Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Visualisasi Peta 2D Fasilitas Kampus sebagai Tahapan Awal Pengembangan Peta Interaktif 3D di Politeknik Negeri Lampung Tanya Audia Balqis; Sekar Dwi Rizki; Emmi Desniati; Mira Wisman; Fera Lestari
Jurnal Tekno Global Vol. 14 No. 02
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v14i02.6309

Abstract

ABSTRACT This research aims to identify and inventory the facilities of Politeknik Negeri Lampung through the creation of a digital 2D map as a foundational step toward developing an interactive 3D campus map. Using a Geographic Information System (GIS) approach, both spatial and non-spatial data were collected, including the location, function, dimensions, and physical condition of each campus facility. The resulting 2D map successfully visualizes the layout of buildings, practice fields, and supporting areas in accordance with actual field coordinates. This map serves as an essential basis for further 3D modeling and the development of a digital information platform for campus management and public use.  Keywords: 2D Map, GIS, Campus Facilities, Digital Mapping   ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi fasilitas kampus Politeknik Negeri Lampung dalam bentuk peta 2D digital sebagai dasar pengembangan peta interaktif 3D. Melalui pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG), dilakukan pengumpulan data spasial dan nonspasial yang mencakup lokasi, fungsi, dimensi, dan kondisi setiap fasilitas kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta 2D yang dihasilkan telah memvisualisasikan tata letak gedung, lahan praktikum, dan area penunjang kampus secara akurat sesuai koordinat lapangan. Peta ini diharapkan menjadi landasan penting bagi tahapan pemodelan tiga dimensi dan pengembangan media informasi kampus berbasis teknologi digital.  Kata Kunci: Peta 2D, SIG, Fasilitas Kampus, Digitalisasi
Pelatihan Sertifikasi Tukang Bangunan Gedung Jenjang I Kabupaten Pringsewu Resti Agustina; Aniessa Rinny Asnaning; Mira Wisman; Titi Ariyanti; Tanya Audia Balqis; Fera Lestari; Rahayu Putri Amalia; Mirnanda Cambodia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.23922

Abstract

ABSTRAK Banyak pekerja di Pekon Srikaton yang bergerak di bidang konstruksi belum mempunyai Sertifikat Tukang karena belum pernah mengikuti pelatihan resmi. Kondisi ini menyebabkan pekerja belum memiliki sertifikat yang dapat digunakan sebagai pengakuan atau bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi kerja. Tujuan pelatihan Tukang Bangunan Gedung Jenjang I adalah memberikan pengakuan dan pembuktian bahwa pekerja konstruksi memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja sesuai standar kompetensi yang dipersyaratkan. Metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan membentuk tim panitia untuk membantu seluruh proses pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi berjalan dengan nyaman, lancar, dan tertib. Peserta pelatihan yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga konstruksi di Pekon Srikaton memperoleh peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sehingga menjadi lebih kompeten sebagai Tukang Bangunan Gedung. Seluruh peserta berhasil mendapatkan Sertifikat Tukang Bangunan Gedung Jenjang I. Kata Kunci: Pelatihan, Pekerja Konstruksi, Kompetensi, Sertifikat Tukang ABSTRACT Many construction workers in Pekon Srikaton had not obtained a Craftsman Certificate because they had never participated in formal training. This condition resulted in workers lacking formal recognition of their competencies in accordance with the required work standards. This community service activity aimed to support the implementation of the Level I Building Construction Worker Training by equipping workers with validated knowledge, skills, and work attitudes in accordance with established competency standards. The implementation method involved establishing a committee team to support the training and certification process. The results showed that the training and certification activities were conducted smoothly and comfortably. Participants who worked as construction laborers in Pekon Srikaton gained improved knowledge, skills, and work attitudes, enabling them to become competent Building Construction Workers. All participants successfully obtained the Level I Building Construction Worker Certificate. Keywords: Training, Construction Workers, Competence, Craftsman Certificate.