Nuhung, Nabila Fitriyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Tindakan Bullying di KalanganPelajar melalui media pembelajaran di kelas X D SMAN 1 Wundulako Tomsio, Ismail; Barra, Johanes; Nuhung, Nabila Fitriyani; Yanti, Fitra; Azis, Muh.Zul; Karnaedi, Karnaedi; Rahmat, Rahmat; Alimuddin, Alimuddin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4704

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masayarakat edukasi pencegahan tindakan bullying melalui media pembelajaran di kelas X D SMAN 1 Wundulako. Masalah utama yang ditemukan yaitu rendahnya kesadaran siswa terhadap bentuk, dampak, dan konsekuensi bullying, di mana sebagian siswa masih menganggap perilaku mengejek, mengucilkan, atau memberi julukan sebagai hal yang wajar dalam pergaulan. Metode yang digunakan adalah edukatif partisipatif, yaitu pendekatan yang menggabungkan penyampaian materi dengan keaktifan siswa dalam setiap tahap kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi 4 tahap, yaitu: (1) tahapan persiapan; (2) pelaksanaan; (3) evaluasi; serta (4) keberlanjutan program. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa, dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif menggunakan media presentasi, diskusi, dan studi kasus, serta diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kategori nilai “Sangat Baik” dari 5 menjadi 10 siswa, serta penurunan pada kategori “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep, bentuk, dan strategi pencegahan bullying. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran, empati, serta komitmen siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying. Bullying Prevention Education among Students through Learning Media in Grade X D of SMAN 1 Wundulako Abstract Community service activities to educate on bullying prevention through learning media in class X D SMAN 1 Wundulako. The main problem found was the low awareness of students regarding the forms, impacts, and consequences of bullying, where some students still consider the behavior of teasing, ostracizing, or giving nicknames as normal in social interactions. The method used was participatory education, an approach that combines material delivery with student activity in each stage of the activity. The implementation method includes 4 stages, namely: (1) preparation stage; (2) implementation; (3) evaluation; and (4) program sustainability. The activity began with a pre-test to determine the level of students' initial understanding, continued with interactive material delivery using presentation media, discussions, and case studies, and ended with a post-test to measure the increase in understanding. The results showed a significant increase in the "Very Good" category from 5 to 10 students, as well as a decrease in the "Quite Good" and "Less Good" categories. This shows that the education provided is effective in increasing students' understanding of the concepts, forms, and strategies for preventing bullying. Thus, this activity has a positive impact in fostering students' awareness, empathy, and commitment to creating a school environment that is safe, comfortable, and free from bullying
Pembuatan Taman Desa sebagai Upaya Penataan Lingkungan di Desa Rano Jaya Wahyuni, Agitya; Nuhung, Nabila Fitriyani; Asniar, Asniar; Zabinah, Anugrah Bella; Pricilla, Putri; Akram, Akram; Aziz, Suci Hasriani; Sandin, Milka; Rahmadani, Resah; Putri, Rifka Ardita; Aditia, Irgi; Revadianti, Shakila; Tolago, Siswanto; Djuli, Yuvita Satriani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.6685

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan menata area lingkungan Desa Rano Jaya, kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka, yang berdasarkan observasi awal belum memiliki bentuk taman yang jelas. Kegiatan dilaksanakan pada 19 juli - 13 Agustus 2026 melalui observasi, pembersihan lokasi, persiapan bahan, pembangunan pagar, penataan jalur batu, penanaman tanaman dan bunga, pembuatan dekorasi , serta perawatan awal. Pelaksana utama kegiatan adalah 13 mahasiswa KKN dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan serta dukungan pemerintah desa dan masyarakat pada beberapa tahap. Bahan yang digunakan meliputi kayu, bambu, batu, tanaman dan bunga, ban bekas, serta botol bekas sesuai ketersediaan di lokasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi foto, catatan tahapan pekerjaan, laporan akhir KKN, dan rekap mingguan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dengan indikator yang dibatasi pada perubahan fisik yang dapat diamati. Hasil menunjukkan bahwa area. Data mengenai luas taman, jumlah tanaman, jumlah material, jumlah masyarakat yang terlibat, dan tingkat penggunaan taman tidak tercatat, sehingga dampak sosial dan ekologis jangka panjang belum dapat dinilai secara kuantitatif. Village Park Development for Environmental Improvement in Rano Jaya Village Abstract This community service activity aimed to arrenge an environmental area Rano Jaya Village, Toari District, Kolaka Regency, which, based on initial observation, did not yet have a clear park structure. The activity was conducted from july 19 to August 13, 2026 through observation, site cleaning, material preparation, fence construction, stone-path arrangement, planting, decoration, and initial maintenance. The main implementers were 13 KKN students, assisted by a field supervisor and supported by the village government and community members at several stages. The materials consisted of wood, bamboo, stones, plants and flowers, used tires, and used bottles according to availability at the site. Data were collected through direct observation, photographic documentation, work-stage notes, the final KKN report, and weekly recaps. Evaluasi used a descriptive approach with indicators limited to observable physical changes. The results show that area, previously dominated by soil, grass, and shrubs, was provided with a park boundary, stone path, vegetation, decorative elements, and simple seating. Initial maintenance was also carried out through watering and site checking. Data on park area, number of plants, quantity of materials, number of participating residents, and park use were not recorded; therefore, long-term social and ecological impacts could not be quantitatively assessed.