Malki Ahmad Nasir
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Dakwah Ustaz Obay kepada Anak Jalanan di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung Anita Syahrani; Nia Kurniati Syam; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8300

Abstract

Abstract. The increasing number of street children in large cities like Bandung is a complex social problem. They live on the streets without adequate religious guidance, education, and affection, making them vulnerable to deviations such as drug abuse, violence, and other deviant behavior. In this context, da'wah plays a crucial role in fostering and guiding them towards a better life. This study aims to determine the da'wah method used by Ustaz Obay for street children and the challenges he faces. The title is "Ustaz Obay's Dakhwah Method For Street Children In Improving Islamic Religious Understanding In Bojongloa Kaler District, Bandung City." This study uses a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques. The results show that Ustaz Obay applies the methods of bil hikmah, mau'izhah hasanah, and al-mujadalah in an empathetic, communicative manner, and touches the emotional aspects of children. This method has proven effective in improving street children's understanding of faith, worship, morals, and awareness of the meaning of life. Ustaz Obay's preaching is a concrete example of a transformative preaching approach for marginalized communities. Abstrak. Fenomena meningkatnya jumlah anak jalanan di kota-kota besar seperti Bandung menjadi persoalan sosial yang kompleks. Mereka hidup di jalanan tanpa bimbingan agama, pendidikan, dan kasih sayang yang memadai, sehingga rentan terhadap penyimpangan seperti narkoba, kekerasan, dan perilaku menyimpang lainnya. Dalam konteks ini, dakwah memiliki peran penting untuk membina dan membimbing mereka menuju kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan Ustaz Obay kepada anak jalanan dan apa saja tantangannya, dengan judul “Metode Dakwah Ustaz Obay Kepada Anak Jalanan Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustaz Obay menerapkan metode bil hikmah, mau’izhah hasanah, dan al-mujadalah secara empatik, komunikatif, dan menyentuh aspek emosional anak. Metode tersebut terbukti efektif meningkatkan pemahaman anak jalanan dalam hal akidah, ibadah, akhlak, serta kesadaran akan makna hidup. Dakwah yang dilakukan Ustaz Obay menjadi contoh nyata pendekatan dakwah transformatif bagi komunitas marginal.
Pola Dakwah dalam Program Kafilah Du’at Ma’had Aly Baiturrahman Garut Laila Nazmi Zahrani; Irfan Safrudin; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8338

Abstract

Abstract. This research discusses the preaching patterns in the Kafilah Du’at program at Ma’had Aly Baiturrahman IAI Persis Garut, focusing on the implementation, the strategy of communication, the supporting and hindering factors. This program aims to spread the Islamic preaching in 3 areas that all frontier, outermost, and disadvantaged regions through a more social, humanistic, and contextual approach. The method used is descriptive qualitative with observation, interviews, and documentation as the data collection techniques. The data were obtained from Kafilah Du’at members, local communities, and program organizers. The results show that the preaching patterns applied are adaptive through social communication approaches based on ethics and courteous communication, supported by religious studies activities and community empowerment. The main obstacles include the limited facilities and the community’s low which are understanding of religion, while the supporting factors are well-structured personnel development and strong institutional support. This program has proven effective in building emotional connections and gradually increasing religious understanding among the community. Abstrak. Penelitian ini membahas pola dakwah dalam program Kafilah Du’at di Ma’had Aly Baiturrahman IAI Persis Garut, dengan fokus pada bagaimana pelaksanaan, pola dakwah yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Program ini bertujuan menyebarkan dakwah ke daerah 3T dengan pendekatan yang lebih sosial, humanis, dan kontekstual. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari anggota Kafilah Du’at, masyarakat setempat, dan pengelola program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola dakwah yang diterapkan bersifat adaptif melalui pola pendekatan komunikasi sosial berbasis adab dan komunikasi santun, didukung dengan kegiatan kajian agama dan pemberdayaan masyarakat. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas dan pemahaman agama masyarakat yang masih minim, sementara faktor pendukungnya adalah pembinaan kader yang terstruktur dan dukungan lembaga yang kuat. Program ini terbukti mampu membangun kedekatan emosional dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat secara bertahap.
Memakmurkan Masjid Al-Mubarokah dengan Gaya Milenial: Kontribusi dan Peran Ikatan Remaja Jajang Syamsul Wildan; Malki Ahmad Nasir; Ahmad Mudakir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9939

Abstract

Abstract. This study aims to examine the contribution of the Al-Mubarokah Mosque Youth Association (IRMA) in enhancing the prosperity of Al-Mubarokah Mosque in Pasirbiru Hamlet through a millennial-based approach to promote the development of religious activities. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that prior to the establishment of IRMA, religious activities at the mosque attracted limited public interest due to the lack of program innovation. After IRMA was formed, religious activities improved through creative programs, the use of social media, and activities tailored to the characteristics of the younger generation. Supporting factors include members’ enthusiasm and community leaders’ support, while obstacles involve limited facilities and uneven community participation. This study concludes that IRMA plays a significant role in developing religious activities through innovative and adaptive da’wah strategies. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi Ikatan Remaja Masjid Al-Mubarokah (IRMA) dalam upaya memakmurkan Masjid Al-Mubarokah Dusun Pasirbiru melalui pendekatan khas generasi milenial guna mendorong peningkatan kegiatan keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum IRMA didirikan, kegiatan keagamaan di masjid kurang mendapatkan minat masyarakat akibat keterbatasan inovasi program. Setelah IRMA terbentuk, kegiatan keagamaan mengalami perkembangan melalui penyelenggaraan program kreatif, pemanfaatan media sosial, serta kegiatan yang disesuaikan dengan karakter generasi muda. Faktor pendukung keberhasilan meliputi antusiasme anggota dan dukungan tokoh masyarakat, sedangkan hambatan yang dihadapi berupa keterbatasan fasilitas serta keterlibatan jamaah yang belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IRMA berperan penting dalam mengembangkan kegiatan keagamaan melalui strategi dakwah yang inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman.