Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penyiraman Yang Tepat Pada pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Destini Friska Bestari Waruwu; Sri Oktafiyanti Lombu; Lince Febryani Waruwu; Windi Syahputri Mawar Waruwu; Cynthia Florentina Mendrofa; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.575

Abstract

Peanuts (Arachis hypogaea L.) are food crops that have high economic value due to their high nutritional content, especially protein and fat. The purpose of this study is to ensure that the accuracy of watering plants, especially peanut plants, must be truly considered in order to maintain optimal plant growth and development. The research method used is field work practice by cultivating peanut plants directly in Dahan Tabaloho Village, Gunungsitoli District. From the research conducted, it was proven that the effect of accuracy in watering peanut plants greatly affects the growth and development of these plants. When the accuracy in watering is not optimal, it will interfere with the growth of peanut plants.
Analisis Keasaman (pH) dan Status Unsur Hara Tanah Serta Rekomendasi Pemupukan Spesifik Lokasi di Desa Banuagea Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara Linda Heppy Karisda Nazara; Della Howu Howu Zendrato; Iman Victor Telaumbanua; Fersi Roman Lase; Juwita Sartika Halawa; Patricia Zeni Ferbriani Waruwu; Tritumeiman Waruwu; Asdian Julianti Lawolo; Windi Syahputri Mawar Waruwu; Putra Hidayat Telaumbanua
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/1zf7xs49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keasaman (pH) tanah serta mendiagnosis status unsur hara makro (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium) pada lahan pertanian di Desa Banuagea, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara. Pengujian dilakukan menggunakan dua metode standar lapangan, yaitu Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) untuk sampel tanah basah (Sampel Onodao’o dan Sampel Laehuwa) serta Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK) untuk lahan demplot jagung. Hasil pengujian menunjukkan variasi tingkat keasaman yang signifikan: Sampel Onodao’o tergolong masam (pH 4–5) dengan tekstur berpasir, Sampel Laehuwa agak masam (pH 5–6), sedangkan Lahan Demplot Jagung memiliki kondisi awal masam (pH 4–5) yang berhasil ditingkatkan menjadi agak basa (pH 7–8) setelah pemberian pereaksi kapur (dolomit). Berdasarkan diagnosis hara, direkomendasikan aplikasi pemupukan spesifik lokasi, mencakup pemberian dolomit sebesar 1–2 ton/ha untuk menetralisir keasaman, penyesuaian dosis pupuk tunggal (Urea, SP-36, KCl), serta formulasi pupuk majemuk NPK 15:15:15 guna mengoptimalkan produktivitas komoditas pertanian lokal secara berkelanjutan.