Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM PENINGKATAN PERANAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT DAN SEJAHTERA (P2WKSS) Amalia Rahmadani Ilham; Seno Andri
Jurnal Kebijakan Publik Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jkp.11.2.p.89-96

Abstract

Kabupaten Kampar Provinsi Riau telah melaksanakan program P2WKSS, tujuannya untuk mewujudkan keluarga sehat sejahtera dengan perempuan sebagai penggeraknya, namun fenomena dilapangan tidak demikian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2WKSS) di Kabupaten Kampar serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaan program P2WKSS di Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program  P2WKSS di Kabupaten Kampar masih belum efektif, dimana Kampar terlambat dalam melaksanakan program, tujuan yang diharapkan belum tercapai optimal, perubahan yang terjadi hanya pada aspek kesehatan, namun tidak pada aspek pendidikan dan ekonomi sebagaimana yang diharapkan. Pelaksanaan program P2WKSS juga belum efisien, dimana implementor program belum mampu memanfaatkan waktu dan  memaksimalkan usaha untuk mencapai tujuan program. Pelaksanaan program ini juga masih belum cukup, dimana pelaksanaan program belum mampu memecahkan masalah, justru menimbulkan masalah baru. Hal ini dikarenakan beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya financial, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, strategi implementor, belum terciptanya komunikasi yang baik, perekrutan warga binaan masih belum selektif, sehingga menjadi sebab tidak tercapainya tujuan dari program P2WKSS. Dapat disarankan program P2WKSS dilanjutkan dengan perbaikan memaksimalkan anggaran penyelenggaraan program serta sinergitas antar penyelenggara dan penerima program.
Kesenjangan Elektronics Human Resources Management Dalam Reformasi Birokrasi Di Kota Medan Ilham, Amalia Rahmadani; Gusti, Ryndian; Dewi, Yupi Sasmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.818

Abstract

The use of digital technology in ASN management is an important factor in the success of bureaucratic reform in public services. The application of E-HRM can improve employee performance but there are still gaps that occur in the Medan City Government related to user capabilities and user system design. The purpose of this study is to analyze evaluate and analyze the application of E-HRM in the bureaucratic transformation of Medan City. The dimensions used focus on aspects of bureaucratic transformation, administrative efficiency and ASN performance assessment. This research uses qualitative research methods through a literature study approach. Data collection is done through source identification using an academic data base. Data analysis techniques are thematic and interpretative through three stages, Open coding, Axial coding and narrative synthesis. The results showed that there are gaps in the implementation of E-HRM in Medan City. this is evidenced by the unpreparedness of infrastructure and employee literacy in using digital systems in ASN governance. The importance of bureaucratic reform must be supported by policies based on performance management approaches, independent supervision and sociotechnical in maintaining bureaucratic integrity.
Patologi Birokrasi Dalam Pelayanan Publik Studi Kasus: Puskesmas Rumbio Jaya Kabupaten Kampar Ilham, Amalia Rahmadani; Dewi, Yupi Sasmita; Putra, Roby Hadi; Alamsyah Lubis, Anwar Fuad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2181-2187

Abstract

Patologi birokrasi merupakan fenomena yang menunjukkan adanya penyimpangan dalam sistem birokrasi negara, yang tidak hanya terjadi pada tingkat pemerintahan tinggi, tetapi juga pada level pemerintahan yang lebih rendah. Kasus korupsi dana operasional di Puskesmas Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, mencerminkan bagaimana patologi birokrasi dapat terjadi pada sektor pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan kewenangan yang terjadi serta upaya untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patologi birokrasi di Puskesmas Rumbio Jaya berhubungan erat dengan tindakan melanggar norma hukum, seperti korupsi, penerimaan suap, ketidakjujuran, kleptokrasi, dan mark up anggaran. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan reformasi moral yang melibatkan penguatan integritas birokrat, pelatihan etika dan kode etik, peningkatan akuntabilitas, serta pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, budaya kerja yang positif perlu ditanamkan, dengan menekankan nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, dan orientasi pada pelayanan publik. 
TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN PUBLIK KOTA MEDAN: BAGAIMANA SMART CITY MENINGKATKAN EFISIENSI DAN TRANSPARANSI Dewi, Yupi Sasmita; Lubis, Anwar Fuad Alamsyah; Ilham, Amalia Rahmadani; Ginting, Grace Desy Hanatasha

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i2.4714

Abstract

Transformasi digital merupakan strategi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien dan transparan, khususnya dalam kerangka smart city. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana digitalisasi layanan publik di Kota Medan menciptakan nilai publik (public value), dengan fokus pada dua dimensi utama: efisiensi dan transparansi. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan kerangka Public Value dari (Moore, 1995) Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai inovasi digital pada sektor pelayanan publik di kota Medan telah meningkatkan kecepatan, keterbukaan, dan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, transformasi ini masih menghadapi tantangan, seperti ketimpangan literasi digital dan keterbatasan infrastruktur di wilayah pinggiran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan smart city tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan juga pada tata kelola yang inklusif untuk menjamin tercapainya efisiensi dan transparansi layanan secara merata. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretik dan praktis dalam pengembangan kebijakan e-government yang berorientasi pada nilai publik.
Implementasi Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Di Kantor Camat Medan Baru Rangkuti, Agus Edy; Putra, Robi Hadi; Lubis, Anwar Fuad Alamsyah; Ilham, Amalia Rahmadani
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7484

Abstract

Digitalisasi administrasi pemerintahan merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan publik. Untuk mendukung implementasi tersebut, penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat pemerintah daerah, khususnya di Kantor Camat Medan Baru. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas SDM melalui digitalisasi administrasi pemerintahan di Kantor Camat Medan Baru. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada pegawai dalam mengelola tugas administratif yang berbasis teknologi informasi.Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah kombinasi antara pelatihan tatap muka dan pembelajaran daring (blended learning), dengan melibatkan 25 peserta yang berasal dari berbagai jabatan di Kantor Camat Medan Baru.Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam menggunakan aplikasi digital yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan. Evaluasi pasca-pelatihan mengungkapkan bahwa peserta merasa lebih siap dan percaya diri dalam menerapkan teknologi informasi dalam tugas administratif mereka. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan digitalisasi administrasi pemerintahan di masa depan, dengan menekankan pentingnya pelatihan secara berkelanjutan, peningkatan infrastruktur teknologi, serta dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang efisien.