Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Keberimbangan Berita Kampanye Pilgub di TVRI Bangka Belitung: Studi pada Program Acara Bangka Belitung Hari Ini Siti Nisaussangadah; Resty Widyanty; Arta Elisabeth Purba; Ririn Septia
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v5i2.8696

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berjudul Keberimbangan Berita Kampanye Pilgub di TVRI Bangka Belitung (Studi Pada Program Acara Bangka Belitung Hari Ini). Penelitian menggunakan teori objektivitas Westerståhl. Tujuannya mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana keberimbangan pemberitaan kampanye Pilgub Bangka Belitung di TVRI Bangka Belitung dengan pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen dan menilai sejauh mana objektivitas pemberitaan kampanye. Teknik pengumpulan data melalui naskah berita, dan wawancara dengan Ketua Tim Perencana dan dokumentasi Pengendali Berita TVRI, Ketua Tim Pelaksana Buletin Berita, serta wartawan TVRI Bangka Belitung yang terlibat dalam produksi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan kampanye Pilgub Bangka Belitung 2024 di TVRI Bangka Belitung belum sepenuhnya berimbang. Dari 20 pemberitaan masing-masing calon, hanya 7 pemberitaan calon yang dihadirkan dalam porsi yang berimbang dalam satu liputan pemberitaan dan 6 pemberitaan paslon sebagai objek pasif. Kedua paslon tidak digambarkan sebagai individu namun impersonalisasinya sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.Abstract. This study is entitled “Balance of Gubernatorial Election Campaign News on TVRI Bangka Belitung (A Study on the Today's Bangka Belitung Program). “The study employs Westerståhl's objectivity theory. Its aim is to describe and analyze the balance of TVRI Bangka Belitung’s coverage of the Bangka Belitung Gubernatorial Election campaign using Theo van Leeuwen's critical discourse analysis approach, and to assess the extent of objectivity in the campaign reporting. Data were collected through documentation of news scripts and interviews with the Head of the TVRI News Planning, Control, and Documentation Team, the Head of the News Bulletin Implementation Team, and TVRI Bangka Belitung journalists involved in news production. The findings indicate that the application of the balance principle in TVRI Bangka Belitung’s coverage of the 2024 Bangka Belitung Gubernatorial Election campaign is not fully balanced. Of the 20 reports on each candidate pair, only seven were presented in a balanced manner within a single news segment, while six portrayed the candidate pairs as passive objects. The two candidate pairs were not depicted as individual actors but rather as impersonalized candidates for Governor and Deputy Governor.  
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF PERUSAHAAN RETAIL DALAM MEMBENTUK PERILAKU KONSUMEN DI KOTA PANGKALPINANG Ririn Septia; Siti Nisaussangadah; Ariandi A. Zulkarnain; Resty Widyanty
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i4.1927

Abstract

Permasalahan lingkungan terutama berkaitan dengan sampah plastik dan limbah yang semakin mengalami penumpukkan akibat penggunaan plastik oleh konsumen yang semakin meningkat dan semakin mengkhawatirkan menjadi latar belakang dari penelitian ini.  Tujuan yang diharapakan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh perusahaan retail dalam kampanye hijau dalam membantu masyarakat untuk sadar akan lingkungan sekitar.  Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Informasi penelitian diperoleh dari orang-orang yang aktif berbelanja di retail dan orang-orang yang bekerja di manajemen retail. serta komunitas di sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode komunikasi persuasif retail dalam membantu meningkatkan kesadaran lingkungan pada konsumen salah satunya adalah dengan penggunaan label atau tanda ramah lingkungan pada kemasan atau tas belanja yang direkomendasikan.  Dengan komunikasi persuasif ini konsumen mulai terbiasa membawa tas belanja mereka sendiri, membeli barang yang lebih ramah lingkungan, dan mendukung pembatasan penggunaan kantong plastik.  Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan penelitian komunikasi lingkungan serta referensi untuk praktik dan penelitian komunikasi hijau di masa mendatang.
Constructing Cultural Literacy in Postdigital Higher Education: A Content Analysis of Literature-Based English Course Materials Resti Amalia; Resty Widyanty
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i2.456

Abstract

The growing discourse of the “postdigital” challenges the assumption that education is merely transitioning toward digitalization, suggesting instead that digital and non-digital practices are now deeply entangled in shaping knowledge production and pedagogical design. Within this context, the meaning and construction of cultural literacy in literature-based English education require renewed examination. This study investigates how cultural literacy is constructed in literature-based English courses in higher education through a postdigital lens. Employing qualitative content analysis, the study analyzes syllabi, reading lists, teaching modules, assessment prompts, and selected digital components from five university-level courses. The analysis focuses on (1) the types of cultural knowledge privileged or marginalized, (2) the modes through which literary texts are delivered and mediated, and (3) the epistemological assumptions underpinning curriculum design in postdigital contexts. The findings indicate that literature is primarily confined to specialized literature courses, while language skills courses emphasize functional communication and rarely incorporate literary texts. In addition, course materials are largely dominated by canonical and globally recognized Anglophone works, with limited inclusion of local or regional literature. Although digital resources expand access to literary materials, their pedagogical integration remains partial. The study argues that postdigital conditions reshape not only the delivery of literary texts but also the ways cultural knowledge is curated and legitimized within university English curricula.
Penguatan Literasi Digital dan Edukasi Anti-Bullying di SMP Negeri 1 Pangkalpinang RESTY WIDYANTY; Uky Eji Anggara; Hidayati
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.566

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai respons terhadap meningkatnya kasus perundungan dan masih terbatasnya literasi digital di kalangan remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, termasuk perundungan siber, serta menumbuhkan sikap etis dan bertanggung jawab dalam penggunaan media digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan berbasis komunitas (community-based education) melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan interaktif, dan simulasi peran yang melibatkan siswa dan guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65,6% siswa memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang perundungan dan 74,7% memiliki tingkat literasi digital tinggi. Observasi guru juga menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya empati, kesadaran berkomunikasi secara etis, serta keberanian melaporkan kasus perundungan. Kegiatan ini menghasilkan pembentukan Tim Pelajar Peduli Anti-Perundungan sebagai upaya keberlanjutan program. Kata Kunci : Perundungan; Literasi digital; Pengabdian masyarakat