Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PEMBUATAN EKOENZYM UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT Andi Muh Almahdy; A. Imtitsal Bilqis Arsyam; A. Putri Nabila; Muh Al Amin; Muh Firmansyah Musba; Adriani; Nur Hikma R; Miftahul Jannah; Salsabila Rahmadani
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik masih menjadi isu lingkungan di daerah pedesaan, termasuk Desa Kedondong 2, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampah organik seperti kulit buah dan daun umumnya dikelola melalui pembakaran terbuka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendidikan tentang eco-enzyme sebagai alternatif ramah lingkungan untuk pengelolaan sampah organik. Program ini menggunakan pendekatan pengorganisasian masyarakat, dimulai dengan penguatan pengetahuan bagi siswa melalui sesi pendidikan yang disampaikan oleh guru yang ahli dalam eco-enzyme, diikuti oleh dua pertemuan pendidikan dengan masyarakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dan pergeseran persepsi terhadap sampah organik, dari yang sebelumnya hanya dianggap sebagai sampah menjadi sumber daya yang berpotensi berharga. Meskipun tidak dilakukan praktik langsung, program pendidikan berhasil membangkitkan kesadaran lingkungan sebagai langkah awal menuju pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.
PERAN KULIAH KERJA NYATA DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING FREE MELALUI EDUKASI KELUARGA SEHAT DI DESA LAMPENAI, KECAMATAN WOTU, KABUPATEN LUWU TIMUR Abd Wafiq; Nur Fadhila; Miftahul jannah; Inka sari; ilfa fitriani arif; Putri nur; lilla mustika; Muh fachri aidil akbar; Nisrina atirah budi; Pinkan novia febiola; Aulia putri; Ria Amelinda
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stunting-Free dan Keluarga Sehat yang dilaksanakan oleh mahasiswa UIN Palopo pada Posko 3-3 di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Desa Lampenai memiliki potensi sumber daya yang besar, namun masih menghadapi berbagai permasalahan dalam kesehatan masyarakat, seperti rendahnya pengetahuan ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang, pemanfaatan posyandu yang belum optimal, kurangnya edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja putri, serta minimnya pemanfaatan pekarangan sebagai kebun gizi. Kegiatan KKN ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset individu, sosial, fisik, dan budaya yang dimiliki desa.Serangkaian program dilaksanakan, antara lain pelatihan kader gizi, pembuatan video edukasi visual, penyusunan buku resep lokal bergizi, demo masak keluarga sehat, senam lansia mingguan, gotong royong kebersihan lingkungan, dan pembuatan taman TOGA. Implementasi kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, mengoptimalkan peran kader posyandu, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader, meningkatnya kesadaran keluarga terhadap gizi seimbang dan tumbuh kembang anak, serta terbentuknya wadah edukasi berkelanjutan melalui media visual dan kebun TOGA.Dengan demikian, program KKN ini memberikan dampak positif dalam upaya mewujudkan Desa Lampenai sebagai desa Stunting-Free dan berorientasi pada kesehatan keluarga. Selain itu, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif serta menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan di wilayah lain.
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA LULUSAN SEKOLAH MENENGAH UMUM DAN PONDOK PESANTREN DALAM MENGHADAPI MATA KULIAH BAHASA ARAB DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI PALOPO ANGKATAN 2022 Miftahul Jannah; Helmi Kamal; Naidin Syamsuddin; Muhammad Qalbi; Muh. Rasdi Amru; Kartini Kartini; Andi Arif Pamessangi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5947

Abstract

Mata kuliah Bahasa Arab dapat menimbulkan kecemasan pada mahasiswa, terutama karena perbedaan latar belakang pendidikan sebelum memasuki perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum, tingkat kecemasan mahasiswa lulusan Pondok Pesantren, serta menganalisis perbedaan tingkat kecemasan kedua kelompok dalam menghadapi mata kuliah Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Palopo angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal-komparatif (ex post facto). Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Palopo pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Populasi penelitian berjumlah 43 mahasiswa, sedangkan sampel berjumlah 24 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang diadaptasi dari Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum sebesar 72,00, sedangkan lulusan Pondok Pesantren sebesar 64,50. Data kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,074 (>0,05), sehingga H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum dan Pondok Pesantren dalam menghadapi mata kuliah Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Palopo angkatan 2022, meskipun secara deskriptif tingkat kecemasan mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum lebih tinggi.