliki pengetahuan yang baik tentang pijat bayi, sebagian besar responden yaitu 137 orang (72,1%) menerapkan terapi komplementer pijat bayi pada bayinya dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu bayi dengan penerapan terapi komplementer pijat bayi (nilai p = 0,000). Dari hasil penelitian ini diharapkan pijat bayi lebih disosialisasikan kepada ibu bayi sehingga mereka mengetahui informasi tentang pijat bayi dan bagaimana cara melakukan pijat bayi yang baik dan benar.   Kata Kunci: pengetahuan ibu, penerapan, pijat bayi.
Pengaruh prenatal yoga terhadap lama kala II persalinan dan kejadian robekan perinium Noviani, Ni Wayan; Adnyani, Ni Wayan Sukma
Jurnal Kebidanan Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.9.2.2020.115-122

Abstract

Labor is assumed to be a painful and tense process, but labor can be passed with a sense of security and comfort without trauma. Yoga is considered one of the alternative therapies to prepare pregnant women physically, mentally, and spiritually to face the birth process and prevent perineal rupture. This study aims to determine prenatal yoga's effect on the duration of the second stage of labor and the incidence of perineal tears at the Bumi Sehat Foundation Ubud Bali in 2018. The study was conducted by analytic design with a prospective study approach. The research subjects used 50 pregnant women who gave birth at the Bumi Sehat Foundation. The study used Mann-Whitney and chi-square. Based on the data analysis of the influence between Prenatal yoga on the duration of the second stage of analysis using Mann-Whitney p-value <0.005 which means that there is an influence between prenatal yoga on the second time while based on Chi-square data analysis p-value 0.012 where p-value <0, 005 which means that there is an influence between Prenatal yoga and perineum tear. It can be concluded that prenatal yoga is effective in helping pregnancy and childbirth are minimally traumatic in women.
TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA TERHADAP PENANGANAN DEMAM PADA BALITA AKIBAT CORONA VIRUS DEASSES DI PUSKESMAS ROWOSARI KOTA SEMARANG Adnyani, Ni Wayan Sukma; Sugiartini, Ni Ketut Ayu
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 1 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.3499

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit saluran napas yang ditandai dengan demam. Di masa pandemic COVID-19, orang tua merasa cemasapabila anak mengalami demam dan cenderung melakukan pengobatan secara mandiri terlebih dahulu.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecemasan dan penanganan demam pada balita masa pandemic COVID-19 di Kota Semarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, tehnik sampling purposive sampling , responden berjumlah 40 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan melalui google form.Hasil penelitian ini tingkat kecemasan responden paling banyak adalah cemas sedang sebanyak 29 responden (81 %), penanganan demam paling banyak dilakukan oleh orang tua adalah memberikan obat penurun panas secara mandiri sebanyak 31 responden (53,4 %). Kesimpulan dalam penelitian ini tingkat kecemasan orang tua adalah cemas sedang dan orang tua memilih memberikan obat penurun panas ketika anak demam sebagai alternatif pengobatan demam di masa pandemic COVID-19.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DALAM KEHAMILAN Dewi, Ovi Puspita; Adnyani, Ni Wayan Sukma
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 3, No 1 (2022): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.311 KB) | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.3470

Abstract

Anemia of pregnancy can cause high morbidity and mortality rates. This study aims to explore the maternal knowledge level of anemia of pregnancy reviewed based on age, education and parity. This study has 30 samples. The results shows that the maternal knowledge level of anemia on pregnancy is as follows: mothers <20 years of age had low level of knowledge (77,78%); mothers with low education had low level of knowledge (80%); and primigravid mothers had low level of knowedge as well (75%). Thus, it can be concluded that low level of knowledge regarding anemia on pregnancy can generally be found in mothers whose age is <20 years, with low education, and who are expecting their first child.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DALAM KEHAMILAN dewi, ovi puspita; Ni Wayan, Sukma Adnyani
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 4, No 1 (2023): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v3i1.3476

Abstract

Anemia of pregnancy can cause high morbidity and mortality rates. This study aims to explore the maternal knowledge level of anemia of pregnancy reviewed based on age, education and parity. This study has 30 samples. The results shows that the maternal knowledge level of anemia on pregnancy is as follows: mothers <20 years of age had low level of knowledge (77,78%); mothers with low education had low level of knowledge (80%); and primigravid mothers had low level of knowedge as well (75%). Thus, it can be concluded that low level of knowledge regarding anemia on pregnancy can generally be found in mothers whose age is <20 years, with low education, and who are expecting their first child.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Tehnik Akupresur Dan Afirmasi Positif Terhadap Breastfeeding Self Efficacy Pada Ibu Postpartum Ni Nyoman Deni Witari; Ni Wayan Sukma Adnyani; Ni Ketut Ayu Sugiartini; Ni Made Ari Febriyanti; Ni Made Widiastuti
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i2.3924

Abstract

Kepercayaan diri ibu menyusui merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan menyusui dan dapat menjadi prediktor keputusan ibu menyusui atau tidak. Ibu dengan self efficacy rendah dalam mempunyai risiko tiga kali lebih besar untuk menunda inisiasi menyusui dan menghentikan pemberian ASI eksklusif sebelum waktunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh pemberian kombinasi akupresur dan afirmasi positif terhadap efikasi diri menyusui. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen yaitu desain single-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di UPTD Puskesmas I Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Denpasar Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 34 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan metodologi purposive sampling. Peneliti menggunakan kuesioner Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) untuk mengumpulkan data, dan melakukan analisis data dengan menggunakan uji univariat dan Uji Wilcoxon. Hasilnya menunjukkan nilai z sebesar -5,045, dengan Asymp.Sig dua sisi. sebesar 0,000 (nilai p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian akupresur dan afirmasi positif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap self efficacy menyusui. Penerapan akupresur dan afirmasi positif dapat meningkatkan rasa percaya diri ibu menyusui pada tahap awal menyusui.