Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Partisipatif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan: Kolaborasi Bersama Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Septri Anisa; Harris Nasution; Sulthan Jiyad Muqsith; Roby Hadi Putra; Khalila Husnasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2491

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengawasan pemilu, terutama terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan jalannya pemilu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mereka untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu. Pendekatan yang diterapkan dalam program ini adalah metode partisipatif yang meliputi pelatihan intensif, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada masyarakat mengenai mekanisme pengawasan pemilu. Pengabdian ini menggunakan Metode Partisipatory Action Research. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan kemampuan dalam partisipasi masyarakat, baik dari sisi pemahaman tentang regulasi pemilu, keterampilan dalam melakukan pengawasan, serta kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan dalam proses demokrasi. Melalui kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat, program ini mampu menciptakan pengawasan yang lebih transparan dan partisipatif, sekaligus memperkuat demokrasi yang berkelanjutan di tingkat lokal. Oleh karena itu, program ini dapat menjadi model bagi penguatan pengawasan pemilu di daerah lain di Indonesia.
Patologi Birokrasi Dalam Pelayanan Publik Studi Kasus: Puskesmas Rumbio Jaya Kabupaten Kampar Amalia Rahmadani Ilham; Yupi Sasmita Dewi; Roby Hadi Putra; Anwar Fuad Alamsyah Lubis
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2181-2187

Abstract

Patologi birokrasi merupakan fenomena yang menunjukkan adanya penyimpangan dalam sistem birokrasi negara, yang tidak hanya terjadi pada tingkat pemerintahan tinggi, tetapi juga pada level pemerintahan yang lebih rendah. Kasus korupsi dana operasional di Puskesmas Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, mencerminkan bagaimana patologi birokrasi dapat terjadi pada sektor pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan kewenangan yang terjadi serta upaya untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patologi birokrasi di Puskesmas Rumbio Jaya berhubungan erat dengan tindakan melanggar norma hukum, seperti korupsi, penerimaan suap, ketidakjujuran, kleptokrasi, dan mark up anggaran. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan reformasi moral yang melibatkan penguatan integritas birokrat, pelatihan etika dan kode etik, peningkatan akuntabilitas, serta pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, budaya kerja yang positif perlu ditanamkan, dengan menekankan nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, dan orientasi pada pelayanan publik.