Rinda Suciarti
STIK Bina Husada Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Mengontrol Risiko Perilaku Kekerasan dengan Terapi Progressive Muscle Relaxation pada Penderita Resiko Perilaku Kekerasan Mareta Akhriansyah; Raden Surahmat; Amalia Amalia; Rinda Suciarti
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i1.1054

Abstract

Violent behavior often arises as a response to severe stress, anger, or unresolved environmental pressure, especially in patients with mental disorders that have a detrimental impact on themselves, others, and the environment. One form of non-pharmacological therapy that can be taught to clients in controlling violent behavior is using Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy. For this reason, the author is trying to provide a solution through community service activities in the form of the application of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy to reduce angry behavior in RPK patients. The activity was carried out on Tuesday, November 9, 2024 with 30 RPK patients as participants at the Mitra Mulia Husada Foundation in Palembang. The results of the activity obtained an average pretest score of 3.8 and after the training, the average score was 10.7. This condition indicates that there is an increase in patient understanding in implementing Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy. Therefore, it is recommended that the Mitra Mulia Husada Foundation can apply this therapy to mental disorder patients who experience angry behavior because this therapy can be done without using special equipment and is easy to understand for patients and health workers
PENGARUH TERAPI SPIRITUAL WUDHU TERHADAP TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI YAYASAN Fathiya Fakhiratinnisa; Mareta Akhriansyah; Raden Surahmat; Hili Aulianah; Rinda Suciarti; Widya Arisandy
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1562

Abstract

Latar Belakang: Perubahan perilaku individu seperti mengancam, gaduh, tidak bisa diam, mondar-mandir, gelisah, intonasi suara keras, ekspresi tegang, bicara dengan semangat, agresif, nada suara tinggi, dan bergembira secara berlebihan adalah tanda dan gejala yang sering ditunjukkan oleh individu yang rentan terhadap perilaku kekerasan. Penanganan pasien resiko perilaku kekerasan dapat dilakukan dengan terapi spiritual wudhu yang merupakan salah satu bentuk tindakan terapi komplementer. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi spiritual wudhu terhadap tanda dan gejala pada pasien resiko perilaku kekerasan di Yayasan Mutiara Tanjung Enim. Metode: Desain ini penelitian pre-experimental dengan pendekatan one group pretest posttest group design dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden diambil dengan teknik  purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilaksanan pada tanggal 23-25 Mei 2025 di Yayasan Mutiara Tanjung Enim. Hasil: Diperoleh nilai rerata tanda dan gejala resiko perilaku kekerasan responden sebelum diberikan terapi wudhu  sebesar 9,82 (sedang) dan sesudah diberikan terapi wudhu  sebesar 7,41 (ringan) dan menunjukkan ada perbedaan yang bermakna total skor tingkat tanda dan gejala sebelum dan sesudah dilakukan terapi spritual wudhu (p value = 0,000). Saran: Diharapkan terapi spiritual wudhu ini dapat diterapkan  sebagai solusi non farmakologi untuk menurunkan tanda dan gejala pada pasien resiko perilaku kekerasan. Kata Kunci: Resiko Perilaku Kekerasan, Tanda dan Gejala, Spiritual, Terapi Wudhu