Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi teknologi augmented reality untuk pengenalan jenis-jenis anjing pada siswa SD PAB 34 Patumbak Rama Prameswara Ritonga; Anwar Fuad Alamsyah Lubis; Meiga Nugrahani; Hana Arifah Zahra; Nazwa Fadillah; Nurul Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jpml.v3i1.1659

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis anjing kepada siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Kegiatan dilaksanakan di SD PAB 34 Patumbak dengan melibatkan 25 siswa kelas III. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi menggunakan presentasi dan poster edukatif, demonstrasi aplikasi Augmented Reality, sesi kuis dan tanya jawab, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Kemampuan siswa dalam mengenali sedikitnya tiga jenis anjing meningkat dari 32% menjadi 88%, sedangkan kemampuan menyebutkan karakteristik setiap jenis meningkat dari 28% menjadi 84%. Selain itu, tingkat keaktifan siswa selama kegiatan meningkat dari 45% menjadi 92%. Pemanfaatan Augmented Reality memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik melalui visualisasi objek tiga dimensi sehingga membantu siswa memahami materi secara lebih mudah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi Augmented Reality dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses edukasi di sekolah dasar.
Implementasi Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Di Kantor Camat Medan Baru Agus Edy Rangkuti; Robi Hadi Putra; Anwar Fuad Alamsyah Lubis; Amalia Rahmadani Ilham
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7484

Abstract

Digitalisasi administrasi pemerintahan merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan publik. Untuk mendukung implementasi tersebut, penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat pemerintah daerah, khususnya di Kantor Camat Medan Baru. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas SDM melalui digitalisasi administrasi pemerintahan di Kantor Camat Medan Baru. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada pegawai dalam mengelola tugas administratif yang berbasis teknologi informasi.Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah kombinasi antara pelatihan tatap muka dan pembelajaran daring (blended learning), dengan melibatkan 25 peserta yang berasal dari berbagai jabatan di Kantor Camat Medan Baru.Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam menggunakan aplikasi digital yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan. Evaluasi pasca-pelatihan mengungkapkan bahwa peserta merasa lebih siap dan percaya diri dalam menerapkan teknologi informasi dalam tugas administratif mereka. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan digitalisasi administrasi pemerintahan di masa depan, dengan menekankan pentingnya pelatihan secara berkelanjutan, peningkatan infrastruktur teknologi, serta dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang efisien.
Patologi Birokrasi Dalam Pelayanan Publik Studi Kasus: Puskesmas Rumbio Jaya Kabupaten Kampar Amalia Rahmadani Ilham; Yupi Sasmita Dewi; Roby Hadi Putra; Anwar Fuad Alamsyah Lubis
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2181-2187

Abstract

Patologi birokrasi merupakan fenomena yang menunjukkan adanya penyimpangan dalam sistem birokrasi negara, yang tidak hanya terjadi pada tingkat pemerintahan tinggi, tetapi juga pada level pemerintahan yang lebih rendah. Kasus korupsi dana operasional di Puskesmas Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, mencerminkan bagaimana patologi birokrasi dapat terjadi pada sektor pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan kewenangan yang terjadi serta upaya untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patologi birokrasi di Puskesmas Rumbio Jaya berhubungan erat dengan tindakan melanggar norma hukum, seperti korupsi, penerimaan suap, ketidakjujuran, kleptokrasi, dan mark up anggaran. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan reformasi moral yang melibatkan penguatan integritas birokrat, pelatihan etika dan kode etik, peningkatan akuntabilitas, serta pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, budaya kerja yang positif perlu ditanamkan, dengan menekankan nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, dan orientasi pada pelayanan publik.