Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPATUHAN KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN OLEH MAHASISWA PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT Aprilia Nuryanti; Pandu Aseta; Ratna Kusuma Astuti
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.314

Abstract

Rumah sakit adalah fasilitas penyelenggaran kesehatan yang berpotensi pada keselamatan pasien karena melibatkan banyak profesi, tenaga pendukung, peralatan, teknologi, dan obat-obatan. Mahasiswa praktik wajib melaksanakan salah satu sasaran keselamatan pasien yaitu ketepatan identifikasi pasien di seluruh kegiatan sama seperti yang dilakukan petugas di RS. Tujuan penelitian untuk menggambarkan pengetahuan dan perilaku kepatuhan identifikasi pasien yang dilakukan oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku ketepatan identifikasi pasien. Subyek penelitian adalah 47 orang mahasiswa tingkat akhir di program studi diploma tiga keperawatan Politeknik Insan Husada Surakarta pada periode praktik November–Desember 2021. Analisis univariate tiap variabel dan uji korelasi dua variabel dengan Pearson Product Moment telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik (38,3%). Perilaku ketepatan identifikasi pasien menunjukkan hasil yang baik pada sebagian besar sampel (68,3%). Analisis korelasi menunjukkan r=0,037 dengan nilai signifikansi 0,803 sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku ketepatan identifikasi pasien. Prediktor perilaku tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan. Institusi pendidikan dapat mengembangkan metode pembelajaran praktikum yang menarik, kreatif dan inovatif pada topik keselamatan pasien.
Program Pengabdian Masyarakat: Mewujudkan Remaja Tangguh melalui Pemahaman Kesehatan Mental Tias Riski Oktaviana; Ilyas Faturrahman; Ahmad Imam Abdulrahman; Syahria Ulayya Asjad; Tria Puspitasari; Estin Yuliastuti; Ika Kusuma Wardani; Pandu Aseta; Arif Adi Setiawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja berada pada fase kritis yang ditandai dengan perubahan fisik, emosi, dan psikologis yang cepat, sehingga rentan terhadap isu-isu kesehatan jiwa seperti stres, kecemasan, dan depresi. Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah program pengabdian masyarakat yang berjudul "Program Pengabdian Masyarakat: Mewujudkan Remaja Tangguh melalui Pemahaman Kesehatan Mental" dilaksanakan di SMA Negeri 1 Polokarto. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa akan kesehatan dan ketahanan mental melalui pendekatan pendidikan partisipatif. Kegiatan ini meliputi pre-test, presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa memiliki tingkat stres normal (52,5%), namun terdapat pula peserta dengan tingkat stres ringan adalah (31,7%), sedang (13,9%) hingga parah (2%). Sementara itu, hasil post-test menunjukkan adanya penurunan Tingkat stress peserta, di mana menjadi presentasi stress ringan adalah (37,6%), sedangkan untuk Tingkat stress normal adalah tetapyang mana artinya hal tersebut memperoleh skor kategori "baik".
PERBEDAAN KOMBINASI FENTANYL DAN DEXAMETHASONE DIBANDINGKAN FENTANYL TUNGGAL DALAM MENCEGAH SHIVERING PASCA ANESTESI SPINAL PADA SEKSIO SESARIA EMERGENCY Asri; Cemy Nur Fitria; Pandu Aseta; Sulastri
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 10 No. 2 (2026): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v10i2.7977

Abstract

Background: Shivering is a common complication following spinal anesthesia during cesarean section, with an incidence of 40-60%. In emergency cesarean section cases, this risk is higher due to patients presenting with labor exhaustion, hemodynamic disturbances, and acute stress responses. Preliminary data from RSUD Arifin Achmad, Riau Province, for November-December 2025 recorded approximately 32 emergency cesarean section cases, with several patients experiencing post-spinal anesthesia shivering. Intrathecal fentanyl has been used to prevent shivering; however, the addition of dexamethasone as an anti-inflammatory adjuvant is expected to provide a more optimal protective effect. Objective: To compare the effectiveness of fentanyl combined with dexamethasone versus fentanyl alone in preventing the incidence and severity of post-spinal anesthesia shivering in emergency cesarean section patients. Methods: A quantitative comparative study using a quasi-experimental post-test only control group design. A total of 24 patients were divided into two groups: Group 1 (Fentanyl + Dexamethasone, n=12) and Group 2 (Fentanyl alone, n=12). Shivering severity was assessed using the Wrench Scale and analyzed with the Mann-Whitney test. Results: The incidence of shivering in Group 1 was 8.3% compared with 33.3% in Group 2. The mean Wrench Scale score in Group 1 was lower (0.33 +/- 0.78) than in Group 2 (0.83 +/- 1.11). Mann-Whitney analysis showed p = 0.193 (p > 0.05), no statistically significant difference. Conclusion: The combination of fentanyl and dexamethasone demonstrated a better clinical trend in reducing the incidence and severity of post-spinal anesthesia shivering in emergency cesarean section compared with fentanyl alone, although statistical significance was not reached, possibly due to the small sample size