Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Strategi Waste-to-Value melalui Peningkatan Kualitas Produk Eco-Desain, dan Introduksi Budidaya Maggot pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan : Strategi Waste-to-Value pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan Okid Parama Astirin; Tetri Widiyani; Shanti Listyawati; Elisa Herawati; Agung Budiharjo; Widya Mega Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 2 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i2.2464

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan permasalahan umum yang terjadi di perkotaan. Pengolahan sampah di Bank Sampah Sapu Jagad Magetan masih berfokus pada sampah anorganik seperti sampah botol dan palstik dengan pendekatan ecobrick membentuk produk dengan nilai ekonomi. Di sisi lain, sampah organik yang diperoleh dari nasabah belum dikelola dengan optimal serta sebagian besar sampah tersebut masih dibuang secara langsung ke Tempat Pembuangan Akhir sehingga menimbulkan sumber pencemaran baik tanah, air maupun udara. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kualitas produk eko-desain ecobrick dan juga menanamkan pemahaman terkait pengolahan sampah organik dengan budidaya maggot. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah hingga pemasaran produk. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pendapatan melalui diversifikasi produk eko-desain berupa sofa botik bludru. Selain itu, pemahaman akan pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. Upaya ini mendukung SDGs 4, 8, 12, dan 17 untuk menyediakan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengelola limbah menjadi produk bermanfaat melalui kerja sama antar bank sampah atau bank sampah dengan perguruan tinggi.
Penguatan Kapasitas UMKM melalui Pengembangan Sistem Produksi dan Branding Produk Lokal Berkelanjutan sebagai Pilar Hilirisasi Desa Eko-Eduwisata Kemuning Okid Parama Astirin; Dimas Rahardian Aji Muhammad; Ari Prasetyo; Agreianti Puspitasari; Ryza Dian Pratiwi; Widya Mega Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 2 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i2.2466

Abstract

Desa Eko-Eduwisata Kemuning memiliki potensi produk lokal yang beragam sebagai penunjang sektor pariwisata. Salah satunya adalah UMKM Lumbung Rasa yang menghasilkan produk kripik, roti, dan herbal instan. Namun, usaha ini masih menghadapi kendala pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus mendukung hilirisasi produk lokal yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui pengembangan sistem produksi dan branding produk lokal sebagai pilar hilirisasi Desa Eko-Eduwisata Kemuning. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui penerapan teknologi tepat guna produksi, edukasi manajemen mutu industri pangan yang mencakup penerapan keamanan pangan, pelabelan, dan penentuan tanggal kedaluwarsa, pelatihan manajemen digital, serta pendampingan branding dan pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan prinsip manajemen mutu pangan, melakukan pencatatan keuangan secara digital, serta menyusun strategi branding yang lebih efektif untuk meningkatkan identitas dan daya saing produk lokal. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM juga memperkuat keberlanjutan program dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan UMKM yang berdaya saing.