Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEGUATAN KAPASITAS PEBELAJAR ENTERPRENERSHIP MELALUI PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE BAGI PELAJAR SMA NEGERI 10 GOWA Firdaus W. Suhaeb; Muh Rijal; Mario Mario; Sopian Tamrin; Saifuddin Saifuddin
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4857

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor pendidikan. AI menjadi instrumen strategis yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui sistem pembelajaran adaptif, personalisasi materi, serta penyediaan akses informasi yang lebih cepat dan relevan. Kemajuan teknologi AI telah mengubah cara pendidikan disampaikan, dikelola, dan diakses oleh siswa dan pendidik. Dengan adanya AI, pendidikan menjadi lebih personal, adaptif, dan inovatif. Sehubungan dengan itu maka di pandang penting untuk siswa mengetahui pemanfaatan AI yang lebih maksimal guna mendukung proses pembelajaran. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) memperkenalkan kepada siswa macam-macam teknologi artificial intelligence dalam entrepreneurship,2)meningkatkan pengetahuan siswa dalam penggunaan artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif, 3) mengimplementasikan teknologi artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengaplikasikan berbagai teknologi. Siswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual mengenai pentingnya sikap kreatif, inovatif, dan mandiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai media penunjang ide dalam pembelajaran dan ide kewirausahaan
PENGUATAN PENDIDIKAN BAHARI BERBASIS KEAGAMAAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MARITIM BAGI SISWA DI SD 82 PATTENE KABUPATEN MAROS Rifal Rifal; Ririn Nurfaathirany Heri; Sitti Hardiyanti Arhas; Salwia Salwia; Muh Rijal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4881

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan bahari berbasis keagamaan melalui pelatihan keterampilan maritim bagi siswa SD 82 Pattene, Kabupaten Maros. Maros memiliki potensi maritim yang besar, namun belum diimbangi dengan pendidikan yang memadai untuk menanamkan kesadaran bahari sejak dini. Selain itu, integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kemaritiman menjadi penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus mencintai potensi lokal. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) sosialisasi konsep pendidikan bahari berbasis agama melalui ceramah interaktif dan diskusi; (2) pelatihan keterampilan maritim dasar seperti navigasi sederhana, keselamatan di laut, dan pengenalan ekosistem pesisir. Kegiatan melibatkan 50 siswa kelas VI-V. Selain itu, siswa mampu menciptakan produk kerajinan dari bahan laut sebagai wujud kreativitas dan kepedulian lingkungan. Program ini juga mendorong sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kurikulum berbasis kearifan lokal. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terwujudnya generasi muda yang kompeten di bidang maritim, berkarakter religius, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir. Melalui pendekatan holistik ini, pendidikan bahari tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media penguatan identitas budaya dan spiritual masyarakat Maros.